Saatnya Menyelesaikan Bucket List yang Tertunda di Pulau Lombok

Perjalananku explore Pulau Lombok beberapa bulan yang lalu membuat saya sedikit kecewa karena bucket list yang saya tulis tidak tersampai semuanya. Ya iya lah, explore lombok memang gak cukup hanya satu minggu, banyak banget destinasi wisata di lombok yang menarik untuk dikunjungi. Apalagi ala-ala backpaker sepertiku kalau ke suatu tempat itu gak cuma ingin satu destinasi saja, tapi banyak.

Setiap perjalanan ke suatu tempat, aku selalu membuat planning, dan planning itu aku tulis di bucket list. Btwe apaan sih bucket list? bucket list ini memiliki arti a list of things that one has not done before but it wants to do before dying. Dalam bahasa Indonesia, bucket list adalah hal – hal yang dapat dilakukan seseorang sebelum dia mati. Haha agak horror ya.

Namun, sebenarnya idiom ini tak hanya sesuatu hal yang dilakukan sebelum kematian atau ajal datang. Tetapi, bucket list ini merupakan istilah yang berarti bersenang – senang selama dirinya hidup. Ini dapat pula diartikan hal – hal yang bisa dilakukan sebelum deadline. Bucket list ini juga bisa berarti sejumlah daftar yang berisi tentang tempat-tempat yang ingin kamu kunjungi dan melakukan sesuatu ditempat itu.

Bucket list ini saya buat dengan sederhana, sambil-sambil searching di google tempat yang wajib dikunjungi ketika di lombok dan sudah saya baca ulasannya. Nah list yang sudah berhasil saya langsung coret, seperti catatan kecil milik saya pribadi dibawah ini.

My Bucket List di Lombok

Memang terdakang segala sesuatu yang diinginkan belum dapat tercapai sepenuhnya, sama seperti jodoh kalau belum dikasi jalannya, *eh ini kok jadi ngomongin jodoh sih? maka dari itu kita harus terus berjuang. Itulah mengapa saya menjadikan bucket list ini sebagai motivasi untuk diselesaikan dan menjadikan resolusi di tahun 2019 ini.

Pulau Lombok, hemm testinasi wisata favorit nih bagi para traveler, kalau ke Pulau Lombok bisa kemana aja ya, hemm pasti banyak banget. Lombok merupakan sebuah pulau di kepulauan Sunda Kecil atau Nusa Tenggara yang terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelat barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa. Pulau ini kurang lebih berbentuk bulat dengan semacam “ekor” di sisi barat daya yang panjangnya kurang lebih 70 km. Luas pulau ini mencapai 5.435 km² menempatkannya pada peringkat 108 dari daftar pulau berdasarkan luasnya di dunia. Kota utama di pulau ini adalah Kota Mataram.

Berikut beberapa bucket list yang sudah berhasil dilakukan dan yang masih tertunda atau belum berhasil dilakukan di Pulau Lombok. Yuk Simak!

Bucket List di Lombok yang berhasil dilakukan

Pertama saya bahas bucket list yang berhasil saya lakukan di Pulau Lombok, adalah Gunung Rinjani. Tujuan pertama di Pulau Lombok adalah Puncak Rinjani, saya bersyukur sekali dapat sampai di puncak sebelum terjadinya gempa di Lombok sehingga pendakian Gunung Rinjani akhirnya ditutup sampai sekarang.

Puncak Gunung Rinjani

Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 mdpl benar-benar sangat indah. Gunung ini merupakan gunung terindah di Indonesia mebutuhkan waktu sekitar 2 hari 2 malam untuk bisa mencapai puncaknya, semoga kondisi gunung dewi anjani ini segera pulih dan dibuka kembali.

Gili Trawangan

Selanjutnya Gili Trawangan, banyak sekali yang dapat kita lakukan di pulau yang memiliki garis pantai yang hampir mengelilingi pulau ini mulai dari scuba diving (dengan sertifikasi PADI), snorkeling (di pantai sebelah timur laut), bermain kayak, dan berselancar. Ada juga beberapa tempat bagi para wisatawan belajar berkuda mengelilingi pulau.

Bukit Merese

Bukit Merese atau warga setempat menyebutnya Merisik yang artinya bukit gundul. Disebut gundul karena tidak ditemui pepohonan di atasnya, hanya satu buah pohon di ujung barat bukit yang oleh para pengunjung sering disebut Pohon Galau.

Dari Bukit Merese kamu juga bisa melihat dua moment spesial yaitu saat matahari terbit dan terbenam. Di jalan setapak saat mulai menaiki bukit kamu akan melihat papan penunjuk arah yang akan mengarahkan kamu jika ingin melihat sunset atau sunrise.

Desa Sade

Desa Sade adalah salah satu dusun di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Dusun ini dikenal sebagai dusun yang mempertahankan adat suku Sasak. Suku Sasak Sade sudah terkenal di telinga wisatawan yang datang ke Lombok. Ya, Dinas Pariwisata setempat memang menjadikan Sade sebagai desa wisata. Ini karena keunikan Desa Sade dan suku Sasak yang jadi penghuninya.

Bucket List di Lombok yang masih tertunda

Nah, pada bucket list yang saya buat ada beberapa tempat yang btertunda seperti Kenawa, Pulau Moyo, Pantai Mawun, Bukit Pergasingan, Air Terjun Tiu Kelep. Destinasi tersebut menjadi Resolusi Travelling saya di Pulau Lombok tahun 2019 ini. Mengapa saya ingin kesana, berikut penjelasannya:

Pulau Kenawa (Sumber : https://blog.reddoorz.com/2018/07/30/7-rekomendasi-tempat-wisata-di-flores/)

Kenawa, Pulau Kenawa ini sangat epik sekali, meskipun hanya sebuah pulau kecil yang luasnya hanya 13 hektar dan tidak berpenghuni di Sumbawa Barat, NTB (Nusa Tenggara Barat), tapi Pulau Kenawa worth it banget buat dikunjungi. Yang ingin saya lakukan disana adalah camping ditengah padang savana kemudian mendaki puncak bukit yang ada di pulau ini, dan menikmati matahari terbit di puncaknya.

Pulau Moyo ( Sumber: https://blog.reddoorz.com/2019/02/13/wisata-indonesia-yang-jadi-favorit-artis-internasional/)

Pulau Moyo pulau ini pernah disambangi mendiang Putri Diana, Mick Jagger, petenis Maria Sharapova, dan pasangan selebriti Korea, Rain dan Kim Tae Hee. Tak dapat dipungkiri, pulau kecil ini memang memiliki cagar alam yang indah. Pantai dengan air berwarna biru yang jernih, pasir putih, dan terumbu karang yang indah menjadi daya tarik pulau tersebut.

Tak hanya pantai, pulau seluas 350 km persegi ini juga terkenal dengan air terjun eksotis yang dikelilingi pepohonan hijau rindang. Salah satu yang paling populer adalah Mata Jitu. Dijuluki Queen Waterfall, menikmati keindahan air terjun juga tujuan utama ku datang ke Pulau Moyo.

Bukit Pergasingan (Sumber: https://blog.reddoorz.com/2018/04/27/rinjani-lombok/)

Selanjutnya Bukit Pergasingan, dengan ketinggian 1700 mdpl, tempat wisata di Lombok ini menawarkan pemandangan berupa lanskap hijau dan sering dijadikan tempat untuk melihat matahari terbit. Dari Mataram, menuju ke bukit ini dengan lama perjalanan sekitar 2 hingga 3 jam.

Tiu Kelep (Sumber : https://blog.reddoorz.com/2018/04/27/rinjani-lombok/)

Keindahan Lombok juga dilengkapi dengan Air Terjun Tiu Kelep yang indah. Tempat wisata Lombok satu ini semakin populer pada tahun 2016 setelah banyak pendaki datang ke sini. Air terjun Tiu kelep ini semakin indah dengan bentuknya yang berundak-undak.

Bucket list di atas juga bisa dijadikan referensi untuk kamu jika traveling ke pulau lombok, kamu juga dapat menemukan penginapan ala backpaker di RedDoorz yang banyak tersebar di pulau mandalika ini. Yaudah daripada mandangin bucket list yang tertunda mulu, langsung aja yuk traveling.

Tips Memilih Hotel Ala Backpacker

Berikut beberapa tips memilih Hotel Ala Backpacker misalnya : Mencari Homestay, Perhatikan Fasilitas Hotel, Memilih Hotel yang tidak di Pusat Kota, Gunakan Voucher Hotel, Langganan Newsletter Situs Booking Online, Pilih Saat Off Season

Kamu juga bisa dapatkan informasi lengkap di Tips & Trick dari RedDoorz agar liburan kamu lebih menyenangkan dan gak boros.

Penginapan Ala Backpaker di Lombok dengan RedDoorz

Untuk penginapan saya lebih suka ala backpaker, selain karena harga yang terjangkau fasilitasnya nyaman dan proses booking juga lebih mudah. Setiap perjalanan backpaker saya memilih RedDoorz sebagai partner penginapan saya ketika traveling ke Pulau Lombok.

Tidur nyaman di Red Doorz

Memilih penginapan traveler perempuan seperti aku hal yang utama adalah kenyamanan, keamanan, linen bersih, kamar mandi bersih, perlengkapan mandi, televisi, air mineral dan WI-FI gratis dengan harga yang terjangkau.

Salah satu hotel dengan kriteria di atas saya dapatkan yaitu Hotel Kertayoga menggunakan aplikasi RedDoorz tentunya, suasananya nyaman seperti pedesaan, adem banget deh pokoknya.

Adem banget suasananya
Gratis air mineral

Sebagai jaringan hotel yang memiliki fasilitas lengkap dan harga murah, RedDoorz selalu memberikan pelayanan terbaik kepada para customersnya. Untuk memberikan kemudahan dalam proses booking, RedDoorz menyediakan aplikasi mobile yang dapat kamu download melalui Google Store yang ada di smartphone Android.

Aplikasi RedDoorz ini dilengkapi dengan fitur terkini, seperti kemudahan dalam pencarian properti hingga proses pembayaran yang cepat. Dalam artikel kali ini, RedDoorz akan membantu Anda dalam menjelaskan cara booking properti melalui aplikasi. Yuk simak!

Buka aplikasi mobile RedDoorz. Klik/sentuh icon logo RedDoorz ataupun logo ‘search‘ untuk mulai masuk dan melakukan pencarian.

Setelah itu, tampilan yang muncul adalah kotak pencarian properti. Isi kotak tersebut sesuai dengan preferensi perjalanan liburan kamu.

Setelah menyesuaikan kota, tanggal, dan jumlah kamar, kemudian pilih kamar yang tersedia dengan sistem scroll. Harga yang ditampilkan dalam gambar adalah harga final ketika kamu melakukan pembayaran. Tinggal pembayaran, kamu bisa menikmati liburan kamu bersama RedDoorz.

Follow akun InstagramFacebook dan Twitter RedDoorz Indonesia. Biar kamu gak ketinggalan kalau RedDoorz lagi ada promo, misalnya voucher gratis nginap kado ulang tahun atau promo 20% dengan RedCash .

Aplikasi yang sangat rekomendasi untuk para Backpacker

Kini aku siap menyelesaikan bucket list yang tertunda di Pulau Lombok!

Be social share!
  • Anggara Wikan Prasetya

    Hmm.. Masih punya utang ke Rinjani lagi.. Kemaren belum sempet ke Segara Anak eh.. hadehh.. Semoga 2020 nanti kesampaian.. Aamiin

    • Siti Mustiani

      Amiin, semoga tercapai ya mas. Salam buat segara anak :)

  • La kemarin udah ke Segara Anak juga to..?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *