Makam Opu Daeng Manambon, Cagar Budaya Kabupaten Mempawah

Satu hal yang tidak disangka ketika saling bersilaturahmi ke rumah sanak saudara adalah cerita panjang yang menghubungkan bahwa orang yang kita anggap jauh ternyata ada sedikit hubungan saudara. Kalau dibuat menjadi silsilah keluarga memang sedikit sulit untuk menjabarkannya, yang tertinggal hanyalah cerita dari orang tua yang sudah bayak berkelana.

Ada hal menarik ketia saya dan keluarga diajak mengunjungi Makam Opu Daeng Manambon di Kabupaten Mempawah untuk pertama kalinya, tidak disangka ternyata makam tersebut merupakan satu diantara Cagar Budaya di Kabupaten Mempawah.

Opu Daeng Manambon

Opu Daeng Manambon ini dulunya merupakan raja di Mempawah, uniknya beliau merupakan orang asli dari Sulawesi Selatan dari suku bugis melayu yang juga menyebarkan agama Islam di Kalimantan. Kedatangan Opu Daeng Menambon ke Mempawah juga membawa dampak yang sangat besar bagi masyarakat Mempawah.

Kerabat Cagar Budaya Kabupaten Mempawah

Opu Daeng Manambon menjadi seorang peletak dasar keberagaman etnis di Mempawah. Beliau mengajarkan nilai keharmonisan antaretnis dan antaragama di masyarakat Mempawah.

Makam Opu Daeng Manambon

Makam Opu Daeng Manambon tidak begitu jauh dari pusat Kota Mempawah, sekiter 30 menit menggunakan Google Map kita sudah sampai dilokasi, tepatnya di wilayah Sebukit, Desa Pasir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat 78918.

Gerbang Makam Opu Daeng Manambon Mempawah
Tata Tertib Situs Makam Opu Deng Manambon

Pengunjung ramai ketika datang untuk ziarah pada saat Hari Raya Idul Fitri, terutama saat weekend, beberapa warga lokal berbondong-bondong untuk datang kesini sekedar untuk mengirim doa, biaya masuk ke Cagar Budaya ini gratis tanpa dipungut biaya, hanya parkir jika menggunakan kendaraan mobil.

Karena lokasi makam ini berada di atas bukit, pengunjung yang datang harus menaiki anak tanggal yang jumlahnya sekitar 260 anak tangga, tapi tenang ada beberapa pos untuk istirahat kemudian melanjutkan perjalanan kembali.

Naik 260 anak tangga
POS tempat istirahat

Ketika sudah sampai lokasi makam, pengunjung dapat masuk ke area seperti mushola yang didalamnya ada makam Opu Daeng Manambon, karena saat itu sedang ramai pengunjungnya saya tidak sempat untuk masuk ke makam utama, namun ada beberapa makam lagi yang terletak di dalam rumah lainnya bahkan ada juga yang terletak di luar.

Makam yang di dalam
Makam yang di luar

Karena lokasi makam ini tertelak diketinggian, pemandangan dari daerah sini cukup menarik terlihat aliran sungai serta hutan-hutan yang masih asri dan terjaga kealamiannya.

Maafkan badan saudara-saudaraku yang menutupi pemandangan dibelakangnya
Sungai dekat Makam Opu Daeng Manambon Mempawah

Nah, kalau kamu datang ke Kalimantan Barat, terutama melintasi jalan Mempawah mampirlah ke Makam Opu Daeng Menambon. Di sini kamu akan napak tilas dan belajar mengenai sejarah yang ada di Kalimantan Barat.

Sejarah di Kalimantan Barat merupakan sejarah bangsa kita sendiri, bangsa Indonesia. So, tidak ada ruginya kalau mencintai negeri kita tercinta ini dengan mencintai sejarah yang kita miliki.

Be social share!

3 thoughts on “Makam Opu Daeng Manambon, Cagar Budaya Kabupaten Mempawah

    1. sebenarnya ada makam utama yang tidak sempat difoto, karena pas lebaran datangnya ramai sekali pengunjungnya. Nanti mau kesana lagi buat ambil foto makam utama sekalian ziarah

  1. benerrr ya emang ternyata ramai,kalau paskah lebaran mah dulu saya ke situ pas lg di bulan puasa suasana nya sepi,sampe gak berani di atas sendirian cuma nyamuk yg nemenin waktu itu

Leave a Reply to Siti Mustiani Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *