Teknologi dan Pendidikan Anak Zaman Now

Apakah ada yang lebih konyol dari kamu mengeluarkan uang banyak untuk membeli teknologi yang kamu tau akan merenggut posisimu sebagai teman terdekat anak-anak?

Setelah membaca kalimat di atas saya seperti terkena tamparan ketika lagi pules-pulesnya tidur, terus ngimpinya lagi seru. Reseeeeee banget!

Kan belum punya anak, memangnya apa yang mau ditakutin?

Lah justru karna belum punya anak karakter untuk mendidik anak sudah harus dipahami dari sekarang. Kalo jaman sekarang saja role model anak-anak yang menganggap jadi ‘liar’ adalah hak atau kebebasan berekspresi. Memangnya ekspresi harus banget bawa-bawa isi kebun binatang ya? Aduh sedih. Nah coba gimana jamannya anak kita nanti?!

Belum lagi saya pribadi yang sehari-hari kerjanya temenan banget sama gadget dan internet, nah gimana kalau udah punya anak terus kecolongan ikut ketagihan?! Anak umur satu tahun saja sekarang saja sudah mulai merampas handphone sama laptop kalo anaknya dicuekin.

Dan akhirnya saya putuskan untuk mencari info parenting tentang mendidik anak di era digital. Pokoknya saya harus punya bekal, entah anak saya nanti jadinya sekolah dimana atau disekolahin (konvensional) atau enggak nantinya. Kita harus benar benar harus punya celengan ilmu dulu tentang pendidikan yang satu ini.

Karena bagaimanapun generasi muda jaman sekarang tidak akan pernah bisa lepas dengan yang namanya teknologi kan?! Hanya saja, saya merasa sangat butuh ‘peta’ serta panduannya.

Ada banyak sumber yang saya baca, salah satunya slide yang dapat diunduh secara gratis dari dinas pendidikan. Anggaplah saya sedang berusaha membuat ‘GPS’ saya pribadi, lalu saya rangkum di blog ini supaya bisa dengan mudah saya baca kembali, syukur-syukur bisa bermanfaat juga untuk orang tua lainnya.

Meskipun punya banyak banget resiko, teknologi digital juga punya banyak manfaat, misalnya seperti infografis berikut ini.

Manfaat Teknologi Digital (Sumber: http://indonesiabaik.id/infografis/manfaat-teknologi-digital-bagi-pendidikan-anak-1)

Orang tua diharapkan mampu melindungi anak-anak dari acaman era digital, tetapi tidak menghalangi potensi manfaat yang bisa ditawarkannya

Jika disituasi seperti ini peran orang tua lah yang paling penting dalam tumbuh kembang anak di era digital, setiap orang tua harus mampu memilih teknologi digital dan pendidikan yang terbaik untuk sang anak.

Peran Orang Tua di Dalam Pendidikan

Pentingnya peran orangtua terhadap pendidikan anak tidak dapat dianggap sepele. Seorang anak terlahir di dunia ibarat sebuah kertas kosong. Orangtua, sebagai lingkungan awal anak, tentunya turut berperan dalam mengisi kertas tersebut. Didikan yang telah diberikan sejak usia dini akan terus-menerus dibawa dan menjadi pegangan sang anak ketika dewasa nanti.

Peran Orang Tua di Dalam Pendidikan (Sumber : https://www.appletreebsd.com/gallery/daily-activities/)

Pendidikan yang diberikan untuk anak usia dini tidak hanya bertujuan mengenalkan anak pada bidang-bidang pelajaran ataupun melatihnya berinteraksi dengan anak sebaya. Lebih jauh dari itu, PAUD memiliki fungsi utama mengembangkan semua aspek perkembangan anak, meliputi perkembangan kognitif, bahasa, fisik (motorik kasar dan halus), sosial dan emosional.

Mendidik Anak di Era Digital

Perilaku berkomunikasi internal keluarga dan peran orang tua adalah faktor dominan dan penentu untuk melindungi anak dan keluarga dari penggunaan perangkat digital dan paparan media digital.

Tidak perlu sampe punya berbagai akun sosmed atau paham dengan segala macam hal dan istilah teknis tentang berbagai macam gadget atau sosial media. Tapi ketika anak masih bergantung pada orang tua, tentu orang tua wajib untuk mengetahui ilmu dasarnya.

Mendidik Anak di Era Digital (Sumber : https://www.appletreebsd.com/gallery/daily-activities/)

Misalnya pada artikel yang tertulis di beberapa artikel Apple Tree BSD seperti mengatasi anak yang ketagiahan gatget, pada artikel tersebut cara yang dapat kita lakukan supaya anak tidak ketagihan gadget adalah:

  1. Batasi pemakaian gatget, jangan langsung melarang anak untuk menggunakan gadget, karena hal itu justru akan membuat anak melawan, buatlah batasan waktu membatasi penggunaan gadget hanya di hari-hari tertentu saja.
  2. Memperkenalkan anak dengan permainan menarik lainnya, mengajak anak bermain adalah ide yang sangat bagus seperti misalnya flash-card, buku interaktif, atau RPTRA yang ada di dekat rumah. Tunjukan ke anak bahwa di dunia ini, ada banyak hal menarik selain gadget
  3. Menjadi orang tua yang lebih komunikatif, sebagai orangtua jangan sampai memberikan anak pelarian berupa gadget. Anak memang akan lebih tenang, tetapi hal ini tidak baik untuk perkembangannya di masa depan. Cobalah untuk lebih rajin mengajak anak bermain dan berkomunikasi dengan anak secara rutin. Anak tidak hanya membutuhkan dukungan finansial, tetapi juga perhatian
  4. Mengajak anak jalan-jalan, anak-anak suka bermain gadget karena dia merasa bosan, mengajaknya berjalan-jalan pasti lebih menyenangkan. Tidak perlu jauh-jauh dan mahal-mahal, jalan-jalan saja di taman dekat rumah misalnya.
  5. Memberikan hadiah ke anak, sistem reward untuk anak boleh juga dilakukan oleh orang tua. Misalnya anak berhasil menghindari gadget selama satu minggu kita dapat menghadiahkannya mainan baru atau makanan yang dia suka. Ajarkan juga ini bukan sekadar tentang masalah hadiah, tetapi juga masalah kebiasaan baik.
  6. Memilih pendidikan anak usia dini, memilih pendidikan anak usia dini juga penting sebagai pembinaan sebelum usia enam tahun, sebagaimana mempersiapkan untuk ke jenjang selanjutnya, mengajak anak bersosialisasi lebih luar dengan teman seusianya apalagi di era digital saat ini.

Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

Tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan pendidikan anak usia dini atau yang biasa disebut PAUD. PAUD merupakan salah satu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun (sebelum jenjang pendidikan dasar), yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Pendidikan anak usia dini ini dapat diselenggarakan melalui tiga jalur, yaitu jalur formal, nonformal, dan/atau informal.

Selama tahun ajaran 2016/2017, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencatat bahwa terdapat total 4.605.809 anak-anak yang menjadi siswa-siswi Taman Kanak-Kanak di seluruh Indonesia. Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2017 mengestimasi jumlah anak usia prasekolah adalah sebanyak 9.647.997 anak. Angka ini mengindikasikan bahwa masih terdapat banyak anak-anak usia prasekolah yang tidak mengikuti jalur pendidikan formal PAUD.

Selain jalur formal, PAUD dapat dilakukan juga melalui jalur nonformal yaitu Kelompok Bermain (KB) dan Tempat Penitipan Anak (Daycare). Namun yang tidak kalah penting juga adalah pendidikan anak usia dini yang ditempuh melalui jalur informal. Dalam Pendidikan informal, peran keluarga terutama orangtua sangat penting dalam memberikan edukasi dan landasan bagi perkembangan anak.

Apple Tree Pre-School BSD, Pendidikan Anak Usia Dini yang Cocok di Era Digital

Menentukan preschool untuk buah hati kita tentu menjadi tantangan sendiri untuk semua orang tua karena pada tahap ini adalah masa-masa krusial untuk pembentukan sifat dan karakter anak.

Orang tua yang tinggal di BSD City dan cabang di Indonesia lain, seperti Manado, Palu, Kupang bisa memasukkan anaknya di Apple Tree Pre School.

Apple Tree Pre-School yang sudah ada sejak tahun 2000 ini memiliki visi menjadi sekolah yang mendorong kepercayaan diri dan kemandirian setiap siswa. Dengan suasana lingkungan belajar yang positif dan dukungan dari orangtua murid dan guru-guru yang berdedikasi, yang bertujuan untuk membentuk dasar yang solid untuk perkembangan fisik, intelektual, sosial, dan emosional anak.

Apple Tree Pre-School Sumber : https://www.appletreebsd.com/gallery/

Apple Tree Pre-School BSD menggunakan Adopted Singapore Curriculum dalam pembelajarannya yang merupakan kurikulum terbaik se-Asean Dengan demikian, penggunaan Bahasa Inggris dan Mandarin telah digunakan sejak jenjang pendidikan awal sekolah.

Disini orang tua juga dilibatkan dalam proses pembelajaran, dimana Apple Tree Pre-School memberikan pantauan perkembangan anak kepada orang tua selama di sekolah kemudian orang tua lah yang melanjutkan pendidikan yang lebih internal dengan keluarganya.

Apple Tree Pre-School membuka beberapa program sesuai dengan perkembangan dan kemampuan serta umur anak mulai dari 1,5 hingga 6 tahun yang menjadi dasar pembelajaran.

Program Prasekolah Apple Tree BSD

Dengan begitu anak-anak lebih mudah beradaptasi bersama teman seusianya serta mampu bersosialisasi dengan baik dengan sesama. Jadwal sekolah yang diterapkan untuk masing-masing level juga berbeda-beda. Untuk Toddlers pertemuan dilakukan setiap 3x seminggu dan Pre-Nursery serta Nursery dijadwalkan pertemuan dari hari Senin-Jumat.

Tidak hanya guru dan orang tua saja, disini peran Kepala Sekolah juga penting, tidak hanya menangani persoalan kelangsungan sekolah dan siswa namun juga berperan untuk memberikan pelatihan kepada para tenaga pengajar terkait sistem pengajaran yang efektif dan modern

Alamat : Jl. Sekolah Forest, Kavling International School lot 2 nomor 8, Lantai 7, BSD City, Tangerang (lokasi peta)

Dengan begitu para orang tua tidak perlu khawatir mengenai pendidikan anak usia dini, apalagi dijaman teknologi era digital seperti ini.

Bermain Musik

Semoga kita semua bisa menjadi orang tua bijak yang melindungi anak-anak kita dari berbagai resiko Era Digital ya pak, buk dan memilih pendidikan yang terbaik untuk anak. katakan Amiiiiin lalu sebarkan Semoga bermanfaat! Cheeeerss! #appletreebsd

Referensi:

  • http://indonesiabaik.id/infografis/manfaat-teknologi-digital-bagi-pendidikan-anak-1
  • https://www.appletreebsd.com/anak-ketagihan-gadget-simak-5-cara-ini-untuk-mengatasinya/
  • https://www.educenter.id/preschool-terbaik-di-bsd-city-serpong/
  • http://edukasi.djournalist.com/read/2018/08/16/1811/apple-tree-pre-school-gunakan-kurikulum-bertaraf-internasional
Be social share!

1 thought on “Teknologi dan Pendidikan Anak Zaman Now

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *