Traveling Lebih Bermakna di China dengan Persiapan yang Maksimal

你好吗?Nǐ hǎo ma? Apa kabar? wah baru-baru ini saya sangat antusias sekali belajar bahasa Mandarin yang merupakan bahasa Nasional Republik Rakyat China. Bicara soal China, ada apa ya di China? katanya China merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia? iya bener sekali, bahkan penduduknya menyebar dibeberapa daerah diantaranya ada di Indonesia.

Oh iya daerah dekat dengan tempat tinggal saya ada satu kawasan yang kental akan budaya China nya, yaitu Singkawang! kota ini merupakan kota yang paling toreran di Indonesia loh. Percaya? iya memang benar karena sudah saya buktikan sendiri, dengan berkeliling mengunjungi beberapa kawasan kampung China di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

China di Singkawang

Ketertarikan saya belajar tentang China juga berawal dari lingkungan sekitar rumah yang didominasi oleh masyarakat Tionghoa. Sebagian besar mereka adalah pedagang, menurut saya masyarakat Tionghoa merupakan orang rajin dan pekerja keras. Serta banyak sekali ilmu yang dapat kita pelajari dari mereka.

Kalian pesti pernah mendengar sebuah kalimat: “Tuntutlah Ilmu sampai ke Negeri China”. Ini bukti, bahkan kita dapat belajar banyak di Negeri China. Walaupun saya seorang muslim tapi kecintaanku terhadap budaya Tiongkok membuat saya semakin penasaran dan ingin belajar tentang budaya mereka.

Alasan Traveling ke China

Sebenarnya cukup berada di Kota Singkawang seakan-akan saya berada di Negeri China. Namun, apa sih bedanya China di Kota Singkawang dengan negara aslinya? dan mengapa saya ingin sekali mengunjungi Negeri China? berikut beberapa alasan mengapa saya ingin mengunjungi China:

Di China ada Empat Musim yang Cantik

Sebagai orang Indonesia yang tinggal beriklim tropis kita tahu bahwa di negeri kita hanya ada dua musim yaitu hujan dan kemarau, sedangkan di China ada empat musim yaitu musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin.

Jiuzhaigou Winter (sumber : flickr.com)

Setiap musim di Negeri China kapan pun selalu cantik buat dikunjungi misalnya saat musim dingin hingga musim semi dari bulan Desember hingga April.

Nah, kalau di Singkawang sudah dapat musim panasnya, sekarang saatnya menikmati musim dingin dan musim semi di negeri aslinya.

National Flower of the Republic of China (Foto : Wikipedia)

Oh iya, kalau mendekati bulan April di China mulai musim semi dimana keindahan bunga Meihua atau Plum Blossom sudah mulai bermunculan dibeberapa daerah di China seperti di Beijing, Kunming, Guangzhou, Wuxi dan Shanghai.

Melihat Bunga Meihua Asli di Negeri Asalnya

Bunga Meihua (梅花) atau sering disebut juga bunga plum adalah bunga nasional dari negara Tiongkok, tepatnya pada sungai Yangtze di Tiongkok daratan dan selanjutnya menyebar ke daerah Jepang, Korea, Vietnam, dan Taiwan.

Bunga ini tidak dapat tumbuh di kawasan tropis seperti Indonesia. Bunga Meihua hanya dapat tumbuh di berbagai tempat seperti hutan, pinggiran sungai, sepanjang jalan dan bahkan pegunungan dalam ketinggian 1.700 – 3.100 meter. Bunga Meihua tumbuh pada pertengahan musim dingin, biasanya pada bulan Januari hingga Februari di Asia Timur.

Bunga Meihua di Kota Singkawang

Tapi jangan salah, karena Indonesia merupakan negara yang kreatif, nah dibuatlah replika bunga Meihua yang mirip dengan aslinya. Satu diantara nya dibuat seperti pohon besar menyerupai pohon Plum. Cantik sekali, tapi kita tahu kalau bunga replika ini terbuat dari plastik atau kertas biasa.

Sekilas bunga Meihua bentuknya memang hampir mirip dengan bunga persik dan bunga sakura yang beberapa bulan lalu katanya dapat tumbuh di beberapa daerah Indonesia misalnya di Cibodas namun ternyata mereka itu merupakan bunga yang berbeda.

Kiri – bunga plum; Tengah – bunga persik; Kanan – bunga sakura
(Foto : https://press.ikidane-nippon.com/id/a00058/)

Bunga Meihua atau Plum memiliki bentuk yang benar-benar bulat dan lebih tebal dibanding bunga sakura. Bunga plum mekar lebih cepat daripada bunga sakura, bahkan saat musim dingin sekali pun. Bunga cantik ini bermekaran di setiap taman di akhir bulan Januari.

Satu diantara tujuan saya mengunjungi China adalah membuktikan perbedaan dan ciri khas ketiga bunga tersebut secara langsung.

Belajar Kung Fu di Shaolin Temple

Dulu waktu kecil pernah gak sih nonton film-film ala shaolin atau kung fu gitu? bahkan katanya kalau tingkatan Kungfunya sudah tinggi, tanpa melihat pun ahli kung fu ini dapat bertarung dengan musuh kita. Hanya dengan mengandalkan indera yang terbatas. Seperti yang sering kita lihat di film-film China Kolosal. Kemudian sang pendekar dengan ditutup matanya dan dapat mengalahkan musuh yang mengepungnya. Hanya dengan mengandalkan pendengaran.

Sekarang ini kung fu tidak hanya sekedar bela diri saja melainkan seni bahkan termasuk olah raga populer bahkan masuk ke dalam kompetisi di Asean Games, disebut Wushu bukan Kung Fu, tapi ini mirip loh. Hanya saja Wushu lebih modern.

Temple/Klenteng di Singkawang

Wushu merupakan kungfu modern, secara umum memang lebih mengutamakan keindahan gerakan tapi itu tidak lepas dari beberapa hal penting yang mendasarinya, hal ini juga yang merupakan dasar dari setiap bela diri. Kelenturan, keseimbangan dan kekuatan. Tentu saja teknik kung fu sudah pasti berasal dari negara aslinya yaitu China.

Wushu (Foto : Wikipedia)

Di China ada tempat yang bernama Shaolin Monastery atau Shaolin Temple adalah kuil Buddha yang terletak di Mount Song. Tepatnya di dekat Dengfeng, Zhengzhou, Provinsi Henan.

Shaolin Monastery (Foto : Wikipedia)

Kuil ini terkenal sebagai garis dasar Agama Buddha dan merupakan tempat lahirnya Shaolin Kung Fu. Jenis beladiri yang mencapai kejayaannya pada masa Dinasti Sui dan Dinasti Tang. Tidak tanggung-tanggung, Shaolin Temple kini sudah berusia 1.500 tahun lebih.

Belajar Wushu ke tempat kelahiran Shaolin Kung Fu, pasti menjadi pengalaman yang tidak terlupakan, apalagi kalau bisa belajar bela diri secara langsung.

Eittss sebelum impian itu menjadi nyata dan perjalananku jadi lebih bermakna, sebaiknya rencanakan dulu mulai persiapan persiapan yang extra maksimal. Agar perjalanan selama di China lebih menyenangkan dan pastinya #LiburanBebasCEMAS.

Persiapan Yang Maksimal Sebelum Pergi ke China

Ingat, traveling berkualitas dan bermakna berawal dari manajemen perjalanan yang baik pula, misalnya belajar bahasa negara yang dituju, menyusun itinerary, menentukan barang-barang bawaan, hingga mendaftar #AsuransiPerjalanan agar tetap aman selama perjalanan. Nah, berikut beberapa persiapan sebelum pergi ke China:

1. Mempersiapkan Visa

Visa, untuk ke Negeri China kita harus mengurus visa, sebelum mengajukan visa china, cek dulu paspor yang kita punya minimal masih berlaku enam bulan saat keberangkatan, jika masa berlaku passport aman, bisa langsung daftar Visa.

Nah kalau di Jakarta kamu dapat datang langsung ke kantor Kedutaan China di Jalan Mega Kuningan Nomor 2, Kota Jakarta, Indonesia. Telepon +62-21-5761027, 5761040 Fax 5761024 atau kunjungi website http://id.china-embassy.org atau kirim email consular@chnemb.or.id

2. Belajar Bahasa Mandarin

Tidak hanya sebagai bahasa Internasional kedua dunia, belajar bahasa China atau Mandarin juga perlu. Karena dengan menguasai bahasa Mandarin kita akan benyak belajar terutama tentang ekonomi.

Masyarakat China menggunakan bahasa mandarin sebagai bahasa resmi, sebenarnya saya sendiri tidak mengerti sama sekali bahasa mandarin tapi karena lingkungan dan saya ingin belajar saya ikut kursus bahasa mandarin bersama Lau Tze, sebenarnya ada cara lain jika tidak ingin kursus kamu dapat menginstall beberapa aplikasi translator di Android, dalam perlakasaannya kamu yang tidak bisa bahasa China dan membaca tulisan China, aplikasi ini sangat membantu, sangat berguna di mana saat yang penting dan tidak ada orang yang bisa bicara bahasa inggris.

3. Menyusun Itinerary

Itinerary atau rencana perjalanan adalah rencana atau daftar yang mengurutkan kegiatan perjalanan secara kronologis, lengkap dengan informasi pendukung seperti lokasi, jumlah hari, kegiatan, akomodasi, transportasi, serta informasi pendukung lainnya seperti include, exlude, biaya tambahan dan catatan lainnya. Menyusun itinerary perjalanan ini sangat penting, karena kamu akan mendapatkan beberapa manfaat diantaranya adalah:

Pertama dapat memperkirakan durasi traveling, karena saat kamu membuat itinerary kamu mencatat destinasi dan atraksi wisata apa saja yang akan dikunjungi, tentu kamu bisa memperkirakan durasi travelingmu. Mengetahui durasi traveling akan sangat bermanfaat. Apalagi buat para pejalan yang kantongnya tipis tapi berhasrat buat traveling lama-lama. Kalau kamu punya budget yang tidak terbatas sih sebenarnya itinerary tidak perlu-perlu amat.

Kedua, lebih mudah untuk menyusun anggaran. Nah disini para traveler akan lebih gampang untuk menghitung biaya yang akan dikeluarkan, mulai dari akomodasi, transportasi dan konsumsi. Nah, Itinerary tidak hanya bantu kamu buat mengihtung pengeluaran untuk pos-pos besar seperti penginapan dan transportasi, tapi juga yang lebih kecil seperti biaya masuk destinasi wisata, parkir hingga sumbangan lainnya.

Ketiga, kamu tidak akan kebingungan ketika tiba di tujuan, itinerary bisa diibaratkan sebagai cue card-nya pembawa acara. Jadi pas tiba di destinasi kamu tidak akan kebingungan mau ngapain. Dari bandara kamu sudah punya beberapa alternatif transportasi ke penginapan. Keesokan harinya kamu juga tidak akan kebingungan mau pergi ke mana karena sudah mengantongi daftar perjalanan wisata menarik.

4. List Barang yang Dibawa Ketika Perjalanan

Saya yakin jika sudah sering melakukan bepergian pasti sudah biasa melakukan packing dan membawa barang-barang yang penting. Paling tidak ingin kan jalan-jalan sambil bawa banyak barang yang tidak diperlukan. Selain berat, kamu juga akan kelelahan ketika membawanya.

Sebelum berangkat mulailah untuk membuat daftar barang-barang penting yang akan dibawa ketika perjalanan. Berikut beberapa barang yang penting dan wajib dibawa ketika traveling:

  • Uang dan dokumen penting seperti KTP, Paspor dan lain-lain
  • Tas / koper / ransel untuk semua perlengkapan
  • Pakaian sesuai musim tujuan liburan
  • Sandal atau sepatu nyaman
  • Perlengkapan sanitasi atau keperluan pribadi
  • Obat-obatan pribadi
  • Kamera, Power Bank, Charger dan Universal Travel Adaptor
  • Asuransi Perjalanan

Nah, itulah beberapa persiapan dengan maksimal sebelum pergi ke China. Semoga artikel ini bermanfaat ^^

Be social share!

7 thoughts on “Traveling Lebih Bermakna di China dengan Persiapan yang Maksimal

    1. Bener banget, selain fisik dan mental kita juga perlu daftar asuransi dulu. Penerbitan visa juga butuh yang namanya Asuransi Perjalanan. Lebih mudah kalau sudah terdaftar di Tokio Marine 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *