Komunitas Honda Kalbar ikuti Pendalaman Materi Basic Life Support

Pagi semua, berbicara tentang kendaraan bermotor nih ya, jika kita melihat pada kenyataan dan data tentang kecelakaan lalu lintas yang menjadi urutan pertama penyebab kematian tertinggi di Indonesia yang informasi ini saya dapatkan dari Website KORLANTAS POLRI.

Sehingga dapat simpulkan dari tingginya angka kecelakaan bisa disebabkan karena jumlah kendaraan bermotor yang meningkat setiap tahunnya dan juga karena kelalaian manusia yang menjadi faktor utama terjadinya peningkatan kecelakaan lalu lintas. Kejadian gawat darurat seperti serangan jantung mendadak dan kecelakaan juga berpotensi terjadi di mana saja. Orang terdekat korban lah yang bisa menjadi penolong pertama.

Sudah sepatutnya sebagai pengendara sepeda motor menyadari ini dan mengasah skill atau kemampuan dalam berkendara yang baik dan benar atau istilahnya Safety Riding yang selalu disuarakan oleh para penggiatnya termasuk beberapa club sepeda motor selain itu keterampilan basic life support (BLS) juga harus dimiliki oleh setiap orang.

Basic Life Support (BLS) atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan usaha yang dilakukan untuk mempertahankan kehidupan pada saat pasien atau korban mengalami keadaan yang mengancam jiwa.

Untuk itu, kertampilan basic life support (BLS) seharusnya dimiliki setiap orang. Pelatihan BLS kembali dihelat oleh Astra Motor Pontianak pada Minggu (04/11) yang bertempat di Atrium Transmart Kubu Raya dimana dalam rangkaian pembekalan persiapan #Cari_aman Gas Touring Honda Bikers Day Nasional yang akan di laksanakan pada tanggal 17 November 2018 yang berlokasi Pantai Pangandara Jawa Barat.

Acara ini dilaksanakan guna melatih member komunitas Honda dalam menanggulangi pertolongan pertama dalam kecelakaan berkendara saat touring. BLS kali ini diikuti puluhan  peserta dari perwakilan club yang ada di bawah naungan Paguyuban HWBC dengan mengundang Instruktur HIBGABI Kalbar ( Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia). Menurut Ns. Uti Rusdian Hidayat, M.Kep selaku instruktur, waktu sangat berharga bagi korban gawat darurat.

“Belum tentu yang tidak bernapas itu meninggal”. Jika orang sekitarnya bisa menolong dengan BLS, korban dapat bernapas lagi.

Lima hingga sepuluh menit pertama saat pasien mulai tidak bernapas dan kehilangan denyut nadinya merupakan fase yang tepat dilakukan pertolongan BLS.

Namun, pertolongan tersebut harus dilakukan dengan tepat. BLS bisa dilakukan dengan memberikan pijat jantung dan napas buatan.

Sejumlah peserta yang berasal dari perwakilan komunitas Honda ini tampak antusias selama mengikuti kegiatan Basic Life Support.  “Ini merupakan kegiatan yang menarik, kita pelajaran baru berkenaan pertolongan pertama yang kita harus lakukan apabila menenukan korban secara mendadak.“ Ungkap Aji selaku member Vario Ownner Club Pontianak.

Selain melakukan pengecekan terhadap sepeda motor ada baiknya pastikan juga kondisi tubuh anda sehat jasmani dan rohani. Kondisi tubuh yang prima, sanggup menghindari kejadian yang tidak diinginkan saat sobat sedang berkendara.

Saat kondisi tubuh sedang tidak dalam posisi prima, kosentrasi di jalan raya pasti akan sangat berkurang, apalagi saat anda telah mengkonsumsi obat yang tidak dianjurkan untuk mengoperasikan kendaraan. Semoga bermanfaat, happy riding 🙂

Be social share!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *