Jembatan Penghubung Sungai Terpanjang di Indonesia

Kalimantan Barat punya sungai yang dinobatkan sebagai sungai terpanjang di Indonesia yang mencapai 1.143 kilo meter, sungai ini dinamakan sungai kapuas karena sungai ini mengalir dari pegunungan di Kapuas Hulu hingga ke muara yang sekarang disebut muara sungai kapuas. Bahkan alirannya bisa menyebar hingga Kalimantan Timur.

Kebereadaan Sungai Kapuas di Kalimantan Barat ini sangat penting terutama penduduk yang tinggal di dareah pesisir sungai, selain sebagai penghubung antar daerah sungai ini juga berperan dibidang ekonomi misalnya sebagai transportasi, perdagangan, bahkan dimanfaatkan sebagai wisata sungai.

Water Front Sungai Kapuas dengan Jembatan Kapuas I

Saya pribadi yang tinggal di Kalimantan Barat sudah sejak lama sangat merasakan manfaat dari jembatan itu sendiri, bahkan saya mengabadikan beberapa jembatan di Kalimantan Barat dari berbagai daerah mulai dari yang tradisional hingga yang modern, berikut beberapa jembatan yang saya temui di Kalimantan Barat.

Jembatan Sungai Sekayam di Desa Tawang, Bengkayang

Jembatan Bambu di Sungai Sekayam

Dibekali keterampilan turun menurun, penduduk Desa Tawang mampu membangun jembatan gantung dengan panjang rata-rata 50 meter atau sama dengan lebar sungai sekayam yang merupakan sungai utama di tempat mereka.

Jembatan yang mereka bangun tidak terbuat dari material besi dan beton, melainkan menggunakan material lokal yang banyak terdapat disekitar mereka yaitu berupa bambu, kayu dan ijuk (nau) yang diolah sebagai bahan pengikat. Ini membuktikan bahwa di Kalimantan Barat sendiri peran jembatan sangatlah penting bagi kemajuan masyarakatnya.

Jembatan Tayan, Kabupaten Sanggau

Jembatan Tayan, Sanggau Kalimantan Barat

Jembatan tayan merupakan jembatan terpanjang ke tiga di Indonesia yang diresmikan langsung oleh bapak presiden Jokowi pada 22 Maret 2016.

Jembatan Tayan ini melintasi Sungai Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat yang menjadi jembatan terpanjang di Pulau Kalimantan. Panjang bentangan jembatan mencapai 1.420 meter.

Jembatan Tayan (Dokumentasi Pusat Komunikasi Publik Kementrian PUPR)

Konstruksi jembatan tersebut terbagi dalam dua bentangan yang menghubungkan Kota Tayan dengan Desa Piasak. Bentangan pertama jembatan dari arah Kota Tayan menuju Pulau Tayan. Sedangkan bentangan kedua adalah jembatan dari arah Pulau Tayan menuju Desa Piasak.

Bentangan pertama yang menghubungkan Kota Tayan dengan Pulau Tayan memiliki panjang sekitar 300 meter. Sedangkan bentangan kedua yang menghubungkan Pulau Tayan dengan Piasak memiliki panjang sekitar 1.140 meter.

Jembatan Kapuas, Kota Pontianak

Jembatan Kapuas I Kota Pontianak

Jembatan kapuas adalah jembatan yang melintasi Sungai Kapuas terletak di Kota Pontianak dan Kubu Raya, terdapat dua jembatan kapuas di sungai ini yaitu Jembatan Kapuas I dan Jembatan Kapuas II.

Jembatan Kapuas I terletak di Kota Pontianak dengan panjang 420 meter dan lebar 6 meter. Jembatan kapuas I ini merupakan penghubung pusat Kota Pontianak dengan beberapa kabupaten lainnya di Kalbar. Jembatan ini dibangun pada tahun 1980 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1982.

Jembatan yang dibangun dengan dana Rp6,06 miliar ini pada awalnya difungsikan sebagai jalan tol yang berarti setiap pengguna jembatan ini dipungut tarif tol. Namun karena jembatan ini dianggap sudah menjadi jalur utama dan tidak ada jalur alternatifnya, pungutan tarif tol dihapus pada pertengahan 1990-an dan jembatan ini bebas dilalui pengendara.

Jambatan Kapuas II

Jembatan Kapuas II bentuknya mirip dengan Kapuas I terletak di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, menghubungkan dua wilayah Kecamatan Sungai Raya yang dipisahkan oleh Sungai Kapuas. Pembangunan jembatan ini diresmikan oleh Wakil Presiden Hamzah Haz pada tahun 2003 dan diresmikan penggunaannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2007. Jembatan yang menghabiskan dana Rp110 miliar ini dibangun untuk menampung mobilitas kendaraan yang sudah tidak mampu ditampung Jembatan Kapuas I.

Pembangunan beberapa jembatan modern ini terus dilakukan demi membuka konektivitas antar wilayah melalui pembangunan jalan dan jembatan guna memperluas lapangan pekerjaan serta menciptakan kota dan komunitas yang berkelanjutan. Di berbagai daerah Indonesia lainnya jembatan dan jalan dibangun dengan kerja sama PTSMI atau PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)

PT SMI adalah perusahaan pembiayaan infrastruktur yang didirikan pada 26 Februari 2009, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan 100% saham dimiliki oleh Pemerintah Indonesia melalui Menteri Keuangan Republik Indonesia. dari Indonesia.

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)

PT SMI berperan aktif dalam memfasilitasi pembiayaan infrastruktur serta menyiapkan proyek dan melayani penasihat untuk proyek infrastruktur di Indonesia. PT SMI menjalankan tugas mendukung agenda pembangunan infrastruktur Pemerintah untuk Indonesia melalui kemitraan dengan lembaga keuangan swasta atau multilateral dalam proyek Kerjasama Pemerintah-Swasta (PPP). Dengan demikian, PT SMI dapat berfungsi sebagai katalis dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Sejalan dengan rencana pemerintah untuk mengubah Perusahaan menjadi Lembaga Pembiayaan Pembangunan Indonesia, sektor-sektor yang dapat dibiayai oleh Perusahaan diperluas tidak hanya dalam infrastruktur dasar tetapi juga mencakup infrastruktur sosial.

Sektor-sektor yang dapat dibiayai oleh PT SMI meliputi:

  • Jalan & Jembatan Tol
  • Angkutan
  • Minyak gas
  • Telekomunikasi
  • Penanganan limbah
  • Listrik
  • Irigasi & Jalur Air
  • Persediaan air
  • Infrastruktur sosial meliputi: infrastruktur perkotaan, infrastruktur fasilitas pendidikan, infrastruktur regional, infrastruktur pariwisata, infrastruktur kesehatan, dan infrastruktur penjara.
  • Perluasan infrastruktur listrik termasuk efisiensi energi
  • Mendanai rolling stock kereta api

Menurut saya pembangunan jembatan diberbagai daerah di Indonesia merupakan proyek yang sangat penting demi membuka koneksivitas antar daerah yang dilalui menggunakan jembatan, yang berguna untuk membuka lapangan pekerjaan, menekan kemiskinan, mencegah kelaparan, mengurain keimpangan, serta menciptakan kota dan komunitas yang berkelanjutan.

Be social share!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *