Review Novel Yorick : Hidup Itu Berjuang

Buku novel berdasarkan dari kisah nyata ini sudah pasti sang penulis piawai nan lihai meramu kata dalam memaparkan cerita hidup dan konflik para tokoh serta menggambarkan latar kampung maupun suasana kota Rusia.

Menurut saya, Kirana Kejora sangat luwes sekali menjabarkan setiap babak adegan dan menceritakan dengan detil penokohan. Novel yang terdiri dari 336 halaman ini berfokus pada karakter Yorick dan segala perjuangannya memotivasi kepada sang pembaca bahwa hidup tak pernah patah, tak akan menyerah dan harus terus melangkah.

Yorick adalah judul novel karya Kirana Kejora yang diterbitkan oleh PT. Nevsky Prospekt Indonesia pada tahun 2018 dengan nomor ISBN 978-602-528-830-2. Novel ini berisi kisah inspiratif berdasarkan kisah nyata tentang perjuangan seorang anak laki-laki bernama Yorick yang berasal dari sebuah desa kecil di Kecamatan Panjalu, Ciamis. Sejak kecil, Yorick dirawat dan dibesarkan oleh Mak Encum, neneknya yang buta huruf, dalam kondisi serba kekurangan.

Berbagai kejadian dramatis di bangku sekolah dan keadaannya yang miskin, membuat Yorick kecil merasa sangat rendah diri. Dia merasa hidupnya sangat berbeda dengan orang lain. Tapi Mak Encum tak pernah patah semangat. Dia selalu mengajarkan pada Yorick, bahwa setiap orang bisa mengubah hidupnya.

Saat yorick berusia 11 tahun, Mak Encum, satu-satunya orang yang peduli kepadanya, mulai sakit-sakitan. Mereka harus terpisah, yang akhirnya membuat Yorick harus hidup sendiri. Yorick kecil hidup tidak menentu, menggelandang di jalan tanpa tujuan.

Namun, pelajaran yang diajarkan Mak Encum untuk hidup mandiri, jujur, rajin, konsisten, dan pantang menyerah, berhasil membuat Yorick mengubah rasa kelaparan, hinaan, dan keterpurukan menjadi sesuatu yang positif, hingga dia berhasil melewati seleksi alam, yang terkuat dan menang.

Novel Yorick

Hidupnya yang selalu tanpa pilihan membuatnya harus bisa melewati rintangan apa saja di hadapannya. Yorick harus berjuang mengandalkan seluruh kemampuan yang dimilikinya bukan hanya untuk bertahan hidup, tapi juga untuk terus maju. Yorick bertahan hidup dengan bekerja serabutan, mencuci piring, mencuci sepeda motor, kuli angkut, servis komputer, sampai menjadi programmer IT.

Kegigihan Yorick akhirnya membuahkan hasil. Dia bisa membangun usahanya sendiri. Beberapa kali terjatuh, tak membuatnya patah, tetapi semakin menjadikan semangatnya membesar. Tak pernah patah, itulah prinsipnya. Hingga kini, bisnisnya berkembang menjadi jaringan bisnis besar di berbagai negara. Yorick berhasil mengubah diri dan dunianya, dari seorang anak kecil miskin menjadi seseorang yang mampu, mapan dalam segala hal.

Yorick berhasil membuktikan kalimat sakti sang Nenek, bahwa dunia ini adil. Namun, hingga kini, Yorick masih merasa, bahwa semua kebahagiaannya tidak pernah utuh. Sebab dia sama sekali belum pernah membahagiakan Mak Encum yang telah berpulang, yang sebenarnya sangat berhak atas semua pencapaian luar biasanya selama ini.

Mak Encum, malaikat tak bersayap, juga raja tanpa mahkota bagi Yorick yang begitu dirindu. Sampai kapan pun, rasa rindu yang dirasakannya akan abadi. Mak Encum, bagi Yorick, selamanya sebagai sang maha guru dengan 1000 pelajaran, yang tak akan mungkin tergantikan.

Bentuk Fisik Novel Yorick

Cover Novel Yorick

Novel yang terdiri dari 336 halaman ini memiliki gambar cover sang pemeran utama yaitu Yorick bersama Mak Encum dengan warna dasar cokelat gelap menggambarkan sebuah rasa sayangnya Yorick tersahap Mak Encum.

Bentuk Isi Novel Yorick

Pada isi Novel Yorick menggunakan bentuk font yang sangat mudah untuk dibaca, rangkaian kata yang tidak terlalu berlebihan dengan jenis kertas ringan membuat buku ini tidak begitu berat untuk dibawa kemana-mana.

E-Book Novel Yorick yang bisa dibaca melalui Aplikasi Yorick.id

Novel Yorick juga dapat dibaca melalui perangkat mobile seperti smartphone yang bisa didownload aplikasinya di Play Store bernama Yorick ID, kemudian aktivasi dengan cara membeli lalu dapat dibaca sepuas hati. Jumlah halaman dan cerita dibuat sama seperti pada Buku Novel Yorick dalam bentuk fisik.

Penokohan dan Alur Cerita

Bila sudah membaca ‘Yorick’, pasti sudah dapat dirasakan bagaimana isi dan ‘rasa’ novel ini. Semua karakter yang unik. Kesedihan, kegembiraan, kelucuan berhamburan di sepanjang cerita. Novel yang sebenarnya novel semi autobiografi ini semakin menekankan rasa alaminya.

Tak heran ceritanya begitu mengena dan nyata, pendekatan penceritaan dan kisah antar generasi yang dimulai dari satu generasi dengan beragam permasalahnnya sampai generasi berikutnya yang memberikan novel ini cerita dan kisah yang hampir tak berkesudahan.

Sebuah karya yang luar biasa, patut dibaca seperti kita membaca garis hidup kita sendiri.

Dari buku karangan Kirana Kejora yang berjudul ‘Yorick’ dijelaskan bahwa Yorick adalah anak yang setia dan jujur, selalu berjuang dan tidak pernah malu dengan keadaan, asalakan yang dilakukan adalah hal yang baik.

Cerita yang Diangkat Ke Layar Lebar

Tahun 2018 kisah Yorick ini diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama, disutradarai oleh Peppi Pionoa. Bertindak sebagai produser adalah Dexandra Bayu, produser eksekutif Kin Fathuddin. Film yang diadopsi dari kisah nyata, ini didukung oleh penata musik Tya Subyakto dengan pemeran antara lain Andryan Bima, Ratna Riantiarno, Megantara, dan Nina Kozok.

Yorick The Movie

Dalam cerita Yorick tidak pernah merasakan sebuah pesta, apalagi merayakannya. Apa pun pencapaiannya, ia syukuri dengan semakin jauh melakukan perjalanan. Jujur, saya pribadi sangat ingin mengenal dan tak sabar menanti filmnya.

Be social share!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *