Asyiknya Traveling Keliling Indonesia Pakai Transportasi Umum

Saya bahagia betul tinggal di Indonesia, karena keindahannya sungguh mempesona, walaupun Indonesia merupakan daerah kepulauan, tapi hal ini sangat berbanding lurus dengan persebaran setiap destinasi wisata yang tersebar antara pulau – pulau yang ada di Indonesia.

Bagaimana jika keliling Indonesia pakai Transportasi Umum? tentu saja bisa, bahkan lebih menyenangkan loh. Jujur saja saya lebih senang menggunakan transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi, selain karena dengan harga murah justru menggunakan transportasi umum banyak manfaatnya.

Keliling Indonesia via Google Maps

Bahkan sampai saat ini pun saya kerap membuat rencana perjalanan yang saya planningkan dengan bantuan Google Maps, yang pastinya perjalanan ini akan menggunakan transportasi umum.

Alasan Memilih Keliling Indonesia Pakai Transportasi Umum

Setidaknya cukup banyak perjalanan yang saya lakukan ketika Explore Indonesia menggunakan transportasi umum dan selalu saya ceritakan melalui blog ini. Berikut beberapa diantaranya:

Transportasi Laut, Naik Kapal Antar Pulau Kalimantan dan Jawa

Saya adalah seorang anak yang dilahirkan di pulau paling besar di Indonesia yaitu Kalimantan, padahal ibu dan ayah saya bukan asli orang Kalimantan. Sejak kecil kami sering pulang ke kampung halaman ibu di Surabaya dan naik kapal. Lalu hal tersebut pun menjadi terbiasa bagi saya untuk naik kapal ketimbang transportasi lainnya.

Naik Kapal

Berdasarkan pengalaman saya, sebenarnya banyak sekali manfaat traveling menggunakan kapal, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Angkutan Transport yang dapat Menyajikan Wisata Alamnya Sekaligus

Selama berlayar, kamu akan disajikan dengan pemandangan laut yang sangat indah. Hal ini akan memberikan kamu pengalaman traveling yang berbeda dari biasanya, apalagi kalau baru pertama kali menaiki kapal laut. Jangan lupa untuk membawa kamera agar bisa mengabadikan momen selama di kapal. Karena di kapal kamu dapat melihat sunset ketika sore maupun sunrise saat pagi menjelang, bahkan jika beruntung kamu akan melihat lumba-lumba atau paus yang berenang bebas di laut Indonesia.

Dharma Rucitra

2. Pengalaman Baru Bersosialisasi dengan Orang Lain

Selama perjalanan di kapal, kamu akan bertemu dengan berbagai orang dari latar belakang yang bermacam-macam. Ini bisa menjadi sarana bersosialisasi dan berkenalan dengan relasi baru.

Sambil bertemu orang baru dan melihat indahnya pemandangan

Perjalanan yang panjang serta kurangnya sinyal selama di tengah laut akan memicu perbincangan dan perkenalan. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk berbincang-bincang dengan relasi baru.

3. Merupakan Moda Transportrasi Paling Murah dan Ekonomis

Dibanding menaiki pesawat terbang, kamu bisa lebih menghemat budget transportasi hingga 60 persen dengan menaiki kapal. Tidak jarang terdapat promo diskon tiket pesawat saat event-event tertentu. Penyedia layanan ini pun kerap memberikan diskon tiket kapal bagi pelanggannya. Kamu bisa memanfaatkan diskon yang ada untuk liburan yang lebih hemat.

4. Kemudahannya Booking Kapal Lewat Smartphone

Kini, pembelian tiket bisa dilakukan dengan cara online. Sehingga, kamu tidak perlu lagi mengantri berlama-lama di pelabuhan. Prosesnya semudah dengan beli Tiket Pesawat, Bis dan Kereta Api kini. Sekarang kapal pun bisa menjadi pilihan bagi kamu jika ingin berpergian, jadi mau pergi kemana pun kapan pun sekarang lebih mudah dan tanpa ribet.

5. Fasilitas Kapal yang Makin Membaik

Dibandingkan beberapa tahun ke belakang, kini fasilitas di kapal maupun pelabuhan semakin membaik. Beberapa pelabuhan di Indonesia pun telah memiliki sistem digital yang membuat manifest penumpang lebih akurat serta keamanan penumpang lebih terjamin.

Selain itu, banyak kapal yang kini memiliki fasilitas lengkap di dalam kapal seperti tempat tidur, toilet, serta menyediakan makanan dan minuman yang bisa dinikmati penumpang. Backpacker maupun Treveler naik kapal kini bisa menjadi solusi berpergian tanpa takut. Bagaimana yuk mulai berlayar?

Naik BIS Trans Jakarta Keliling Jakarta

Keliling kota lebih menyenangkan kalau kapai BIS yang selain mengurangi kemacetan di Ibu Kota, terkadang ada juga fasilitas khusus untuk masyarakat dengan program Tiket Layanan Gratis seperti misalnya yang dilakukan oleh Trans Jakarta dalam program #JakartaExplorer.

Tiket Trans Jakarta Gratis

Khusus Trans Jakarta yang memiliki dua tingkat ini penumpang dilayani dengan ramah sekali oleh petugas, menggunakan fasilitas ini kita diajak ke beberapa titik halte yang umumnya merupakan tempat wisata di Kota Jakarta, seperti Museum Indonesia, Masjid Istiqlal hingga ke Monas dan lain sebagainya.

Ayo Naik Bus

Sejak diberlakukan penghapusan jalur “three in one” di beberapa titik jalan di Jakarta, salah satunya di Jalan Sudirman, Pemprov DKI dan TransJakarta menyiagakan 10 unit bus Transjakarta untuk mengangkut penumpang dari Bundaran Senayan menuju Halte Harmoni. Bus-bus ini beroperasi mulai dari Pkl. 05.00 – Pkl. 20.00 dan tidak dipungut biaya atau gratis.

Transportasi Umum Lainnya

Masih banyak lagi transportasi umum lainnya yang bisa membawa kamu ke tempat-tempat indah di Indonesia, misalnya seperti kereta api, MRT, pesawat udara dan lain-lain.

Transportasi Umum Mendukung Ekonomi dan Pariwisata di Indonesia

Tidak dapat dipungkiri bahwa kondisi saat ini, persebaran destinasi pariwisata indonesia berada menyebar di lintas pulau dan menggunakan transportasi yang beragam. Seperti contoh, wisatawan mancanegara yang akan mengunjungi pulau komodo, mereka harus terbang menggunakan pesawat menuju bandara Soekarno – Hatta, kemudian terbang menuju bandara Ngurah Rai, Bali dan dilanjutkan ke bandar udara komodo, labuan bajo.

Perjalanan tidak berhenti sampai situ, wisatawan harus naik ojek / taksi ke pelabuhan labuan bajo, kemudian dilanjutkan perjalanan dengan menggunakan kapal untuk menuju pulau komodo selama 4 jam. Sehingga estimasi total dari perjalanan wisatawan menuju labuan bajo adalah 2 – 3 hari, menggunakan transportasi darat, laut dan udara. Ilustrasi tersebut menggambarkan untuk menikmati destinasi wisata Indonesia perlu transportasi yang beragam.

Sepertinya sudah kita tetahui sejak lama, Indonesia merupakan daerah kepulauan, hal ini sangat berbanding lurus dengan persebaran setiap destinasi wisata yang tersebar antara pulau – pulau yang ada di Indonesia. Dapat dilihat dari 10 destinasi prioritas yang ditetapkan kementerian pariwisata, yaitu; danau toba di pulau sumatera, tanjung kelayang di pulau belitung, kepulauan seribu di utara Jakarta, Tanjung Lesung, Borobudur dan Bromo di Pulau Jawa, sementara itu mandalika di pulau sumbawa, wakatobi di sulawesi, morotai di maluku utara dan labuan bajo di pulau flores.

Untuk menuju destinasi tersebut perlu adanya pengemasan informasi yang akurat tentang penggunaan transportasi berikut dengan harga penggunaan jasa transportasi. Pengemasan tersebut dapat berupa iklan, booklet, famplet, atau media promosi lainnya.

Bicara soal Transportasi Umum, tentunya semua ini berkat kerja keras dari Kementrian Perhubungan Republik Indonesia atau akrab disebut KEMENHUB RI. Kenalan yuk sama Kementrian Perhubungan Republik Indonesia saat ini 😀

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (disingkat Kemenhub RI) adalah kementerian dalam Pemerintah Indonesia yang membidangi urusan transportasi. Kemenhub dipimpin oleh seorang Menteri Perhubungan (Menhub) yang sejak tanggal 27 Juli 2016 dijabat oleh Budi Karya Sumadi.

Kementerian Perhubungan mempunyai tugas menyelenggarakan urusan di bidang perhubungan dalam pemerintahan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Dalam melaksanakan tugas, Kementerian Perhubungan menyelenggarakan fungsi:

  • Perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan di bidang perhubungan;
  • Pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab Kementerian Perhubungan;
  • Pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Kementerian Perhubungan;
  • Pelaksanaan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan urusan Kementerian Perhubungan di daerah; dan
  • Pelaksanaan kegiatan teknis yang berskala nasional

Kinerja Transportasi Indonesia Lima Tahun Terakhir

Berdasarkan informasi dari dephub.go.id Kementerian Perhubungan, Menhub menyatakan, dalam kurun waktu 5 tahun ini, telah dilakukan pembangunan infrastruktur transportasi dengan pendekatan Indonesia Sentris untuk membuka keterisolasian, yaitu dengan memberikan dukungan aksesibilitas terhadap Daerah 3TP (Terluar, Terdepan, Tertinggal dan Perbatasan). Diantaranya melalui : penyediaan prasarana yaitu 18 rute tol laut dengan tujuan menekan disparitas harga di Indonesia Timur; 891 trayek angkutan perintis (angkutan jalan, SDP, KA, laut dan udara); dan pembangunan serta pengembangan 131 bandara di daerah rawan bencana, perbatasan dan terisolir.

Selanjutnya, Menhub menungkapkan, Kementerian Perhubungan telah melaksanakan program Jembatan Udara untuk meningkatkan konektivitas logistik dengan menyediakan 39 (tiga puluh Sembilan) rute yang dilayani sampai ke daerah-daerah pedalaman, terpencil dan pulau terluar untuk pemerataan serta kesenjangan ekonomi dan pembangunan antar wilayah di Indonesia bagian Timur.

Kereta Api

Pembangunan infrastruktur transportasi yang dilakukan juga agar membuka ruang ekonomi baru di daerah-daerah. Seperti misalnya, melalui dukungan atas pengembangan kawasan wisata dengan penyediaan akses transportasi dari dan menuju kawasan wisata, baik sarana maupun prasarana pendukung.

Dalam lima tahun pemerintahan Kabinet Kerja, telah banyak capaian yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan baik itu di sektor transportasi darat, laut, udara maupun kereta api. Untuk sektor Perhubungan Darat capaiannya yaitu Pembangunan BRT, Rehabilitas Terminal, Pembangunan Pelabuhan Penyebrangan dan Pembangunan Kapal.

Lebih lanjut Menhub mengatakan, Kemenhub telah melakukan pengembangan transportasi perkotaan. Pengembangan angkutan massal di wilayah perkotaan mampu memindahkan sebagian pengguna kendaraan pribadi untuk berpindah ke angkutan umum. Di Jabodetabek, proporsi perjalanan dengan angkutan umum terus meningkat seiring perbaikan layanan angkutan umum yang ada. Saat ini sudah ada MRT dan KRL yang mampu menarik minat masyarakat menggunakan transportasi massal.

Capaian Sektor Perhubungan Laut yaitu Pembangunan Pelabuhan Non Komersial sebanyak 118 lokasi dan pengembangan pelabuhan diantaranya pengembangan Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Kuala Tanjung dan proyek tol laut. Untuk meningkatkan bidang logistik, Kementerian Perhubungan juga akan menjadikan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan hub internasional. Hal tersebut dilihat dari arus bongkar muat (troughput) petikemas di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok tahun 2018 yang mencapai 7,5 juta TEUs dan diharapkan dapat terus bertambah menjadi 8 hingga 12 juta TEUs di tahun 2019. Sehingga kedepan perdagangan ke luar negeri dari Indonesia dapat ditangani oleh Pelabuhan Tanjung Priok.

Pada sektor Perhubungan Udara capaiannya antara lain Pembangunan Bandara Baru di 15 lokasi untuk peningkatan konektifitas antar wilayah dan peningkatan pariwisata 5 Bali Baru Indonesia.

Sedangkan capaian pada Sektor Perkeretaapian yaitu Pembangunan proyek Double-Double Track (DDT), Reaktiviasi jalur KA, Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung dan Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya.

Gimana keren gak tuh Kementerian Perhubungan, semua kebutuhan dalam transportasi sudah terjawab dengan inovasi-inovasi terbarunya. Kira-kira inovasi apalagi ya yang akan dihadirkan oleh Kementrian Perhubungan Indonesia? jika ingin update informasi terbaru tentang perhubungan kamu bisa kunjungi website resminya di http://dephub.go.id atau di sosial medianya seperti: instagram kemenhub151, twitter Kemenhub RI, facebook Kementerian Perhubungan RI dan youtube channel Kementerian Perhubungan RI.

Gimana sudah siap untuk melakukan perjalanan keliling Indonesia pakai transporttasi umum, yuk pakai transportasi umum untuk Indonesia yang lebih baik dengan Transportasi Maju, untuk Indonesia Maju. Buktikan kita bangga pakai transpotasi umum 😀

Referensi:

  • Foto : Dokumen pribadi Siti Mustiani
  • Tentang Kementerian Perhubungan Republik Indonesia : https://id.wikipedia.org/wiki/Kementerian_Perhubungan_Republik_Indonesia
  • Artikel Pengembangan Transportasi Dalam Kepariwisataan Indonesia : http://dishub.jabarprov.go.id/artikel/view/653.html
  • http://dephub.go.id/post/read/capaian-lima-tahun-kinerja,-menhub–indonesia-sentris-membuka-keterisolasian-dan-membuka-ruang-ekonomi-baru
Be social share!

4 thoughts on “Asyiknya Traveling Keliling Indonesia Pakai Transportasi Umum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *