Tips & Cara Menghitung Kalori Saat Bepergian

Saat melakukan traveling ke suatu tempat hal yang paling dicari selain tepat wisatanya yang menarik adalah mencicipi makanan khas nya. Apalagi kalau food blogger, selain memang penasaran dengan kulinernya, ada juga yang merekomendasikan terutama yang menjadi kuliner khas daerah tersebut. Biasanya kuliner tersebut hanya ada di kota tertentu yang dikunjunginya saja. Hayo siapa disini yang jalan-jalan tapi gak makan-makan, hehe. Nah, bagi para traveler yang gak mau ketinggalan momen icip-icip kulinernya pasti sangat mudah tergoda akhirnya lupa dengan menjaga kesehatan terutama kalori yang diterima oleh tubuh. Pada artikel kali ini saya ingin berbagi tips agar kamu dapat dengan mudah mengontrol jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh dengan kalkulator kalori online dan bagaimana cara untuk mengaturnya agar tidak berlebihan.

Gudeg Makanan Khas Jogja

Sebenarnya bisa saja menurunkan kardio kalori tersebut dengan mengikuti kelas kebugaran di hotel dan gym atau melakukan olah raga rutin minimal 30-60 menit setiap hari. Tapi, bagaimana jika kamu saat dalam perjalanan melakukan traveling? Mungkin saja kamu akan kekurangan protein atau terlalu banyak mengonsumsi makanan yang berkarbohidrat serta tinggi lemak.

Cara sederhana untuk melakukannya adalah dengan mengonsumsi protein di pagi hari sebelum kamu berangkat atau mengejar penerbangan. Saya sarankan konsumsi Protein Whey sebanyak dua sendok. Dengan cara ini, kamu akan mendapatkan setidaknya 40–50g protein yang diperlukan oleh tubuh. Kemudian untuk menambah energi sebagai makanan kamu dapat tambahkan Yogurt Yunani Dannon Light & Fit, dengan mengonsumsi ini kamu akan mendapatkan protein 12g dan karbohidrat 9g lainnya (tentunya dengan 0g lemak).

Protein Whey & Yogurt Yunani Dannon Light & Fit

Nah, kalau kamu bertanya-tanya, alasan kenapa kamu harus mengonsumsi protein di pagi hari adalah karena kemungkinan makanan yang kamu makan selama perjalanan sebagian besar akan tinggi karbohidrat dan tinggi lemak, dengan tingkat protein yang relatif lebih rendah. Plus, protein ini juga sekaligus mengenyangkan jadi itu bonus tambahan!

Oh ya meskipun ada banyak makanan dalam kemasan tapi ini jelas bukan pilihan yang paling “sehat” dari sudut pandang mikronutrien (vitamin dan mineral). Kamu tentunya dapat mengandalkannya sebagai cara mudah untuk mengetahui tingkat kalori yang ada di dalam tubuh kamu dengan bantuan kalkulator kalori. Yuk coba hitung kalori yang ada didalam tubuh kamu!

Walaupun sebenarnya saya pribadi memang suka mengonsumsi makanan cepat saji atau dalam kemasan tapi pada akhirnya, saya mengakui bahwa makanan kemasan bukanlah pilihan yang sangat bergizi, makronutrien dan keseimbangan energi (kalori masuk vs kalori keluar) adalah beberapa faktor terbesar dalam kemajuan berkelanjutan kamu untuk menghilangkan kelebihan lemak tubuh – jadi jika sebelumnya makanan kemasan dapat membuat kamu tetap berada di jalur selama satu atau dua hari perjalanan, manfaatkan! Jadi, pastikan juga kamu mengonsumsi makanan dengan multi-vitamin atau sayuran tambahan.

Ada dua alasan saya membagikan ini:

Pertama, dalam perjalanan/bepergian seharusnya memberikan kamu rasa yang lebih banyak fleksibilitas tentunya menyenangkan, kedua karena sering berpindah-pindah saat bepergian sehingga penting sekali memikirkan bahwa pengeluaran energi ekstra untuk makro hari pelatihan bukanlah peregangan yang besar.

Sekarang, jika kamu tidak memiliki kalkulator kalori alternatif untuk dipilih, cukup tingkatkan target karbohidrat dan lemak kamu dengan jumlah yang masuk akal, seperti karbohidrat 25g dan lemak 10g (jadi meskipun kamu terlalu banyak kalori, kamu tidak akan merasa kelelahan).

Yuk mulai menerapkan pola hidup sehat meskipun saat bepergian dan jangan lupa tetap menerapkan protokol kesehatan. Semoga artikel ini bermanfaat ^^

Be social share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *