Terhipnotis Keindahan Air Terjun Sendang Gile, Lombok Utara

Hari ke 5 di Lombok, siang hari kami segera berangkat ke Mataram tapi sebelum sampai Mataram kami singgah dulu ke Air Terjun Sedang Gile. Kadang kecantikan foto memang tidak bisa dibandingkan dengan kekaguman oleh mata telanjang. Dan ini yang terjadi ketika saya datang ke air terjun Sendang Gile. Iya memang di foto terlihat sangat cantik, padahal diaslinya jauh lebih cantik.

Air terjun Sendang Gile adalah air terjun yang terletak di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Lebih tepatnya berada di kawasan Desa Senaru, 2 kilometer dari desa Bayan.

Objek wisata ini masih berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani lho. Ini disebabkan karena air terjun ini merupakan pintu masuk pendakian menuju gunung Rinjani jika para pendaki naik Gunung Rinjani via Senaru. Selain itu, ternyata air di Sendang Gile berasal dari mata air di Gunung Rinjani yang sangat sejuk dan alami.

I couldn’t deny that this is the best destination of Lombok’s trip. Destinasi paling favorit bagi saya. Pagi hari ditemani dengan suara burung berkicau dan suara deras nya air terjun yang sudah terdengar dari kejauhan.

Air terjun Sendang Gile kami capai dengan perjalanan sekitar 2 jam dari Desa Sembalun. Air terjun ini sering juga di sebut oleh penduduk setempat sebagai Batu Ko’ (batu kerbau).

Menurut cerita rakyat setempat, dulu Sendang Gile adalah tempat bidadari mandi ketika turun ke bumi. Ada juga yang berpendapat bahwa nama ini berasal dari seseorang yang menemukan air terjun ini secara tidak langsung saat memburu singa yang masuk ke hutan setelah mengacaukan sebuah kampung.

Penduduk kampung setempat menyebut singa gila dengan sebutan sendang gile, namun, lambat laun pelafalan tersebut menjadi sendang gile. Para penduduk percaya bahwa mandi ataupun membasuh muka di air terjun Sendang Gile, akan membuat seseorang menjadi lebih muda satu tahun daripada usia sebenarnya.

Akses menuju ke air terjun Sendang Gile mungkin bisa dibilang mudah karena sudah dibuat setapak seperti tangga menuju lokasi air terjun.

Untuk turun ke bawah air terjun perlu untuk melewati dua ratus anak tangga sedikit curam. Air terjun Sendang Gile tampak cantik terlihat di bagian bawah. Air terjun yang berada di ketinggian 468 mdpl dan memiliki ketinggian kurang lebih 31 meter dari dasar sungai ini memiliki dua tingkatan, tingkat pertama muncul di atas tebing dan jatuh ke dasar kolam di bawahnya, sedang tingkat kedua, di mana pada kolam tersebut air meluncur ke bawah dan membentuk sungai dibawahnya. Keberadaannya di tengah hutan membuatnya seperti menjadi sebuah oase.

Berbeda dengan Air Terjun Coban Sewu, Air Terjun Sendang Gile sudah punya pengelola, ada kamar mandi juga jadi yang abis berenang disediakan ruang ganti baju. Tapi tenang, bukan berarti karena sudah ada pengelola Air Terjun Sendang Gile menjadi sangat komersil. Karena harga tiket masuk untuk wisatawan lokal hanya Rp. 5.000/orang.

Di lokasi air terjun juga terdapat beberapa orang yang sedang berjualan, kami juga bertemu dengan beberapa anak kecil yang menawarkan diri menjadi guide kami menuju lokasi Air Terjun Tiu Kelep. Pas ditanya berapa waktu yang diperlukan untuk sampai lokasi air terjun serbut mereka bilang sekitar satu jam, karena kami baru saja turun dari Gunung Rinjani mungkin next lah untuk ke Air Terjun Tiu Kelep nya, hehe.

Jangan lupa habis makan siang di Air Terjun Sendang Gile, bawa kembali pulang sampah makanan nya ya. Have a nice weekend from here 🙂

Be social share!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *