Tingkatkan Kualitas UMKM Kota Pontianak dengan Fintech Lending Terpercaya

Bicara soal UMKM atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah saya selalu melek untuk mencari berbagai jenis usaha produktif ini. Apalagi usaha yang mengangkat kearifan lokal serta budaya misalnya kuliner, fashion ataupun agribisnis, menurutku usaha seperti ini punya peranan penting dalam perekonomian negara Indonesia, baik dari sisi lapangan kerja yang tercipta maupun dari sisi jumlah usahanya.

Setiap membangun usaha UMKM pasti ada yang namanya modal usaha atau untuk terus meningkatkan kualitas produk, tidak jarang juga pelaku usaha mendapatkan modal dari pinjaman bank, fintech lending atau pinjaman online. Nah, baru-baru ini saya berkesempatan ngobrol bareng Tempo dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mengenai Manfaat Ekonomi Fintech Lending bersama pakar-pakar pinjaman online seperti Batumbu, Akulaku dan Asetku di Gedung UMKM Center dan Dekranasda Kota Pontianak.

Gedung UMKM Center Dekranasda Kota Pontianak

Gedung UMKM Center dan Dekranasda Kota Pontianak merupakan wadah bagi palaku UMKM dan perajin untuk mendisplay dan mengenalkan produk mereka kepada konsumen. Gedung ini juga digunakan sebagai pusat pengembangan jaringan usaha dan berkumpulnya pelaku UMKM dan perajin-perajin di Kota Pontianak.

Gedung dengan arsitektur unik ini memang menarik sekilas berbentuk tanaman aloevera atau lidah buaya yang banyak tumbuh di area Pontianak. Kalian bisa kujungi di Jalan Sultan Abdurrahman No. 140 Kota Pontianak (arah Kota Baru).

Di dalamnya terdapat sebuah galeri UMKM yang tersusun rapi, seperti kuliner, kerajinan serta produk-produk unggulan Kota Pontianak. Produk-produk disini juga dapat dijadikan oleh-oleh.

Setelah melihat-lihat berbagai produk UMKM saya rasa penting sekali pelaku UMKM juga paham tentang Ekonimi Fintech Lending agar tidak salah memilih pinjaman online yang terpercaya.

Ngobrol @tempo Manfaat Ekonomi Fintech Lending

Kegiatan menarik yang dilaksanakan pada 10 Juli 2019 ini dihadiri juga oleh Bapak Wali Kota Pontinak Edi Rusdi Kamtono, beliau sangat mendukung para pelaku UMKM untuk tau manfaat dari Ekonomi Fintech Lending agar tidak salah dalam memilih pinjaman online.

Acara dibuka oleh pembawa acara kemudian dilanjutkan oleh Moderator yaitu Pak Tomi Aryanto sebagai Direktur TEMPO.CO kemudian diskusi bersama para narasumber. Kota Pontianak menjadi kota ketiga dalam kegiatan Ngobrol Tempo tentang Fintech Lending.

Nah, Fintech Lending atau pinjaman online itu sendiri merupakan layanan peer to peer yang meminjamkan uang kepada individu yang saling tidak mempunyai hubungan tampa melalui perantara keuangan tradisional seperti bank atau lembaga keuangan tradisional lainnya dengan sistem online misalnya batumbu, akulaku dan asetku.

Pinjamannya memang tidak sebesar seperti pinjaman di bank, tapi dengan Fintech Lending proses akan dilakukan dengan cepat cukup melengkapi data-data yang dibutuhkan kemudian diproses dengan prosedur yang berlaku, bahkan dalam itungan menit. Perlu diingat kembali tidak semua pinjaman online itu legal, banyak juga pinjaman online yang ilegal. Nah, pinjaman online yang legal sudah pasti terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) seperti batumbu, akulaku dan asetku.

Sedangka perusahaan ilegal tidak pernah mendaftarkan ke OJK, sebenarnya masyarakat bisa dengan mudah mengetahui fintech lending ilegal, yaitu dengan mengecek perizinannya di https://www.ojk.go.id/ jika terdaftar berarti legal.

Bagaimana, apakah sudah ada rencana membangun usaha UMKM sudah merencanakan pinjaman dimana? semoga bermanfaat.

Be social share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *