Tukad Cepung Air Terjun Cantik di Dalam Goa

Belum bosen eksplor Bali, so here it is another hidden gem in Bali, tepatnya di Kabupaten Bangli.

Emang ya Bali tempatnya banyak hiden gem, seperti air terjun dan ini salah satu yg menurutku raw jungle nya masih kerasa karena letaknya di dalam goa. Trekking ke air terjun ini sudah pasti ya trek nya turun tangga, jadi siap-siap baliknya jalan kaki menanjak sekitar 20 menit ke parkiran. Sudah ada rute nya kok jadi gak akan tersesat dan jalannya tidak terlalu licin, tapi tetap harus hati-hati.

Perjalanan melewati dinding goa hutan tropis di Bali dan pastinya sedikit basah. Saran saya gunakan pakaian yang nyaman dan jangan datang terlalu sore, takutnya airnya meluap, ini seperti aliran sungai. Karena air terjunnya tidak terbuka, melainkan berada di dalam goa. Inilah yang menjadikan air terjun ini memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang. Di sekitar air terjun pun seolah belum pernah terjamah oleh manusia dengan adanya batuan dan tanaman yang ada begitu lebat dan alami.

Cahaya yang Masuk ke Dalam Goa
Batu Lumut

Penasaran seperti apa bentukan air terjun yang katanya seperti tirai yang ada di dalam rumah? yaudah lanjut, Tukad Cepung Waterfall memang berbeda dari air terjun pada umumnya yang ada di Bali. Dengan ketinggian 15 meter, air terjun ini mampu memukau wisatawan dengan keindahannya.

Terdapat sebuah kolam dibawahnya tapi tidak dalam, pengunjung dapat bebas bermain air di kolamnya. Berfoto di kolam dengan latar belakang air terjun juga menjadi cara menikmati air terjun ini bagi para wisatawan, apalagi ada bias cahaya yang masuk ke goa dari atas, mirip seperti sebuah teater lengkap dengan sorotan lampu. Apalagi ditambah efek batuan pada goa yang terkena percikan air terjun, jika beruntung kamu akan melihat pelagi disebelahnya.

Tukad Cepung Waterfall

Disini kalau gak foto-foto kamu dapat mandi di turunan air terjun yang menyerupai tirai ini. AIRNYA DINGIN BANGET! Karena turun langsung dari gunung, segeerr dan jernih. Saat saya kesini sengaja datang jam 10.00 pagi, untuk menghindari keramaian. Jam 12 pas pulang datang 2 grup sekitar 6 orang-an.

Di sini, tentunya pengunjung dapat menyaksikan suasana hutan nan hijau dan asrinya alam Bali dengan cara berbeda, jadi gak melulu ke pantai yaa. Pepohonan rindang tumbuh subur di sekitar Air Terjun Tukad Cepung ini. Suara serangga hutan pun menjadi musik yang menemani perjalanan menuju air terjun surga ini.

Jika diperhatikan, batuan yang ada di goa sudah sangat lama. Banyak lumut yang menempel dan tumbuhan merambat sesekali menyembul diantara celah batuan. Tak jarang tanaman-tanaman ini juga mengalirkan tetesan air yang mungkin bisa langsung diminum.

Lokasinya memang cocok untuk ambil beberapa foto, tapi pastikan kamera yang dibawa tahan air atau berhati-hati jika basah. Perpaduan warna hijau dan hitam batuan menjadi kombinasi yang menyegarkan mata. Pada jalan anak tangga menuju air terjun, terdapat aliran air tipis dari air terjun seperti bendungan kecil, suaranya bikin betah.

📍 Tukad Cepung Waterfall, Tembuku, Bangli, Bali
🏷 Tiket masuk sukarela (donasi saja)

Semoga bermanfaat ^^

Be social share!

15 thoughts on “Tukad Cepung Air Terjun Cantik di Dalam Goa

  1. Bali emang bener-bener ya, di setiap sudutnya adaaa aja yang bisa dieksplor. Kerennya lagi selalu saja menarik dijadikan tempat wisata

  2. Waduh, baca ini hati rasanya meronta-ronta pengin liburan. Cakep banget itu air terjunnya di dalam gua. Keliatannya damai banget ya main di situ.

  3. Bagus kak tempatnya. Tapi di masa pandemi seperti ini apa tetap bisa dikunjungi ya?

  4. Wah iya, kalau ke tempat wisata berair itu harus waspada sama kamera yaa. Kalau jatuh ngenes banget sih.

    Nggak cuma pantai ya di Bali nih ternyata ada waterfall juga. Kayaknya masih asri mbak.. Sepi gitu suasananya

  5. Indah banget, Kak, teringat film Batman pas Bruce Wayne mau bikin sarang di goa dekat rumahnya hehe. Bayangin jalan di batu lumut udah geli sendiri, takut kepeselet apalagi setinggi itu. Namun pelesiran ke air terjun dalam goa pasti sepadan dengan panoramanya ya Kak. Apalagi kalau ditambah wisata kuliner sperti nasi djenggo, khas Bali hehe

  6. Masya Allah… bagus banget yang foto ada ray of lightnya. Dambaan para pengejar ROL tuh bisa foto2 di dalam gua yang ada celahnya gitu. Suka deh ngikutin catatan perjalananmu, dek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *