Melirik Pesona Imlek dan Cap Go Meh Kota Singkawang 2019

Saya sudah sepatutnya bangga tinggal di Indonesia, dimana kita bisa merasakan begitu banyak hari besar agama dan budaya dan kita ikut terbawa dalam kebahagiaan perayaan tersebut. Terutama di Kalimantan Barat karena di provinsi ini terdapat salah satu kota yang dinobatkan sebagai kota paling toleran nomor satu di Indonesia.

Kota tersebut adalah Kota Singkawang, kota ini benar-benar kota paling toleran karena saya sendiri sudah merasakannya langsung, mulai saat hari pertama imlek, saya berkesempatan untuk singgah beberapa hari di kota amoy ini dan ketika cap go meh pun saya beruntung dapat menyaksikan festivalnya.

Kota Singkawang kota yang berjarak 145 kilometer dari kota kelahiran ku Pontianak, kota ini dikelilingi oleh beberapa gunung seperti gunung poteng, passi dan sakok. Kalau kita perhatikan di Google Map Kota Singkawang berada di daerah bukit dekat dengan laut dan estuari. Meskipun membutuhkan waktu 3 jam dari Pontianak, saya sangat antusias sekali ikut serta dalam event nasional Indonesia yang satu ini.

Berikut Rangkaian Kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 dan Festival Cap Go Meh 2019 Kota Singkawang yang saya rangkum menjadi sebuah infografis.

Rangkaian Kegiatan Festival Imlek dan Cap Go Meh 2019

Nah, apa aja sih yang berhasil saya lirik dalam Pesona Imlek dan Cap Go Meh Kota Singkawang tahun 2019 ini, bisa dijadikan hal unik yang bisa dilakukan saat perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kota Singkawang, berikut ulasannya:

Berkunjung ke Vihara di Singkawang

Tidak ada salahnya berkunjung ke tempat ibadah yang bukan tempat ibadah kita sendiri, misalnya di Singkawang ini, kita dapat mengunjungi beberapa tempat ibadah etnis Tionghoa seperti Vihara Bydi Dharma Singkawang.

Vihara Budi Dharma Singkawang

Datang ke vihara justru kita disambut dengan baik oleh warga vihara, apalagi dengan saya yang berhijab seperti sekarang, mereka benar-benar sangat toleran, nah di sini saya dapat menyaksikan pengunjung lain yang sedang beribadah tapi tetep jangan sampai mengganggu mereka.

Vihara Bumi Raya atau Kelenteng Fuk Tet Chi, Singkawang

Selain vihara Budi Dharma juga ada vihara-vihara lainnya di Kota Singkawang yang sudah saya rangkum di tulisan Vihara Ingaragmable di Kota Singkawang seperti Vihara Tri Dharma Bumi Raya yang terletak di tengah Kota Singkawang dan masih banyak lagi vihara lainnya, wajar saja kota ini sering disebut Kota 1000 klenteng.

Pusat Kota Singkawang

Tidak hanya vihara saja, tapi spot sekitar penican di Singkawang juga instagrammable. Apalagi di kawasan jalan Vihara Tri Dharma Bumi Raya. Lokasi ini sering dijadikan tempat mengambil gambar sebagai tanda bahwa mereka sudah ke Singkawang. Momen menjelang Imlek dan Cap Go Meh Singkawang kawasan ini dihiasi lampion yang menyala di malam hari.

Melihat Suasana Malam saat Imlek di Kota Singkawang

Wisata malam uii, nah di Singkawang kalau malam saat imlek ada beberapa lokasi yang dijadikan tempat berkumpul para wisatawan sebagai Wisata Kota Singkawang baik itu kuliner, hiburan atau tempat foto yang instagrammable.

Rumah Adat Tionghoa di Kridasana Singkawang
Bunga Meihua dan Lampion

Kamu bisa ke Rumah adat Tionghoa, lokasi ini terletak di kawasan Lapangan Kridasana Singkawang, dengan tiket masuknya 20 ribu per orang, di rumah adat Tionghoa ini terdapat pameran lampion yang identik dengan suasana imlek. Kita dapat swa foto bersama lampion-lampion bersinar ini.

Gang Sinar, Singkawang
Plang Gang Sinar, Singkawang

Selain lampion yang besinar, terdapat juga dibeberapa sudut Kota Singkawang yang jalannya dihiasi dengan lampu seperti di Gang Sinar ini. Seperti namanya bersinar, mulai dari bunga meihua, gapura sampai lampion di sepanjang jalan di Gang Sinar dihiasi dengan cahaya yang menarik, banyak pengunjung yang berhenti sebentar ketika lewat di gang ini untuk sekadar mengambil gambar.

Nyobain Kuliner Singkawang

Ke tempat yang ikonik wajib makan makanan kuliner nya juga, sebenarnya banyak rekomendasi kuliner yang wajib dicoba ketika di Singkawang, tapi gak mungkin kan dicobain semuanya dalam sehari? Satu diantaranya adalah Bakso Sapi 91 Singkawang, nah yang membedakan Bakso Sapi Singkawang dengan bakso biasanya adalah toppingnya. Racikan Bakso Sapi Singkawang berisi mie kuning, kwetiau, bakso, daging sapi, tahu singkawang yang diisi daging sapi dan lemak sapi.

Bakso Sapi dan Minuman Sarsi

Oya, minumannya disini ada yang legend banget loh yaitu Air Sarsi (sarsaparilla) yang diolah sendiri oleh pemilik restoran, waktu kecil kalian pasti pernah minum ini. Selain bakso di Singkawang kuliner lainnya dapat kamu coba seperti Choi Pan (Chai Kwe), Kwe Tiau Goreng, Rujak Singkawang, Bubur Gunting dan lain-lain.

Kawasan Tradisional Rumah Keluarga Tjhia
Choi Pan yang enak ada disini nih

Satu lagi yang tidak boleh terlewatkan, nyobain Choi Pan atau Chai Kwe di Kawasan Tradisional Keluarga Tjhia. Choi Pan atau Chai Kwe sendiri terbuat dari tepung beras yang diisi dengan berbagai varian isi seperti bengkuang, ubi jalar dan kucai. Harus coba, tapi datangnya jangan terlalu kesiangan karena cepat habis, btwe saya udah dua kali kesini selalu kehabisan, okee berarti next harus datang pagi, hehee. Oh iya jangan datang saat hari pertama imlek juga, karena pemiliknya juga lagi imlek, kalau imlek Choi Pan nya tutup.

Festival Cap Go Meh di Indonesia

Cap Go Meh, nah buat yang belum tau Cap Go Meh itu adalah perayaan seletah 15 hari imlek merupakan hari terakhir dari masa perayaan Tahun Baru Imlek, dimana banyak diadakan Festival Cap Go Meh di beberapa daerah di Indonesia seperti Makasar, Pontianak, Yogyakarta, Manado, Singkawang, Jakarta dan lain-lain, pada festival tersebut terdapat berbagai aktraksi seperti atraksi naga, barongsai dan tatung.


Infografik: Fakta Seputar Cap Go Meh (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)

Satu diatara daerah terbesar perayaan Festival Cap Go Meh ada di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Banyak wisatawan lokal maupun luar negeri yang datang sehingga acara ini masuk di Calendar of Events (COE) Indonesia oleh Kementrian Pariwisata dalam 100 wonderful events.

Piagam Penghargaan Festival Cap Go Meh (Sumber : Instagram pastikesingkawang_id)

Kementerian Pariwisata mengangkat Festival Cap Go Meh ke level nasional bukan tanpa alasan, karena dengan event seperti ini dapat mendukung promosi wisata dengan tag-line Pesona Indonesia, memberikan kenyamanan kepada para wisatawan dalam menyaksikan perayaan Imlek dan Fetival Cap Go Meh, kemudian dengan memiliki fasilitas yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara. Nah, dengan meningkatnya kunjungan wisatawan maka pendapatan masyarakat dan daerah akan ikut bertambah.

Menyaksikan Festival Cap Go Meh Singkawang 2019

Pada puncak perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang bapak Menteri Pariwisata yaitu Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. juga hadir bersama Wali Kota Singkawang ibu Tjhai Chui Mie membuka acara meriah ini dengan disambut tarian multi etnis nusantara. Didampingi Staff Ahli Menteri Bidang Multikultural Ibu Esthy Reko Astuti dan Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono bertempat di Kota Singkawang.

Tatung Wanita di Festival Cap Go Meh Singkawang

Kemudian acara dilanjutkan dengan parade atraksi 12 naga, pertunjukan tatung Dayak-Tionghoa yang memerkan kesaktiannya serta parade pawai Cap Go Meh Singkawang.

Pawai Cap Go Meh Singkawang
Tatung Dayak Singkawang

Parade tatung atau louya ini bukan semata-mata parade biasa menurut masyarakat Tionghoa, pertunjukkan Tatung/Louya ini dimaksud untuk mengusir/menangkal gangguan atau kesialan dari roh-roh jahat di perkampungan untuk masa mendatang.

Semua yang hadir disini menikmati aktraksinya, entah kenapa saya betul betul bahagia sekali melihat begitu berwarna Kota Singkawang, semua umat dan etnis berdampingan dengan damai dan saling tolong menolong dalam menyukses kan acara tersebut. Apalagi saat ini saya bisa merasakan begitu kentalnya budaya Tiongkok langsung di sebuah tempat yang dinobatkan sebagai daerah paling toleran di Indonesia.

Semakin tinggi ilmu seseorang, maka akan semakin besar rasa tolernasinya. Berwawasan luas akan membuat seseorang berpikiran lebih luas pula – Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Harapan saya, semoga acara Festival Cap Go Meh Singkawang selalu meriah sampai tahun tahun berikutnya dan menjadikan Wisata Kota Singkawang sebagai wisata favorit dan banyak dikunjungi oleh wisatawan. Sampai jumpa di Festival Imlek dan Cap Go Meh Singkawang 2020!

Sampai jumpa di Festival Imlek dan Cap Go Meh Singkawang 2020!

Tabik, semoga bermanfaat ^^

Be social share!
  • Isa

    Pengen banget ke Singkawang

    • Siti Mustiani

      Yuk tahun depan, jangan sampe gak datang

  • Anggara Wikan Prasetya

    Singkawang jadi pusatnya Cap Go Meh di Indonesia ya kabarnya..? Keren euy.. Pengen bisa eksplor ke sana suatu saat nanti..

    • Siti Mustiani

      Bener banget, ih mas nya wacana mulu. Kapan main ke Kalimantan? kita ajak jalan2 di Kalimantan Barat

  • Anggara Wikan Prasetya

    Haha.. G ada dana kalau g ada tugas e.. Kalimantan Barat..? Boleh juga.. Belum pernah sama sekali ke sana eh..

  • Rendi

    Waaah ini pasti menang nih kak. Jangan lupa di bagi hadiahnya 😁

  • Deardianblog

    Tahun depan ajak Dian pergi bareng ya kak.

  • Rachy rasel

    Waahh semarak banget nie .. Kulinernya bikin ngiler pulak..

    • Siti Mustiani

      Terima Kasih Rachy, kuliner singkawang emang idolaaa

  • deddyhuang.com

    cakep banget nih klenteng di Singkawang.. duh aku pengen banget ke sana buat foto-foto dan bercerita.

    • Siti Mustiani

      Wah terima kasih koh deddy, ayuk koh ke Singkawang. Kota ini selalu welcome kok buat dikunjungi 😊

Leave a comment to Rendi Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *