Senja Bersama Paduka & Hadirnya Paduka di Indonesia dengan Balutan Budaya Melayu

Tiga Mei 2019 tepat dimana peluncuran Paduka Indonesia yang membawa nuansa budaya Melayu di dunia fashion Indonesia. Punggawa Band Govinda, Muhammad Irfan Hadari yang karib disala Ifan meluncurkan brand busana miliknya yang menggandeng desainer lokal berkelas internasional dari daerah asalnya Pontianak, Kalimantan Barat.

Peluncuran yang diberi Tajuk Senja Bersama Paduka ini merupakan soft launching produk brand busana daerah.

Jajanan Melayu
Dibuka dengan lagu melayu dari Coffeeternoon

Suasana acara dirancang dengan balutan budaya melayu mulai dari makanan, musik hingga dekorasi yang mengangkat budaya melayu.

Dari segi busana sendiri, menurut Ifan, pemilihan busana lokal khas melayu yakni Telok Belanga bukan tanpa sebab. Ia melihat perkembangan zaman saat ini membuat banyak yang melupakan pakaian khas daerah melayu. Padahal dengan sedikit modifikasi, Telok Belanga bisa dipakai tak hanya di acara-acara resmi.

Ia menilai sudah saatnya menumbuhkan kecintaan masyarakat Pontianak pada budaya-budaya khas Melayu salah satunya melalui pakaian daerah. Ia mengaku senang karena peluncuran busana daerah kekinian ini menjadi yang pertama di Pontianak bahkan di Indonesia.

Para Model Ndastila x Ndastilaman x Paduka Indonesia
Paduka Indonesia x Ndastila

Ifan juga mengatakan dalam memproduksi Telok Belanga Paduka, dia menggandeng desainer lokal yakni Ndastila. Menurutnya kerjasama dengan brand lokal merupakan salah satu upaya mengembangkan usaha anak muda khususnya di Kota Pontianak.

Saat ditanya tentang ciri khas Telok Belanga yang ia produksi, Ifan menyebut tak ada perbedaan mendasar. Namun ia memastikan motif khas Telok Belanga Paduka merupakan motif yang elegan serta nyaman dikenakan.

CEO Ndastila, Walanda Siti Nurlaila mengatakan kolaborasi ini menjadi momentum untuk kembali memperkenalkan berbagai macam busana khas melayu kepada masyarakat.

Apalagi selama ini, baju kurung muslimah sudah sulit didapatkan. Ia mengatakan, target pemasaran produk kolaborasi ini juga akan merambah beberapa negara serumpun seperti Malaysia dan Brunai.

Walanda Siti Nurlaila menyebut, untuk soft launching seri pertama ini ada 18 item pakaian yang diluncurkan ke pasaran. 18 item itu terdiri dari Telok Belanga dan Baju Kurung Muslimah.

Menurutnya, peluncuran ini diluar ekspektasi. Karena menjadi yang pertama di Indonesia, mengangkat khazanah budaya Melayu, namun dengan gaya kekinian, yang sangat cocok dengan millenial.

Peluncuran brand Paduka yang berkolaborasi dengan Ndastila dianggap sebagai angin segar bagi perkembangan fashion di Kota Pontianak. Desainer Senior Kalimantan Barat, Uke Tugimin mengatakan, langkah memodifikasi pakaian adat Telok Belanga menjadi pakaian yang lebih modern dan sesuai dengan kondisi zaman adalah inovasi yang tepat. Menurutnya, sudah saatnya generasi muda turut andil mempromosikan baju khas daerah dengan cara yang lebih kekinian.

Bersama pemilik Ndastila
Bersama Pemilik Paduka Indonesia

Saat ditanya bagaimana potensi pakaian Telok Belanga Paduka masuk ke Pasar Nasional, Uke mengaku optimis hal itu takkan terlalu sulit jika para desainer konsiten dan terus mempromosikan apa yang sudah dimulai.

Uke juga berharap, kemunculan Paduka ini bisa menginspirasi desainer-desainer lokal Pontianak untuk muncul dengan berbagai karya. Ia meyakini ada banyak bakat-bakat terpendam di industri fashion Pontianak.

Sementara itu, Ketua Indonesia Fashion Chamber Kota Pontianak, Arief mengatakan, perlu dukungan banyak pihak agar desainer lokal Pontianak mampu mengembangkan potensinya. Menurutnya, diperlukan sarana dan prasaran pendukung untuk memastikan karya para desainer mendapat tempat dan perhatian dari masyarakat khususnya Kota Pontianak.

View this post on Instagram

• T E R I M A K A S I H • Dibalik lancar dan meriahnya launching @padukaindonesia bersama @ndastila dan @ndastilaman pastilah karena adanya orang orang terbaik yang Alhamdulillah dengan hebat menyusun konsep dan rangkaian acaranya, begitu pun lah dengan Pengisi acaranya . Diawali dengan ucapan terimakasih kepada gurunda kami, Ustadz @luqmanulhakimashabul yang datang awalnya untuk menikmati acara dan Alhamdulillah mau dengan senang hati naik kepanggung untuk memimpin do'a . Terimakasih juga untuk Pengisi acara kanda @penyanyitoilet bersama dinda @billehsyafani yang berhasil menghidupkan suasana dan kanda kanda @dejonsband yang dengan apik mengiringi model dengan lantunan Instrument dan lagu Melayu . Terimakasih untuk MC Andalan @bunsentbone dan Model kita yang tampan dan cantik @ezafachriza96 @sekar.th @gilanganugrahprasetya @manggamengkal @vickywidiyanto_ @ceciliaventi @juanclaudion @rivalsyarief_294 @zemyprabowo @lissawahyuningsih @pedriapriansyah_ @anisasheban @muhammadredha @riskarlo @jen_malik @guptachandram88 Juga tak lupa untuk pak @edhonaga Beserta teman2 media. Terimakasih juga untuk Tim divisi acara yang cekatan @tezarhaldy @anggitadahayu @oliviapuccino @asryprasfian dan team @barathaentertainment Dan untuk segenap tamu undangan yang datang langsung, menonton live dan yang mengirimkan do'a dari kejauhan saya ucapkan Terimakasih Terimakasih Terimakasih banyak untuk Support nya. Salam dari Kanda @muhammadirfan dan Adinda @ndastilaa #Paduka #PadukaIndonesia #TelukBelanga #TelukBelangaPaduka #BanggaberTelukBelanga #BanggaberPaduka

A post shared by WALANDA SN (@ndastilaa) on

Be social share!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *