Kebenaran adalah Kebohongan yang diulang Seribu Kali, Myth or Fact?

Selamat pagi readers, kali ini saya ingin membahas tentang statment “Kebenaran adalah Kebohongan yang Diulang Seribu Kali”. Kutipan ini saya dapat ketika saya persentasi kelompok di salah satu mata kuliah di kampus saya, kebetulan anggota kelompoknya sama anak transfer dari kampus lain yaitu Hendro, Indra, Novan Ramanda dan saya sendiri (Siti Mustiani).

Materi intinya sih tentang Komunikasi Redudansi, yaitu komunikasi yang dilakukan secara berulang-ulang dan menjadi suatu kebiasaan berpikir di bawah alam sadar seseorang. Metode ini sering sekali digunakan untuk iklan produk, pembelajaran, dan informasi radio. Tapi, Menurut Adolf Hitler kebenaran adalah kebohongan yang diulang seribu kali. Bahwa ada pengaruh pegulangan atau repetisi sebuah pesan terhadap efektifitas terhadap tersampaikannya pesan tersebut.

Loh kok kebenaran adalah kebohongan? jadi semua kebenaran itu adalah kebohongan dong, terus semua kebenaran yang diulang itu adalah bohong dong ya? jika kalian berpikir seperti itu, sebenarnya salah. Maksud sebenarnya adalah segala sesuatu yang sebenarnya adalah suatu kebohongan karena diulang-ulang (walau nggak sampai seribu kali sih) akan menjadi sesuatu yang dianggap kebenaran.

Contohnya begini, kalau jaman dulu waktu kita masih kecil kita tidak boleh main petak umpet malam-malam kata orang tua nanti disembunyiin hantu dan tak kembali dan kita percaya itu. Nah, karena sering diulang-ulang maka dianggap benarlah oleh orang-orang. Sebenarnya kan itu adalah suatu kebohongan dalam hal berbohong demi kebaikan, maksud tujuan dari kebohongan tersebut adalah bahwa anak kecil tidak boleh main malam-malam karena malam adalah waktu untuk istirahat. Benarkan?

Selain contoh main petak umpet malam-malam, ada lagi nih kebohongan yang diulang seribu kali dan dianggap sebagai suatu kebenaran. Saya sebut ini adalah DAFTAR MITOS PALING LEGEND. Anak yang lahir tahun 90an pasti tau.

  1. Kalo nunjuk kuburan harus, ngemut telunjuk.
  2. Ngelangkahin orang, dibilang “ngutang darah satu mangkok” (yang ini legend banget).
  3. Pensil kalo udah ukuran kelingking ortu bakal meninggal.
  4. Kalo lagi makan, makanannya jatoh gak apa-apa diambil asal belom 5 menit.
  5. Gigi bawah copot harus, harus dibuang ke atas genteng, Gigi atas copot, harus dikubur. Biar giginya bisa numbuh lagi katanya…
  6. Pegangan tangan lawan jenis bisa hamil.
  7. Gak sengaja ngomong kata yang sama barengan, harus peluk pundak.
  8. Ngantongin batu, bisa kuat nahan BAB (yang ini kayaknya masih berlaku)
  9. Kalo milih2 teman saat main, bakal jadi teman setan .
  10. Paling takut kalo udah nemu mobil jib, takut diculik.
  11. Nyapu kalo gak bersih, suaminya brewokan (khusus cewek).
  12. Duduk di atas bantal bakalan bisulan.
  13. Duduk di atas meja bakalan banyak hutang.
  14. Pake baju kebalil, ortu bakal meninggal.
  15. Makan nggak dihabisin, nasinya bakalan nangis.

Selain daftar di atas sebenarnya masih banyak lagi suatu kebohongan yang dianggap benar, biasanya ini sesuai dengan daerah tempat tinggal masing-masing, dan sebenarnya saya juga sampai saat ini tidak tahu mengapa statment itu dibuat oleh orang-orang. Mungkin ada yang memberikan alasan yang bisa masuk akal menurut saya.

Baiklah, sekarang kalian masih boleh mempercayainya dan juga tidak perlu mempercayainya. Hanya itu yang dapat saya sampaikan terimakasih, semoga bermanfaat.

Be social share!

3 thoughts on “Kebenaran adalah Kebohongan yang diulang Seribu Kali, Myth or Fact?

  1. infonya sangat minraek gan gan mau nanya ni.. maksudnya avg rebill itu apa ? kalau kita ikut clickbank sebaiknya pilih yang mana dari contoh dibawah in gan yang no 1 atau yang no 2. thx atas pencerahanya.. contoh: 1. Avg Rebill Total: $31.49 | Avg %/rebill: 51.0% 2. Avg Rebill Total: $0.00 | Avg %/rebill: 1.0%December 19, 2011 at 5:29 am

  2. kayak iklan “indomie.. Seleraku..”

    Untuk sebagian orang itu benar, tapi saya lebih memilih sarimi.. 😁 hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *