Riam Dait Kabupaten Landak, Punya 7 Tingkat yang Mempesona

Setelah mendengar kabar bahwa wisata Air Terjun (Riam) Dait di Kabupaten Landak telah dibuka kembali pasca pandemi pada Jumat 12 Juni 2020 kemarin, keesokan harinya langsung packing dan bergegas untuk main ke riam ini. Bersyukur masih belum banyak yang tahu, sehingga wisata air terjun ini tidak terlalu ramai dikunjungi.

Karena ini adalah kali pertama saya explore Kabupaten Landak jadi saya sangat exited sekali diperjalanan ini. Dari dulu hanya mendengar kabar jika di Kabupaten Landak punya banyak sekali wisata air terjun karena daerahnya yang berbukit bahkan masih ada beberapa air terjun yang masih belum dapat diakses dan terjamah manusia sama sekali.

Dari beberapa air terjun yang saya kunjungi di Kalimantan Barat, Riam Dait adalah satu diantara yang paling favorit bagi saya. Karena keunikannya, yaitu memiliki 7 tingkat di satu Bukit Dait, punya hamparan pasir seperti di pantai, airnya yang sejuk dan ada ikannya. Membuat siapa saja yang datang kesini, pasti ingin datang kembali. Nah, diartikel ini akan saya bahas semua pengalaman saya ke Riam Dait ini.

Lokasi Riam Dait berada di Desa Sekendal Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Lokasinya yang berada di tengah hutan hujan tropis Kalimantan yang masih alami dengan berbagai macam flora dan faunanya membuat Riam Dait ini begitu tenang dan menyegarkan.

Perjalanan Dari Pontianak ke Riam Dait

Jika dari bandara Internasional Supadio Pontianak membutuhkan waktu sekitar 3 jam untuk sampai di Kabupaten Landak via Jalan Trans Kalimantan dan Sosok dengan jalan aspal, kemudian perjalanan dilanjutkan ke arah Serimbu sekitar 2 jam untuk sampai di lokasi air terjun namun jalan sudah berbukit dan masih tanah kuning. Oh ya kamu dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, tapi yang cocok untuk on road maupun off road ya, hehe.

Jika sudah di Ngabang, ikuti arah ke Serimbu kemudian ditepi jalan ada banner dan petunjuk menuju lokasi Riam Dait. Tenang saja, jika binggung kamu tetap dapat menggunakan Google Maps atau bertanya dengan penduduk sekitar. Oh iya lokasi wisata Riam Dait ini sudah dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah, ada beberapa petugas dan fasilitas yang cukup untuk berwisata ke riam ini. FYI, harga tiket masuknya Rp.10.000,-/orang sudah termasuk biaya parkir kendaraan.

Selamat Datang di Air Terjun Dait (halaman parkir kendaraan)

Memang perjalanan yang ditempuh sangat lama dan melelahkan tapi tenang saja, ketika sampai dan melihat ke arah air terjun rasa capek dan lelah pasti akan terbayarkan. Percikan dan suara air dari riam tersebut sangat menggoda untuk segera kita main air atau menyejukkan kaki. Kita tidak perlu mendaki jika hanya di air terjun tingkat pertama ini.

Pesona Air Terjun Riam Dait / Rombo Dait 7 Tingkat

Air Terjun Riam Dait yang memiliki tujuh tingkatan dan masing-masing tingkatan memiliki karakteristik dan ketinggian yang berbeda. Tingkat pertama Riam Dait memiliki ketinggian sekitar sekitar 60 meter. Pada tingkat dua hingga ke tujuh, ketinggiannya berkisar antara 20-30 meter. Nah, di setiap tingkatan Riam Dait ternyata juga memiliki nama, dimulai dari tingkat pertama ‘Ngerak’, kedua ‘Malabat’, ketiga ‘Sonoh’, keempat ‘Jato’, kelima ‘Mbiu’, keenam ‘Katupat’ dan ketujuh ‘Remabo’.

Selain indahnya panorama yang ditawarkan dari Air Terjun Riam Dait ini, uniknya dibawah air terjun ini memiliki hamparan pasir putih yang karakteristiknya mirip dengan pasir pantai. Bayangkan saja, di tengah hutan tiba-tiba ada pantai terus diatasnya air terjun, menarik bukan? Sebuah kemisteriusan yang membuat penasaran saja.

Riam Dait tingkat pertama ‘Ngerak’

Saya menyempatkan untuk trekking tipis-tipis ke tingkat kedua yang ternyata cukup menguras tenaga. Daannn, yaampun gak kalah indahnya dengan tingkat pertama. Beberapa pengunjung ada yang lebih memilih camping di tingkat kedua daripada di tingkat pertama. Tapi fasilitas kantin, toilet, gazebo dan lainnya semua ada di tingkat pertama.

Riam Dait tingkat kedua ‘Malabat’

Karena membutuhkan tenaga cukup banyak untuk mendaki di tingkat ketiga hingga tingkat ke tujuh, saya mengurungkan niat yaudah kita terbangin drone untuk melihat air terjunnya dari sini saja. Tapi jika kalian tertantang untuk mengelesaikan hingga tingkat ke tujuh tunggu apalagi, pastikan punya waktu lebih dari sehari untuk menginap di Riam Dait ya!

Riam Dait Aerial View by @yeyekoresy
Lembah Bukit Dait, Aerial View by @yeyekoresy

Hutan yang rimbun dengan sejuknya aliran air terjun dari Bukit Dait, membuat siapa saja yang datang terkagum-kagum keindahan hutan hujan tropis di Bumi Khatulistiwa ini.

Perjalanan ke Kabupaten Landak memberikan pengalaman yang sangat luar biasa dan tidak terlupakan. Ada berbagai macam pengetahuan dan pengalaman baru yang didapatkan di Tanah Dayak ini. Berbagai kisah, mitos, sejarah dan keindahan alam masih menanti untuk dijelajahi. Semoga bermanfaat!

Injeh Diri’ Ampus Ka’ Landak! Ayo Kita Main Ke Landak!

Be social share!

2 thoughts on “Riam Dait Kabupaten Landak, Punya 7 Tingkat yang Mempesona

  1. Pernah ke daerah Kalimantan Sulawesi, tapi saya nggak sampai eksplor lebih-lebih. Bahkan baru tau kalau Kabupaten Landak itu ada di Kalbar :”
    Ini air terjunnya mirip di NTT/NTB yhaaa ada pasirnya juga lucu banget! penasaran jadinya hehehe

  2. bener bener di dalam hutan yang lebat kalo dilihat dari view atas ya
    ini beneran cantik dan kayaknya aku belum nemuin air terjun yang dibawahnya ada pasir putih seperti di pantai begini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *