Main Main ke Danau Lait Desa Subah Tayan Hilir

Punya Instagram? Akhir-akhir ini orang-orang di Instagram saling berlomba-lomba untuk menemukan tempat baru yang unik dan menarik untuk dipajang di Instagram. Tak hanya tempat wisata saja yang menjadi objek foto. Tempat umum seperti jembatan, danau, kebun bahkan jalan raya tak luput dari perburuan para penggemar fotografi.

Pas weekend sabtu  kemaren aku sempat main main sebentar ke sebuah danau yang lagi epik-epik nya di uplaod di instagram yaitu Danau Lait. Aku kesininya bareng Indah, Nova dan Adiknya Nova (ini cewek semua) sebenarnya ada Gerry dan Ponda Ronalda juga tapi entah kenapa tiba-tiba mereka berdua cancel *kompakan lagi. Melihat lokasi Danau Lait yang tak begitu jauh dari kota kami (Pontianak) ke daerah Tayan sekitar kurang lebih dua jam, sebelumnya aku juga pernah ke Daerah Tayan yaitu Bukit Sebayan tapi perjalanan kali ini tidak melakukan persiapan yang ribet kayak ke Bukit Sebayan karena gak nginap plus najak-najak.

Nah, sebenarnya di manakah Danau Lait itu?

Danau Lait gak jauh kok dari Kota Pontianak danau ini terletak di Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau. Apabila kamu ingin mengunjungi danau ini, kamu dapat pergi menggunakan motor ataupun mobil melintasi jalan Trans Kalimantan selama kurang lebih 1 hingga 1,5 dari Kota Pontianak.

Danau lait adalah danau tadah hujan dengan luas areal mencapai +/- 800 Ha, dengan kedalaman Danau bisa mencapai 4,5 meter.

Jika belum pernah ke Desa Subah, dapat bertanya kepada warga setempat “dimana letak Danau Laet“. Setelah perjalanan 1 hingga 1,5 jam dari Kota Pontianak, kamu akan menemukan tempat singgah makan yang memeiliki air mancur dari pipa paralon di tepi jalan sebelah kiri. Kemudian, 200 meter lagi setelah tempat istirahat/tempat makan tersebut kamu akan menemukan sebuah jalan kecil di sebelah kanan untuk menuju Desa Subah. Buat kamu pecinta travelling, mungkin perjalan menuju Danau Lait akan menjadi pengalaman yang sangat menakjubkan karena butuh 30 menit hingga 1 jam untuk mencapai Desa Subah dengan jalan yang bergelombang karena daerah yang berbukit masih tanah kuning berbatu, harus hati-hati jalan disini.

Danau Dait ini memiliki luas sekitar 1 kilometer persegi dengan lima pulau di tengahnya, sekelilingnya terdapat Gunung Lait dan Gunung Tiong Kandang yang menambah daya tarik pemandanan danau ini. Kelima pulau tersebut dapat dijangkau dengan menggunakan perahu, pulau-pulau tersebut terdiri dari Pulau Ambos, Songe, Penyaok, Nyetnyet dan Lambung. Danau Lait berhubungan dengan Danau Subah, Terentang, Selatai dan Belat. Berlokasi di Kecamatan Tayan, 70 kilometer dari kota Sanggau, objek menarik ini dapat dicapai dari kota Tayan lewat kendaraan air.

Sebelum sampai di Danau Lait, kita akan menemukan beberapa danau-danau kecil yang seperti kolam besar bekas proyek, kita sempat singgah di sini sambil ambil gambar, karena tidak tau nama danau ini kami menyebutnya Danau Kandas, ide nama ini dari temanku Nova.

Sekilas danau ini terlihat sangat bersih dan terdapat beberapa tanamn kantung semar atau Genus Nepenthes Genus ini merupakan tumbuhan karnivora di kawasan tropis.

Tumbuhan ini dapat mencapai tinggi 15–20 m dengan cara memanjat tanaman lainnya, walaupun ada beberapa spesies yang tidak memanjat. Pada ujung daun terdapat sulur yang dapat termodifikasi membentuk kantong, yaitu alat perangkap yang digunakan untuk memakan mangsanya (misalnya serangga, pacet, anak kodok) yang masuk ke dalamnya.

PS : Tulisan ini belom selesai cyiin, nanti lanjut lagi yaaa… hhee

Be Sociable, Share!
  • Mukhsin Pro

    Instagramable banget lokasinya. Hehehe...

    • Siti Mustiani

      instagramable banget, kapan2 main kesini ya...

  • afifuddin

    Wiih... fotonya keren-keren, pepohonan sekitar danau terlihat indah... Tapi orangnya nggak kalah keren sih mbak, hehehe... Semangat beradventure mbak..

    • Siti Mustiani

      terima kasih, orangnya mah biasa ajaa....

  • fadhil aulia

    sama-sama keren mbak, pemandangan yang udah keren terus ditambah sama orangnya yang keren...jadi maki keren....semangat terus mbak

    • Siti Mustiani

      hehe, terima kasih.... sip tetap semangat

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *