Technology Entrepreneurship: Manajemen Resiko dalam Usaha dan Karir

Ujian semakin dekat, tapi tugas masih saja ada yah itulah Mahasiswa, beberapa hari ini memang banyak sekali tugas yang harus diselesaikan dalam beberapa hari. Kali ini saya ingin nge-post beberapa soal tugas biar ingat dan mungkin bisa dijadikan sumber referensi untuk menghadapi ujian akhir semester khususnya untuk mata kuliah Technopreneurship. Saya post disini berupa soal dan jawaban Chapter 14 dan Chapter 15 tentang “Venture Risk Management” dan “Your Entrepreneurial Career“.

 

Entrepreneur

Berikut beberapa soal yang harus diselesaikan pada Chapter 14 :

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan “Manajemen Resiko Usaha”. Apa alasan seorang entrepreneur melakukannya untuk meminimalkan resiko pada usahanya?
  2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan istilah “Kewajiban D & O” apa yang harus pengusaha lakukan untuk meminimalkan risiko ini?
  3. Apa yang empat risiko operasional yang dibahas dalam bab ini?
  4. Apa tujuan dari pernyataan misi? Misi apa yang harus dinyatakan?
  5. Jelaskan perbedaan antara dewan direksi dan dewan penasihat. Apa dua tugas membedakan dewan direksi?
  6. Identifikasikan unsur-unsur dari program hubungan investor menyeluruh untuk usaha teknologi?
  7. Mengapa pengusaha teknologi khawatir tentang hukum yang berkaitan dengan manajemen sumber daya manusia?
  8. Apa Uniform Commercial Code? Jelaskan bagaimana dulu mengatur transaksi bisnis?
  9. Jelaskan jenis kebangkrutan!
  10. Apa saja jenis potensial bias kognitif bahwa pengusaha cenderung untuk ditampilkan? Bagaimana bisa seseorang secara aktif mengatasi masalah utamanya  yang mungkin timbul dari bias ini?

Dan berikut pertanyaan diskusi pada Chapter 15 :

  1. Diskusikan persamaan dan perbedaan dalam prediktor niat kewirausahaan di Irlandia dan Amerika Serikat!
  2. Bandingkan dan bedakan lima jalur karir kewirausahaan dibahas dalam teks. Identifikasi tiga kesamaan di sebagian besar jalur karir dan tiga perbedaannya!
  3. Apa saja elemen utama dari “Pengusaha Personality”?
  4. Apa keuntungan untuk berbagi karir kewirausahaan Anda melalui waralaba?
  5. Apa kerugian dari waralaba?
  6. Diskusikan apa yang dimaksud dengan “gaya hidup Wirausaha”. Apa sajakah fitur kemungkinan gaya hidup seperti itu?
  7. Apa saja beberapa hal yang seseorang dapat lakukan segera untuk memulai gaya hidup kewirausahaan?
  8. Peran apa bermain belajar dalam gaya hidup kewirausahaan? Bagaimana bisa seorang pengusaha belajar dari usaha yang gagal?
  9. Jelaskan apa yang dimaksud dengan istilah “intrapreneurship”. Apa adalah beberapa perbedaan utama antara intrapreneurship dan entrepreneurship?
  10. Jika orang intrapreneurship pada satu titik kehidupan mereka, pelajaran apa yang bisa mereka belajar yang akan membantu mereka menjadi pengusaha? Dan sebaliknya?

Baiklah akan kita mulai satu persatu menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Dengan membaca Bissmillahhirohmanirohim, dan saya mulai menulis jawabannya…

  1. Manajemen Resiko Usaha adalah proses pengelolaan risiko yang mencakup identifikasi, evaluasi dan pengendalian risiko yang dapat mengancam kelangsungan usaha atau suatu aktivitas.
  2. Direksi dan Asuransi kewajiban petugas (sering disebut D & O) adalah kewajiban asuransi yang dibayarkan kepada direksi dan pejabat perusahaan, atau organisasi itu sendiri, sebagai ganti rugi (penggantian) atas kerugian atau kemajuan biaya pertahanan dalam acara yang menderita diasuransikan kerugian seperti hasil dari tindakan hukum yang dibawa untuk tindakan pelanggaran dugaan dalam kapasitasnya sebagai direktur dan petugas.
  3. Empat resiko operasional yang dibahas dalam bab ini adalah :
    • Venture Governance, yaitu tata kelola usaha yang dijalankan pada perusahaan tersebut.
    • Investor Relations, hubungan antar investor dengan perusahaan juga menjadi salah satu resiko operasional
    • Human resources management, yaitu manajemen sumber daya manusia
    • Founding and ongoing legal counsel, yaitu pendiri dan penasehat yang sedang berlangsung
  4. Tujuannya adalah sebagai berikut :
    1. Untuk memastikan tujuan dasar organisasi
    2. Untuk memberikan dasar atau standar alokasi sumber daya
    3. Untuk menciptakan kondisi / iklim organisasi yang umum
    4. Untuk menjadi titik utama individu dalam mengidentifikasi tujuan dan arah organisasi serta mencegah yang tidak sejalan untuk berpartisipasi lebih jauh dalam aktivitas organisasi
  5. Dewan Direksi atau Direktur adalah seseorang yang ditunjuk untuk memimpin Perseroan terbatas (PT). Direktur dapat seseorang yang memiliki perusahaan tersebut atau orang profesional yang ditunjuk oleh pemilik usaha untuk menjalankan dan memimpin perseroan terbatas. Penyebutan direktur dapat bermacam-macam, yaitu dewan manajer, dewan gubernur, atau dewan eksekutif. Sedangkan Dewan Penasihat adalah dewan yang bertugas memberikan nasihat dan saran.Tugas yang membedakan dewan direksi adalah Membuat daftar pemegang saham, daftar khusus, risalah RUPS dan risalah rapat direksi; Membuat laporan tahunan dan dokumen keuangan Perseroan; Memelihara seluruh daftar, risalah dan dokumen keuangan Perseroan.
Be social share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *