Traveling Singkat Tapi Berkesan Bersama AirAsia di Kuching Malaysia

Jika kamu hanya memiliki waktu singkat untuk berlibur tapi ingin liburan ke luar negeri, Kuching Malaysia bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan weekend-mu yang singkat. Misalnya, pergi jumat malam atau sabtu pagi, lalu kembali di hari minggu. Singkat namun tetap berkesan, apalagi terbang bersama AirAsia yang bikin perjalanan semakin bahagia. Percaya? yuk baca sampai habis di artikel ku Traveling Singkat Tapi Berkesan Bersama AirAsia di Kuching Malaysia satu ini!

Bicara soal Kuching, Kota Kuching merupakan ibu kota Serawak, Malaysia. Kota ini terletak di Sungai Serawak di ujung barat daya negara bagian Serawak di pulau Kalimantan dan meliputi area seluas 431 kilometer persegi (166 sq mi) dengan populasi sekitar 165,642 di wilayah administratif Kuching Utara dan 159,490 di wilayah administrasi Kuching Selatan.

Ada banyak tempat populer dan kulinernya yang enak pastinya dapat dikunjungi di Kota Kuching dalam waktu yang singkat, karena saya dan AirAsia telah membuktikannya!

Kuching adalah pintu gerbang utama bagi wisatawan mengunjungi Serawak dan Kalimantan. Taman Nasional Lahan Basah Kuching terletak sekitar 30 kilometer (19 mil) dari kota dan terdapat banyak tempat wisata lainnya di dalam dan sekitar Kuching seperti Taman Nasional Bako, Pusat Satwa Liar Semenggoh, Rain Forest World Music Festival (RWMF), bangunan legislatif Serawak, Astana, Fort Margherita, Museum Kucing dan Museum Serawak. Kota ini telah menjadi salah satu pusat industri dan komersial utama di Malaysia Timur. Berikut beberapa tempat di Kota Kuching yang wajib kamu kunjungi:

Masjid Bandaraya Kuching / Kuching Town Mosque

Destinasi pertama yang wajib dikunjungi adalah masjid Masjid Bandaraya Kuching letaknya tepat di tengah kota. Masjid ini memiliki kubah berwarna kuning keemasan merupakan masjid pertama di Negeri Sarawak ini dibagun sejak tahun 1847 oleh Datuk Patinggi Ali dan telah menjadi lambang Islam di negeri ini. Kemudian diresmikan oleh Pertuan Agong Malaysia pada 20 September 1968.

India Street dan Pasar Tradisional

Tidak begitu jauh dari Masjid Bandaraya Kuching, ada tempat yang selalu ramai dikunjungi. Nah, buat yang belum tahu jadi India Street ini merupakan pasar yang terdiri dari toko-toko yang menjual berbagai jenis barang terutama tekstil. Di pertengan India Street ini kamu juga dapat menemukan lorong sempit yang mengarah Gambier Road.

Kamu dapat menyusuri beberapa lorong-lorong tersebut dan melewati masjid kecil India yang tersembunyi di tengah kota. Menurut warga sekitar, struktur masjid tersebut telah mengalami banyak perubahan sejak awalnya dibangun oleh komunitas Muslim India di Kuching pada pertengahan abad ke-19.

Bau harum bumbu-bumbu dapur ketika melewati beberapa toko membuat kita yang datang berhenti sejenak, walaupun tidak membeli setidaknya kamu dapat mengabadikan foto unik berupa bumbu berwarna di pasar tradisional bak di India.

Ada hal yang paling menarik dan tidak boleh dilewatkan, yaitu mengabadikan Art Mural yang ada di India Stereet. Art Mural ini merupakan trend seni oleh Kuching North City Commission (DBKU) karena banyak seniman lokal, anak-anak sekolah serta mahasiswa mulai menunjukkan bakat mereka dalam seni di jalanan dan sekitar kota.

Komisaris DBKU yaitu Datuk Wee Hong Seng memulai proyek mural di dengan agenda Old Kuching Smart Heritage (OKSHE) yaitu untuk mencatat warisan sejarah masa lalu di jalan-jalan melalui mural.

Agenda OKSHE yang baru-baru ini diluncurkan mencakup pemeliharaan warisan budaya Sarawak sebagai kota yang layak huni, dinamis, indah, bersih dan aman untuk ditinggali. Wah, inspiratif sekali.

Tua Pek Kong Temple Kuching

Tidak jauh dari Waterfront Kuching ada sebuah Chinese temple yang memiliki sejarah cukup unik, karena dulu pada tahun 1884 pernah terjadi kebakaran besar di daerah ini dan salah satu bangunan yang selamat dari bencana tersebut adalah Tua Pek Kong Temple ini.

Banyak yang mengakatakan bahwa daerah ini merupakan lokasi yang memiliki Feng Shui terbaik di tengah kota. Berbagai festival tradisional diadakan di sini setiap tahun, termasuk Festival Wang Kang yang terkenal untuk memperingati orang mati.

Menurus saya pribadi sih beberapa sudut Tua Pek Kong ini cukup instagramble dengan warna merah cerah, siapa pun boleh masuk asalkan tidak menganggu para pengunjung yang sedang beribadah.

Jambatan Darul Hana Waterfront Kuching

Lokasi yang wajib dikunjungi ketika ke Kota Kuching selanjutnya adalah melewati Jembatan megah yang menghubungkan antara Square Tower dengan Gedung Majelis Legislatif Negara Bagian Sarawak Baru yang merupakan ikonik di Kota Kuching terutama di Waterfront Kuching.

Jembatan yang memiliki panjang 335 meter dan lebar 3,25 meter sebagai penghubung Kuching Utara dan Selatan yang selama ini dipisahkan oleh Sungai Sarawak.

Ada view menarik ketika kita berada di Jembatan Darul Hana ini, diantaranya melihat pemandangan kota sekitar Kuching dan Masjid Terapug di Sungai Sarawak. Pembangunan masjid tersebut dimulai tahun 2016 untuk memenuhi kebutuhan tempat ibadah yang nyaman. Masjid ‘Terapung’ itu menggantikan Masjid India yang ada di Jalan Gambier yang semakin ramai, terutama pada saat pelaksanaan Shalat Jumat.

Sarawak Museum, Natural History Museum

Destinasi selanjutnya adalah Museum Sarawak, sebenarnya ada cukup banyak museum yang tersebar di Kota Kuching ini, diantaranya adalah: Islamic Heritage Museum, Ethnology Museum, Art Museum, Natural History Museum, Textile Museum, Chinese History Museum dan Fort Margherita dan lima museum lainnya di sebaran Sarawak seperti Miri, Marudi hingga Limbang.

Natural History Museum merupakan museum mengenai sejarah terbentuknya Sarawak, mulai dari kedatangan Jepang, budaya-budaya serta bukti-bukti sejarah yang ada di negeri Sarawak. Di dalam museum terdapat beberapa larangan untuk mengambil gambar, jadi kalau kalian penasaran apa yang ada di dalam museum ini cukup datang saja ke Natural History Museum, masuknya gratis.

Lepau Restaurant (Rumah Makan Orang Ulu) dan Laksa Sarawak

Setelah cukup melelahkan menjelajahi sudut Kota Kuching, saatnya makan siang, kamu dapat mencicipi restoran yang paling direkomendasikan di Kota Kuching yaitu Lepau Restaurant. Lepau Restaurant yang menyediakan masakan Tradisional berasal dari Ulu (Orang Ulu, Hulu Sungai – Pedalaman).

Diantara menu tradisional tersebut ada nasi merah dengan ayam pansuh. Masakan ini berupa daging ayam yang dibumbui kemudian dimasukkan dalam bambu atau buluh kemudian dibakar. Prosesnya seperti memasak lemang.

Menu-menu ini diadopsi dari rumah Betang atau rumah panjang yang menjadi hunian keluarga besar secara bersamaan. Menu lain yang menggoda adalah Urang atau Udang Fiona. Udang segar ini dari laut dan digoreng dengan daun tepus. Secara umum, menu masakan Lepau ini dapat diterima lidah berbagai kalangan, karena tidak terlalu menendang rasa pedasnya. Nasinya juga gurih, karena berasal dari ladang atau bukan padi sawah. Di Sarawak padi ini dikenal sebagai padi bukit.

Di Kuching kamu juga bisa menemukan kuliner pasling legendaris yaitu Laksa Sarawak. Sebenarnya laksa merupakan makanan yang berasal dari lingkungan negara-negara serumpun melayu seperti Indonesia, Malaysia dan Singapura.

Nah, Laksa Sarawak sendiri termasuk dalam jenis laksa kombinasi karena ia mengandung santan dan kari tapi juga segar dengan rasa asam dari buah asam, bunga kecombrang, lengkuas dan serai. Kuahnya dibuat dari kaldu udang dan kaldu ayam (yang dibuat dari kaki dan dada ayam), bumbunya terdiri dari berbagai bumbu rempah kering (kari) dan bumbu segar (bawang putih, bawang merah, kemiri, lengkuas, bunga kecombrang, cabai merah, serai, dll). Meskipun terdapat rempah kari, jangan bayangkan kuah Laksa Sarawak ini akan sama seperti kari India atau masakan gulai di Indonesia, karena dari wanginya pun kita akan tahu bahwa kuah laksa ini segar dan mengandung rasa asam.

Di Sarawak, laksa umumnya dimakan pada pagi hari sebagai menu sarapan dengan harga RM 6 (sekitar Rp. 21.000) Kamu akan menjumpai kedai laksa di berbagai penjuru Kuching, Sarawak berdampingan dengan menu sarapan ala Malaysia lainnya seperti Nasi Lemak, Roti Canai, Mie Kolok, Nasi Ayam (Chicken Rice/Nasi Hainan) dan sebagainya.

Menulis tentang segala hal tentang Kuching Sarawak membuat saya ingin kembali ke Kuching dan menikmati semangkuk laksa yang ditemani segelas Es Teh Tarik khas Malaysia dan mengunjungi tempat lainnya di Sarawak. Saya akan selalu rindu dengan Kota Kuching, karena selalu ada kenangan yang bikin bahagia di setiap perjalanan.

Wujudkan Traveling Singkat Yang Bikin Bahagia Bersama AirAsia

AirAsia adalah sebuah maskapai penerbangan berbiaya murah yang berpusat di Bandara Internasional Kuala Lumpur dengan selogan andalannya yaitu “Now Everyone Can Fly“. AirAsia sendiri adalah maskapai swasta terbesar di Malaysia. Dengan jaringan rute di Indonesia, Arab Saudi, Jepang, Malaysia, Thailand, Singapura dan Vietnam serta rute carter menuju Cina dan Hong Kong.

Karena rindu yang tak terbendung dengan Kuching tapi hanya waktu weekend saja untuk liburan, akhirnya tanpa berpikir panjang, liburan akhir pekan saya langsung pesan tiket pesawat AirAsia dari Pontianak ke Kuching dengan nomor penerbangan AK1029. Penerbangan kali ini langsung, tidak ada transit jadi lama waktu penerbangan jauh lebih cepat.

Pengalaman Bahagia Terbang Bersama AirAsia

Memilih maskapai AirAsia menjadi transportasi udara unggulan bukan tanpa alasan, banyak sekali keuntungan jika kita menggunakan maskapai yang berasal dari Malaysia apalagi dengan prestasi World’s Best Low-Cost Airline dari Skytrax selama 11 tahun berturut-turut ini. Berikut beberapa keuntungan memilih AirAsia sebagai partner perjalanan:

Booking Pesawat Dengan Aplikasi AirAsia Mobile

Destinasi favorit kini ada di ujung jari! Aplikasi AirAsia Mobile mempermudah kamu dalam memesan penerbangan dan check-in di tengah-tengah perjalanan! Kamu dapat melihat tarif terendah, kelola pemesanan dan pra-pemesanan untuk hidangan, tempat duduk, bagasi dan asuransi perjalanan.

Kalau sudah install dan mendaftar menjadi member AirAsia langsung saja cari destinasi tujuan liburan kamu, misalnya Kuching International Airport tentukan tanggal keberangkatan dan kepulangan, asuransi perjalanan, memilih kursi, membeli makanan dan membeli bagasi kemudian booking!

Proses booking tiket pesawat di AirAsia juga mudah sekali, harga yang ditampilkaan adalah harga yang dibayar, AirAsia menjamin tidak ada biaya tersembunyi atau pajak tambahan. Jika sudah fix, perhatikan detail pembelian (jam keberangkatan, nama pesawat yang digunakan, memilih kursi, memesan makanan, menambah bagasi) kemudian ke proses pembayaran. Pembayaran dapat dilakukan dengan internet banking, di Indomaret, transfer ATM dan menggunakan BigPoint Member.

Bagasi Kabin (Gratis)

Semua penumpang (kecuali bayi) diperbolehkan membawa 2 bagasi kabin ke dalam pesawat yang terdiri dari:

1 (satu) Bagasi Kabin dengan catatan tidak melebihi ukuran 56cm (T) X 36cm (L) X 23cm (P) harus muat dalam ruang penyimpanan di atas kepala di kabin pesawat. Serta 1 (satu) tas Laptop atau 1 (satu) tas tangan atau 1 (satu) tas kecil dengan catatan tidak melebihi ukuran 40cm (T) X 30cm (L) X 10cm (P). Perlu diingat harus muat di bawah kursi di depan, berat gabungan kedua barang ini tidak boleh melebihi 7kg.

Bagasi Terdaftar (Harga Terjangkau Sesuai Kebutuhan)

Jika kamu ingin membawa lebih banyak, AirAsia memiliki pilihan jatah bagasi terdaftar untuk pra-pesan. Biaya bagasi terdaftar berlaku. Dengan pilihan 15kg (domestik), 20kg, 30kg dan 40kg.

Spesialnya lagi, kamu dapat menggunakan Paket Hemat atau terbang dengan Premium Flex atau Premium Flatbed untuk penerbangan kamu bersama AirAsia.

Tips: Biaya bagasi akan lebih murah jika terdaftar sebelum keberangkatan daripada mendaftar langsung di bandara. Gunakanlah akun Big Member AirAsia untuk mendapatkan harga terbaik di check-in web atau aplikasi.

Setelah semua proses pembayaran selesai, kita akan mendapatkan kode booking untuk melakukan check-in online kemudian mendapatkan e-boarding pass. Terakhir, kamu akan mendapatkan sebuah barcode untuk di-scan di Kios Check In AirAsia untuk mencetak boarding pass fisik.

Cetak Boarding Pass Sendiri di Self Check-In AirAsia

Karena ini adalah traveling singkat untuk mengunjungi Kuching saat akhir pekan dan tidak berlama-lama, jadi tidak perlu membawa barang yang bayak sehingga tidak membutuhkan bagasi (7 kilo cukup lah ya).

Nah, di AirAsia jika tidak ada bagasi kamu dapat mencetak boarding pass sendiri loh. Karena kamu akan menerima barcode mobile saat booking melalui aplikasi, terus pindai saja di kios Check In yang tersedia di bandara.

Caranya pun mudah, cukup pindai barcode di konter check-in bandara, kemudian mesin akan mencetak sendiri boarding pass seperti mesin ATM, cara ini memungkinkan kamu untuk langsung ke gerbang (gate) keberangkatan tanpa harus mengantri. Kamu dapat simpan barang bawaan kamu di depan tempat duduk penumpang atau di kompartemen di atas kursi. Saat tiba pun kamu tidak perlu menunggu bagasi keluar, langsung saja ke imigrasi dan sampai!

NB : Jika kamu ingin mendaftarkan bagasi, kamu bisa langsung pergi ke konter bag-drop di bandara. Sebelum check-in, pastikan paspor dan dokumen perjalanan kamu sudah siap ya.

Hampir semua penerbangan AirAsia, memiliki Self Check-in yang dibuka 14 hari sebelum keberangkatan dan tutup 1 jam sebelum keberangkatan untuk penerbangan AirAsia dan 4 jam sebelum keberangkatan untuk AirAsia X.

Agar tidak terburu-buru, akan lebih baik kamu sudah ada di bandara 2 jam sebelum jadwal pesawat untuk penerbangan domestik dan 3 jam untuk penerbangan internasional. Jangan khawair, selama terbang bersama AirAsia saya tidak pernah mendapatkan jadwal yang delay, karena AirAsia selalu tepat waktu dalam penerbangannya.

Pesawat Nyaman dengan Desain Moderen dan Bisa Pilih Kursi

Pesawat yang nyaman dengan desain kelas internasional menjadikan AirAsia pesawat pilihan, tidak hanya perjalanan ke luar negeri pesawat untuk domestik pun juga nyaman. Kamu dapat memilih tempat duduk yang kamu inginkan dengan harga yang murah, pilih kursi Premium Flatbed, Zona Tenang, Twin Seats, Hot Seats atau Kursi Standar sesuai kebutuhan kamu.

Berikut pilihan kursi dari AirAsia dengan Jenis Airbus A330 (Premium Flatbed, Zona Tenang, Twin Seats, Hot Seat) dan Jenis Airbus A320 (Hot Seats & Kursi Standar):

  • Premium Flatbed, kursi luas yang dapat semakin diperluas menjadi ranjang datar jika diinginkan. Kursi ini juga diberi layar pribadi, penyangga kepala dan kaki yang dapat diatur, juga bantal dan selimut untuk kenyamanan maksimal. Selain itu, kursi ini juga disertai dengan lampu baca dan stop kontak universal.
  • Zona Tenang, jika memerlukan sedikit ketenangan pilihlah kursi jenis ini. AirAsia memastikan pada zona ini minim kebisingan tanpa gangguan (tidak ada anak di bawah usia 10 tahun), pencahayaan ruangan lembut, makanan kamu akan disajikan lebih cepat.
  • Twin Seats, sepasang Kursi Standar ini adalah tempat yang tepat untuk para pasangan dan sahabat karib. Tanpa kursi tengah, kamu dapat menikmati lebih banyak kebersamaan dengan duduk berdampingan tanpa gangguan orang lain.
  • Hot Seats, dengan ruang kaki sebesar 17,5″, kamu akan memiliki banyak ruang untuk meregangkan kaki. Selain itu, kamu juga bisa menjadi orang pertama yang memasuki pesawat.
  • Kursi Standar, dengan jarak antar kursi 28″ dan lebar 16-17″, kursi kulit yang cantik juga akan memastikan kamu dapat menikmati perjalanan bersama AirAsia.

Intip yuk bagaimana bentuk kabin di pesawat AirAsia Jenis Airbus A320 berikut ini:

Saat masuk ke dalam pesawat kita akan disambut dengan ramah oleh pramugari dan pramugara, mereka menawarkan bantuan untuk menaikkan barang seperti tas ke kabin atas atau bawah kursi. Mencarikan tempat duduk berdasarkan nomor tempat duduk yang ada di boarding pass.

Saya yakin setiap orang yang naik pesawat punya tempat favoritnya masing-masing, dan pastinya sesuai kebutuhan. Nah, kalau saya lebih favorit berada di dekat jendela karena dapat melihat pemandangan dari atas. Di beberapa kesempatan selalu saya abadikan, apalagi melihat hijaunya hutan Kalimantan, jadi jangan tidur.

Menarik bukan? AirAsia selalu berinovasi dengan menyediakan tambahan fasilitas yang biasanya diperlukan penumpang. Jangan kawatir! Memilih kursi favorit kamu disediakan dalam harga yang murah meriah.

Mencicipi Kelezatan Santan Value Meal dari AirAsia

Sarapan atau makan siang di pesawat juga bisa, karena dengan fitur pra-pesan AirAsia Meal, kamu bisa pilih menu dengan harga 35ribuan dan dapat menikmati menu yang kamu mau di dalam pesawat.

Layanan ini diberi nama seperti bahan dasar makanan yang paling digemari di Asia termasuk Indonesia, yaitu Santan. Menu yang ditawarkan pun beragam pilihan hidangan ASEAN, internasional hingga vegetarian untuk semua penumpang. Semua makanan pra-pesan juga disertai dengan minuman gratis, air mineral atau kopi.

Kini para pecinta kuliner dapat menikmati sajian populer yang terinspirasi dari masakan khas ASEAN mulai dari harga 36ribuan seperti Nasi Padang Beef Rendang asal Indonesia, Pineapple Fish Noodle dari Kamboja, Chicken Inasal with Garlic Rice dari Filipina, ditambah pilihan kopi dan teh dari penjuru ASEAN, serta cemilan dan makanan penutup yang terinspirasi dari citarasa lokal seperti Nasi Lemak Quinoa dan Onde-Onde Cake.

Menu yang tersedia untuk penerbangan domestik dan internasional berbeda-beda sesuai dengan rute dan kode penerbangannya masing-masing, kamu bisa cek informasi lengkap mengenai menu santan dari AirAsia di Santan Combo Meal.

Gimana ngiler belum kira-kira? Setiap menu ini disertai keterangan informasi kandungan atau komposisi lengkap yang mungkin ada beberapa jenis makanan mungkin sedang kamu hindari.

Nah, fasilitas ini pastikan untuk memasukkan dalam order tiket kita paling lambat 24 jam sebelum waktu keberangkatan, ya. Cara untuk mengambil makanan tersebut nanti cukup dengan menunjukkan boarding pass kepada kru kabin di pesawat AirAsia.

Liburan Bebas Khawatir dengan Asuransi Perjalanan AirAsia

Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan seperti keterlambatan atau pembatalan jadwal pesawat, kecelakaan, kehilangan, atau pelayanan medis darurat, AirAsia menyediakan perlindungan lebih dengan tambahan biaya asuransi yang sangat terjangkau.

Asuransi Perjalanan AirAsia telah dirancang untuk melindungi kamu dan memberikan ketenangan pikiran saat bepergian dengan maskapai penerbangan tarif rendah terbesar Asia, AirAsia.

Tune Protect AirAsia Travel Insurance adalah perlindungan yang kamu butuhkan untuk rencana perjalanan. Dirancang khusus untuk memudahkan perjalanan dan menyediakan perlindungan menyeluruh dengan manfaat klaim sampai IDR 750.000.000 dengan harga yang terjangkau. Jadi lebih tenang dan biarkan AirAsia mengatasi masalah dalam perjalanan mulai dari kehilangan atau kerusakan bagasi hingga pembatalan penerbangan atau bahkan perawatan medis.

Berikut manfaat dari Tune Protect AirAsia Travel Insurance:

Internetan di Dalam Pesawat dengan WiFi AirAsia-ROKKI

Mau internetan di dalam persawat selama terbang? Bisa dong, karena AirAsia menghadirkan layanan WiFi dan inflight entertainment yang diberi nama ROKKI. Layanan ini tersedia pada sejumlah penerbangan domestik maupun internasional yang dilayani oleh AirAsia Indonesia (kode penerbangan QZ) atas dukungan dari Indosat Ooredoo Business selaku mitra penyedia layanan.

Untuk menggunakan layanan ROKKI, penumpang cukup mengaktifkan fitur WiFi saat ponsel atau tablet dalam mode pesawat dan menghubungkannya ke WiFi AirAsia-ROKKI kemudian akses situs www.rokki.com untuk menikmati berbagai hiburan antara lain menonton berbagai film, mendengarkan musik maupun melihat katalog belanja secara gratis.

Penumpang juga dapat mengakses layanan WiFi ROKKI yang tersedia dalam dua pilihan paket, yaitu Paket Chat dengan harga Rp30.000 untuk kapasitas 3MB dan Paket Internet dengan harga Rp60.000 berkapasitas 10MB. Jadi bisa buka sosial media atau youtube-an selama di perjalanan, btwe intip videonya Gamaliél yang juga Bahagia Bersama AirAsia berikut ini:

Beberapa menit kemudian pilot menyampaikan informasi bahwa sebentar lagi akan segera landing, wah ternyata perjalananku hampir berakhir. Penerbanganku dari Pontianak ke Kuching hanya 30 menit. Hal yang paling saya suka dari AirAsia adalah pesawat ini landing dengan sangat halus, bahkan saya tidak merasakan kalau sudah landing hahaha ternyata AirAsia mendarat sempurna dengan Smooth Landing!

Welcome to Kuching, Sarawak, Malaysia! Saat tiba saya tidak perlu lagi menunggu bagasi tapi langsung ke imigrasi. Akhirnya perjalanan singkat tapi berkesanku dimulai di Kuching, Malaysia. Terima kasih AirAsia, sungguh bahagia terbang bersamamu.

Pengalaman Tidak Terlupakan di Sawarak, Malaysia

Ada pengalaman yang tidak terlupakan ketika ke Sarawak Malaysia, yaitu menghadiri festival berkelas Internasional yang diadakan setiap tahunnya yaitu Rainforest World Music Festival. Dimana seluruh seniman dari balahan dunia berkumpul dan menampilkan karya musik dan tari mereka di Kampung Budaya Sarawak tanpa kecuali dari Indonesia.

Bahagianya mencicipi Laksa Sarawak dan merasakan pengalaman baru yang tidak akan saya lupakan seumur hidup saya di RWMF. Karena banyak pengalaman-pengalaman menarik dan menyenangkan di festival ini. Setiap tahun saya akan datang kembali 😀

Sudah 18 tahun lamanya AirAsia menemani perjalanan kita, mewujudkan impian melihat indahnya dunia. Di momen bahagia ini juga AirAsia memberikan banyak promo-promo menarik bertajuk
#AirAsia18thBirthday untuk anggotanya loh.

So, tunggu apa lagi mulai petualangan #BahagiaBersamaAirAsia kamu bersama AirAsia!

FYI : AirAsia merupakan maskapai low-cost yang telah memenangkan penghargaan sebagai World’s Best Low-Cost Airline dari Skytrax selama 11 tahun berturut-turut loh, jadi bangga banget dan tidak perlu ragu lagi terbang bersama AirAsia, karena sekarang semua orang bisa terbang bersama AirAsia. Nah biar tidak ketinggalan informasi menarik dan terbaru tentang AirAsia, follow yuk sosial medianya AirAsia di: instagram airasia_bhsindonesia, twitter AirAsia_indo dan facebook AirAsiaIndonesia.

Tulisan ini diikut sertakan dalam Kompetisi Blog #BahagiaBersamaAirAsia “cerita perjalanan bersama AirAsia” yang diselenggarakan oleh AirAsia Indonesia.

Referensi:

  • Pengalaman pribadi terbang bersama AirAsia
  • Foto Pendukung & Infografis : Dokumen Pribadi Siti Mustiani & AirAsia
  • Tentang AirAsia : https://id.wikipedia.org/wiki/AirAsia
  • Santan Meal AirAsia : https://www.airasia.com/id/id/promotion/introducing-our-new-santan-combo-meal.page
  • Wi-Fi on AirAsia : https://www.airasia.com/id/id/press-releases/airasia-indonesia-luncurkan-layanan-wifi-dalam-penerbangan-berbiaya-hemat-pertama-di-indonesia.page
Be social share!

28 thoughts on “Traveling Singkat Tapi Berkesan Bersama AirAsia di Kuching Malaysia

  1. Sebagai pelanggan Air Asia, selalu suka sih menggunakan service nya. Selain tepat waktu dan rutenya banyak, harga tiket Air Asia juga paling masuk akal. Jadi semua orang bisa terbang sekarang. Cihuy banget yak!

  2. Air Asia ini memang oke. Banyak momen bahagiaku bersamanya. Tahun 2019 ini adalah 10 tahun aku mengenalnya. Pertama dapat free seat tahun 2009 trus backpacker bawa dua balita ke KL saat itu tahun 2010 dan keterusan sampai sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *