Ringkasan Soal Manajemen Pengetahuan Sistem Informasi

Selamat pagi teman-teman, hari ini saya akan berbagi sebuah ringkasan soal latihan mata kuliah Manajemen Pengetahuan atau Knowledge Management, jadi disini ada beberapa soal dan jawaban yang dipelajari dan bisa menjadi referensi teman-teman belajar untuk menghadapi Ujuan Akhir Semester tahun ini. Semoga bermanfaat ūüôā

Berikut soalnya :

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Knoeledge Capture?
  2. Brainstroming adalah teknik dalam Knowledge Capture, jelaskan apa itu Brainstroming?
  3. Sebutkan dan jelaskan macam/mode konversi dalam Knowledge Codification!
  4. Sebutkan pertimbangan dalam melakukan Knowledge Codification.
  5. Keahlian apa yang dibutuhkan dalam pengembangan Knowledge?
  6. Jelaskan faktor-faktor dalam Transfer Knowledge!
  7. Jelaskan mengapa terdapat keterbatasan dalam menangkap/mengcapture Eksplisit Knowledge!
  8. Transfer Knowledge dapat menyebabkan perubahan dalam hal; kultur, politik dan sikap, jelaskan pernyataan tersebut.
  9. Internet memiliki peran untuk Transfer Knowledge, tetapi selain peran tersebut internet memiliki keterbatasan, jelaskan keterbatasan tersebut.

Jawaban :

  1. Knowledge Capture yaitu suatu kegiatan untuk menuliskan pengetahuan yang bersifat tacit dari seoarng pegawai dan menjadi sebuah pengetahuan yang bersifat Eksplicit (bisa dipelajari) untuk kemajuan perusahaan.
  2. Brainstroming adalah piranti perencanaan yang dapat menampung kreatifitas dan sering digunakan sebagai alat pembentukan kensensus maupun untuk mendapatkan ide-ide yang banyak.
  3. Metode yang digunakan dalam kodifikasi pengetahuan adalah nonaka model. Terdapat  empat gaya codification knowledge (konversi pengetahuan) yaitu:
    • Sosialisasi, Sosialisasi meliputi kegiatan berbagi pengetahuan tacit antar individu . Istilah sosialisasi digunakan, karena pengetahuan tacit disebarkan melalui kegiatan bersama, seperti tinggal bersama, meluangkan waktu bersama ‚Äď bukan melalui tulisan atau instruksi verbal . Dengan demikian, dalam kasus tertentu pengetahuan tacit hanya bisa disebarkan jika seseorang merasa bebas untuk menjadi seseorang yang lebih besar yang memiliki pengetahuan tacit dari orang lain. Dalam prakteknya, sosialisasi dilakukan melalui kegiatan penangkapan pengetahuan lewat kedekatan fisik seperti interaksi antara pimpinan dan pegawai, pimpinan dengan pimpinan, pegawai dengan pegawai .
    • Ekternalisasi, Eksternalisasi membutuhkan penyajian pengetahuan tacit ke dalam bentuk yang lebih umum sehingga dapat dipahami oleh orang lain. Pada tahap eksternalisasi ini, individu memiliki komitmen terhadap sebuah kelompok dan menjadi satu dengan kelompok ¬†tersebut. Dalam prakteknya, eksternalisasi didukung oleh dua faktor kunci . Pertama, artikulasi pengetahuan tacit ¬†yaitu konversi dari tacit ke eksplisit , seperti dalam dialog. Kedua, menerjemahkan pengetahuan tacit dari para ahli ke dalam bentuk yang dapat dipahami, misalnya dokumen, manual, dsb .
    • Kombinasi, Kombinasi meliputi konversi pengetahuan eksplisit ke dalam bentuk himpunan pengetahuan eksplisit yang lebih kompleks.
    • Internalisasi, Terakhir, internalisasi pengetahuan baru merupakan konversi dari pengetahuan eksplisit ke dalam pengetahuan tacit organisasi . Individu harus mengidentifikasi pengetahuan yang relevan dengan kebutuhannya di dalam pengelolaan pengetahuan tersebut . Dalam prakteknya, internalisasi dapat dilakukan dalam dua dimensi . Pertama, penerapan pengetahuan eksplisit dalam tindakan dan praktek langsung . Contoh melalui program pelatihan.
  4. Menurut saya, pertimbangan melakukan condification knowledge adalah : pertama adanya permasalahan yang harus diselesaikan dengan menggunakan keahlian atau pengetahuan tertentu, pengetahuan yang harus diketahui oleh para karyawan atau seorang ahli tertentu seperti melakukan pelatihan ilmu komputer terhadap karyawan disuatu perusahaan, dan untuk menciptakan suatu pengetahuan yang baru.
  5. Keahlian dalam mengembangkan knowledge adalah rasa ingin tahu terhadap menyelesaikan masalah, memiliki komunikasi yang baik untuk transfer knowledge.
  6. Faktor yang mempengaruhi Transfer Knowledge adalah :
    • Pengetahuan yang ditransfer,¬†maksudnya disini adalah pengetahuan tersebut ambigu atau tidak atau pengetahuan yang ditransfer tidak dapat dipercaya
    • Sumber Pengetahuan,¬†keinginan untuk berbagi rendah, pengetahuan yang dihasilkan tidak dipercaya oleh pihak penerima
    • Penerima Pengetahuan,¬†yaitu keinginan untuk menerima pengetahuan dari luar, kemampuan menyerap pengetahuan dan kemampuan menyimpan pengetahuan yang rendah.
  7. Sisanya cari sendiri ya….
Be social share!

3 thoughts on “Ringkasan Soal Manajemen Pengetahuan Sistem Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *