Warna Warni Acara Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiwa Kota Pontianak

Kulminasi Matahari, sebagai warga Pontianak kegiatan ini sudah tidak asing lagi, karena setiap dua kali dalam setahun yaitu tanggal 23 Maret dan 23 September masyarakat kota pontianak menjadikan moment ini menjadi sebuah event yang wajib diadakan.

Tapi tunggu dulu, apa itu Kulminasi Matarari? jadi Kulminasi Matahari adalah Peristiwa menakjubkan di sekitar Tugu Khatulistiwa yaitu fenomena alam ketika matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Pada saat itu posisi matahari akan tepat berada di atas kepala sehingga menghilangkan semua bayangan benda-benda dipermukaan bumi. Pada peristiwa kulminasi tersebut, bayangan tugu akan “menghilang” beberapa detik saat diterpa sinar Matahari. Nah, demikian juga dengan bayangan benda-benda lain di sekitar tugu, termasuk bayang-bayang mantan *eh

Tugu Khatulistiwa yang bertepat di jalan khatulistiwa selalu ramai jika ada event seperti ini, berbagai macam kegiatan diadakan untuk memperingatinya, bahkan wisatawan lokal maupun mancanegara yang penasaran juga turut hadir dalam event ini. Walaupun cuaca terik dan panas tidak menyurutkan masyarakat untuk datang termasuk saya sendiri.

Pada kesempatan kali ini saya turut hadir, karena tepat tanggal 23 September 2018 saya dan beberapa teman saya ditunjuk untuk oleh dinas partiwisata dan pemuda olah raga kota pontianak untuk menjadi anggota Genpi Pontianak. Bertepatan hari itu juga anggota Genpi Pontianak dilantik oleh bapak Syarif Saleh, kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pontianak.

Genpi Pontianak yang diketuai oleh bang Dony Prayudi, mangajak kami untuk memajukan wisata khususnya di Kota Pontianak. Nah, di acara Kulminasi ini kami juga ditunjuk untuk menjadi guide untuk mengelilingi dan mengikuti sebagian acara di event ini misalnya, kami bertemu beberapa media dari seluruh Indonesia yang mewakili daerahnya masing-masing. Kami bersama-sama menyaksikan fenomena ini, serta mengikuti beberapa pembuktian bahwa di Kota Khatulistiwa ini benar-benar beada di 0 derajat LU, dan 0 derajat LS.

Fenomena itu dibuktikan dengan percobaan sebuah tabung yang diletakkan di tengah-tengah lapangan dan itu benar-benar tidak terlihat bayangannya, selain itu percobaan lain yaitu berdirinya telur dengan seimbang ketika ditelakkan di lantai.

Kemeriahan tidak hanya sampai disana, beragam penampilan dari talent-talent kota Pontianak pun dipertunjukan mulai dari penampilan dari Tapak Suci, Sanggar SP dan Sanggar Vois Sport

di Malam Final Pemilihan Putera Puteri Pariwisata Khatulistiwa 2018, menghadirkan

  • Fashion show by Arief Designer
  • Fashion Show by David Rusli
  • Fashion Show by Yuliana Akbar
  • Penampilan dari Tazki Acapella
  • Penampilan dari Putri (Singer)
  • Penampilan dari Muri KDI (Singer)
  • Penampilan Sape’
  • Penampilan Saxophone
Be social share!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *