Pecinan Gajahmada China Town Pontianak

Adakah yang suka ber-swafoto dengan background cantik penuh warna seperti saya? Yess, kita satu tim! Bukan karena tempatnya viral tapi gak tahu kenapa dari dulu memang suka sekali seni menggambar di dinding seperti mural gini, saya memang suka gambar dari kecil tapi yaa gitu-gitu aja, hehe you know lah.

Karena hobinya dari coret-coret dinding rumah terus dimarahi mama, jadi gak diterusin akhirnya memilih menggambar di media digital ketimbang di kanvas. Padahal gambar-gambar di dinding gak ada salahnya kan ya? Siapa tahu ketika besar nanti bisa jadi seniman yang bisa bikin mural keren seperti ini.

Jadi kalau ada anak-anak menggambar di dinding rumah, biarkan saja mungkin itu adalah salah satu proses awal untuk mengembangkan bakat, hehe.

Street Art Mural Pecinan Gajahmada Pontianak

Sebenarnya setiap daerah yang saya kunjungi dan punya mural seperti ini misalnya di Indian Street Kuching Malaysia, kemudian Lorong Mural Kota Singkawang, lalu meliput kegiatan komunitas sosial di Beting Street Art Pontianak, terus di Kampung Warna Warni Jodipan Kabupaten Malang. Nanti akan saya tulis di artikel khusus mural yang pernah saya kunjungi selama traveling ya!

Pokoknya kalau liat seni seperti ini suka singgah dan foto-foto dulu. Jadi kalau jalan-jalan sama saya kudu sabar gak boleh buru-buru, hehe. Nah, sebelum melihat-lihat mural di berbagai daerah lainnya, kita mulai dari yang paling dekat dulu, dekat dengan tempat tinggal saya di Kota Pontianak.

Baru-baru ini ada satu lagi objek wisata yang letaknya pun strategis di tengah kota dan dekat dengan pusat wisata lainnya seperti kuliner, hotel, pusat belanja dan lain sebagainya. Namanya adalah “Pecinan Gajahmada China Town Pontianak” letaknya di Jalan Gajahmada Gang Gajahmada 9 Kota Pontianak.

Sekretariat Pecinan Pontianak

Yap, Jalan Gajahmada di Kota Pontianak itu menurut saya ibarat Jalan Malioboro-nya Jogja, selalu ramai, banyak toko, tempat ngopi, kuliner (espesially chinese food) bahkan event seperti Cap Go Meh di Hari Imlek suasana di daerah ini bak kota Chinese seperti di Hongkong, makanya disebut sebagai China Town.

Kampung Cina (China Town dalam bahasa inggris, 唐人街 Tángrénjiē dalam bahasa mandarin), merujuk kepada sebuah wilayah kota yang mayoritas penghuninya adalah orang Tionghoa. – Wikipedia Indonesia

Terlebih banyak juga masyarakat Tionghoa yang tinggal di Kota Pontianak (menurut data kependudukan lebih dari 50% jumlah penduduk di Kota Pontianak adalah suku Tionghoa). Mereka juga masih menjunjung tinggi nilai kebudayaan dan hidup damai dalam toleransi disini, maka dari itu dibuatlah seni mural ini untuk mengenal lebih dekat seni, budaya, dan lingkungan mereka kepada pengunjung yang datang ke Kota Pontianak.

Cap Go Meh di Jalan Gajahmada Kota Pontianak (Foto diambil sebelum Pandemi COVID-19)
Gang Gajahmada 9

Gang Gajahmada 9 menjadi tempat yang cocok karena memiliki dinding yang cukup luas bagi seniman untuk menggambar mural ini. Senimannya pun berasal dari masyarakat lokal sendiri.

Tempat ini pada awalnya digagas dan merupakan ide kreatif dari Pak Herfin Yulianto (seorang tokoh Penggerak Sapta Pesona Indonesia dan tinggal di Pontianak), dan didukung oleh beberapa sponsor hingga akhirnya tercipta tempat cantik dan instagrammable ini.

Kawasan Pecinan Gajahmada China Town Pontianak
Gambar Mural di Pecinan Pontianak

Ada begitu banyak gambar yang ada di Pecinan Gajahmada ini, diantaranya adalah: Aktraksi Naga, Barongsai, Musik Tionghoa, Koko Mei-Mei, Kegiatan Makan Besar, dan masih banyak lagi. Pokoknya gambar-gambar tersebut merupakan budaya yang sampai saat ini masih di pertahankan dan dilakukan oleh masyarakat Tionghoa di Kota Pontianak.

Gimana, cantik-cantik dan penuh warna banget kan? Saya juga melihat beberapa gambar mbak-mbak berkerudung sedang memainkan kecapi, ini membuktikan bahwa masyarakat Tionghoa di Kota Pontianak sangat menghargai perbedaan.

Oh yaa, sekedar informasi karena tempatnya ini di dalam gang memang tidak kelihatan jelas dari luar, kamu harus masuk lagi ke dalam gang-nya, parkir dapat di depan kemudian jalan kaki agar tidak menggangu aktivitas keluar masuk masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Untuk biaya masuknya gratis, pastikan kamu juga menjaga kebersihan ya, jangan merusak tempat wisata seperti ini, dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Di tempat tinggal mu ada gak mural seperti ini, share dong di kolom komentar siapa tahu bisa ku kunjungi nanti. Tenang, nanti kalau kamu main ke Kota Pontianak akan saya ajakin kesini, sekalian mencicipi kuliner yang ada di sekitar Jalan Gajahmada Pontianak. ^^

Pecinan Gajahmada China Town Pontianak
Alamat: Jalan Gajahmada Gang Gajahmada 9 Kota Pontianak
Informasi: tamasyapuriwisata.com

Share this post:

29 thoughts on “Pecinan Gajahmada China Town Pontianak

  1. yeaayy seru banget ya gambarnya, colorful gitu.
    kalau lihat gambarnya pasti jadi ingin lebih tahu cerita di balik gambar ya.
    jadi pengen lihat langsung doong, biar bisa foto juga disitu, heheh 😀

  2. bagus sekali murahnya, merah merah gitu cerah liatnyaaa seger

    Dulu aku punya genk yang suka banget jalan2 ke festival seni yang diselenggarakan di jogja. senang kalau punya yang sehobi gitu, skarang ini udah terpencar, jadi nggak begitu greget nih buat foto2 di mural mural gitu. padahal seru ya mbak. eh tapi gatau knpa skrg di jogja bnyak mural yang kemudian dicat polos nih, sedih juga.. jadi kayak nggak ada hiasan gtu

  3. Jadi inget Pecinan di Jakarta juga.
    Seru lihat mural nya yang tertata apik, dan seakan sedang berkisah akan sesuatu. Ini sih jadi lokasi yang menarik siapa saja buat berkunjung

  4. Dulu jaman kerja di Jkt, kebetulan bosnya orang China Pontianak. Diceritain laah, di tentang kampung Pecinan ini. Beneran ternyata, mayoritas etnis Tionghoa. Dan sekarang malah ada mural di dinding dengan warna warni cerah gitu. Semakin pengen mengunjungi Pontianak.

  5. Muralnya asliii keren-keren bangett. Jadi kepengen berpose juga disanaa <3
    Chinatown di sini ngga sebagus inii, bisa yaa buat narik turis kalau begini suasananya

  6. Pontianak salah satu kota yang pengen aku kunjungi. Sudah masuk wishlist nih. Semoga klu pandemi dah agak aman bisa main ke China Town ya. Suka juga sama warna yg mencorong gitu…hihi

  7. Wah, sampai 50% ya populasi orang Tionghoa di Pontianak? Etapi sahabatku semasa SMA juga Tionghoa dari Pontianak ding. Orangnya baiiiiik banget. Semoga suatu hari berkesempatan jalan-jalan di Pontianak. Mau nemenin jalan-jalan kan? Tenaaaang, aku juga suka foto-foto kok kalau jalan-jalan 😀

    1. Wah terpesona sama muralnya..bagus2 banget.. tempat nya asik banyak spot foto yah.. bikin betah.. kapan yah bisa kesana hehehe ..

  8. Kalo di tempatku jarang ada mural kayak gitu, palingan ada di tembok area masuk kereta api. Selebihnya jarang liat, keren sebenarnya mural ini untuk penghias dinding jalanan

  9. Sama. Suka juga nih perhatikan gambar-gambar yang ada di dinding jalan seperti mural ini. Tentunya asyik juga buat dijadikan background apalagi yang gambar2nya unik dan menarik eh tapi di daerah saya masih jarang nih ada mural

  10. Di rumahku juga banyak muralnya kak Siti, alias coretan anak2kku wkwk. Ya kali one day jadi ahli gambar mural kaya gini ya. Aku juga seneng menikmati mural, bisa keren2 banget. Terus waktu di tiktok ngikutin akun pelukis mural, seru banget…

  11. Aku tinggal di Sekayu, Sumatera Selatan, Kak. Kayaknya belum nemu tempat yang ada mural-nya. Atau aku-nya yang kurang gaul, hihi. Btw, kuliner Pontianak yang aku suka adalah kwetiew. Semoga suatu saat bisa mencicipi langsung dari sana.

  12. Beruntungnya dirimu Mbak yang bisa kemana saja
    Bertualang mengikuti angin membawamu
    Termasuk di Pecinan yang memang kampung halamanmu juga
    Saya pernah ke Pontianak tapi bandaranya saja haha

  13. Kalo aq ada disana juga bakal gak berenti2 buat ngambil foto kak, btw pecinan kayak gini serasa membawa kita ke daerah asalnya di Cina sana ya karena banyak kemiripan dengan tempat asalnya.

  14. Serasa benar-benar berada di lingkungan China ya. Mural nya benar2 penuh warna dan menarik. Khas banget. Jadi pengen liburan juga nih. Semoga suatu saat bisa ke Pontianak. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *