Indonesia Clean Up Day, Aksi Bersih Taman Alun Kapuas & Pasar Parit Besar

Pontianak memproduksi 6.700 ton sampah setiap hari. Sebagian besar sampah-sampah ini berujung di tepi jalanan, sungai Kapuas dan, akhirnya, di laut. Banyaknya sampah dalam dua hari di kota Pontianak adalah sebesar satu Candi Borobudur!

Cleanliness is next to Godliness

Minggu Pagi 8 Oktober 2017, aku baru saja menghadiri acara Indonesia Clean Up Day Pontianak yang diselenggarakan oleh Badan Lingkungan Hidup Kota Pontianak bersama beberapa komunitas aktif yang ada di Kota Pontianak, seperti Blogger Pontianak. Kegiatan ini diselenggarakan di area Taman Alun Kapuas hingga Pasar Parit Besar. Beberapa komunitas dibagi menjadi dua kelompok untuk membersihkan daerah darat dan daerah air (sungai).

Indonesia Clean Up Day adalah sebuah kegiatan dalam memperingati hari sungai internasional dimana komunitas Earth Our kota Pontianak bersama Gerakan Senyum Kapuas dan 18 Komunitas lainnya mengajak masyarakat yang peduli, komunitas-komunitas, sekolah-sekolah, dan seluruh warga dapat bergabung dan mempunyai suara yang lebih besar untuk andil memberantas masalah kebersihan ini. Tujuannya adalah ingin menyatukan komunitas-komunitas dan relawan-relawan melalui kegiatan gotong royong dalam rangka menciptakan Pontianak yang lebih bersih.

 

Kegiatan ini serentak diadakan se-Indonesia yang dilaksanakan oleh 22 Provinsi dan 62 kota dilaksanakan juga di Pontianak. Dengan mengerahkan berbagai komunitas di Pontianak untuk bergotong royong dan melakukan aksi ‘bersih-bersih’ ini Wali Kota Pontianak, Pak Sutarmdji berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kebersihan kota adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya petugas pembersih jalan, pemulung atau pemungut sampah.

Melalui kegiatan ini, harapkan masyarakat Pontianak bisa lebih menyadari betapa merugikannya membuang sampah sembarangan sekaligus menanamkan kepekaan terhadap pentingnya proses daur ulang sampah.

Peserta Clean Up Day bagian darat membawa karung yang diisikan sampah jika menemukan di sepanjang jalan, kemudian dikumpulkan di pick up pengangkut sampah yang disediakan oleh Dinas Kebersihan Kota Pontianak.

Mengapa kita harus membantu?

  1. Karena kota ini memproduksi jauh lebih banyak sampah dari yang bisa ditangani
  2. Karena kita ingin membuat penyuluhan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan serta betapa besar nya kerusakan yang terjadi bila kita membuang sampah sembarangan.
  3. Karena kita  ingin meningkatkan kepekaan terhadap pekerjaan para pemulung dan tukang sampah yang, walaupun menakjubkan, tetapi sangat berat.
  4. Karena kita ingin membuat perbedaan dan menjadikan Clean Up Day Pontianak sebuah hari yang diingat oleh warga serta mendorong orang-orang untuk selalu terlibat.
  5. Karena event ini adalah sebuah cara yang baik agar komunitas kita, serta teman-teman dan keluarga, dapat berkumpul dan melakukan kegiatan yang positif untuk membuat sebuah perubahan.
  6. Karena kita bisa!

Tabik! Semoga bermanfaat 😀

Be Sociable, Share!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *