Sensory & Roasting Class Indonesia Coffee Academy di Anomali Coffee Pontianak
Pengalaman ngopi kali ini menurutku lebih spesial, karena bukan sekedar minum kopi biasa di coffee shop doang tapi juga dapat experience yang tak terlupakan. Ibarat kata ini pengalaman ngopi yang sekaligus dapat skill baru di dunia perkopian (kebayang kalau ngopi terus diajak ngobrol sama baristanya, yah minimal nyambung lah).
Seperti para penikmat kopi yang sudah pada level professional kemampuan atau pengetahuan ku tentang dunia perkopian secara tidak langsung pun naik kelas setelah ikut Sensory & Roasting Class yang diselenggarakan oleh Indonesia Coffee Academy (ICA).
Apakah ada yang baru tahu kalau ternyata ada coffee shop yang sering ngadain atau buka kelas tentang perkopian seperti ini? Oke, sebelum membahas lebih jauh mengenai pengalaman kelas perkopian yang aku ikuti untuk pertamakalinya ini, kenalan dulu sama ICA alias Indonesia Coffee Academy.
Buat yang belum tahu ICA ini merupakan pusat pelatihan kopi yang sudah cukup terkemuka di Indonesia, mereka dibawah naungan Anomali Coffee. ICA memang menyediakan wadah kursus profesional dan pemula dengan kurikulum standar internasional, mencakup teknik barista, roasting, hingga sensory skills.
Kabarnya mereka sebulan sekali rutin membuka kelas untuk siapa pun yang berminat dengan kelas tersebut, kamu bisa intip beberapa informasinya di akun instagram @indonesiacoffeeacademy cuma kadang tempatnya beda-beda ya. Nah, tepat tanggal 24 Januari 2026 lalu, mereka buka dua kelas sekaligus di Anomali Coffee cabang Pontianak, yaitu Sensory Class dan Roasting Sample Class.
Aku dan temanku Gerry Fernanda, pun daftar di dua kelas tersebut. Dimana kelasnya dibagi menjadi dua sesi, jadi pelaksanaannya dari pagi sampai sore. Jujur sudah sejak lama aku penasaran, terutama sama dunia perkopian yang mendalam seperti ini, tidak sedikit karena sering ngopi di beberapa coffee shop di Pontianak aku juga punya beberapa kenalan yang berprofesi sebagai barista, bahkan diantaranya juga punya pengalaman bisnis dan ikut kompetisi.
Jika ingin terjun langsung di dunia kopi ini aku juga bakalan mikir ratusan kali, mengingat perintilan mesin kopi itu bukan hal yang murah, bayangkan saja aku pernah datang ke acara pameran kopi terus melihat harga mesin kopi seharga satu unit mobil 😭
Jadi berhubung ada kesempatan untuk belajar, jadi tidak mungkin aku lewatkan. ICA ini memang lebih sering ngadain kelas di Jakarta/Bali, sedangkan Pontianak? Rasanya ini pertama kali, selain saat acara grand opening beberapa bulan lalu.
Oh iya kelas kali ini mentori langsung oleh trainer kopi professional dari Indonesia Coffee Academy, namanya Kak Yoko yang berasal dari Bali. Anyway, selain aku dan Gerry beberapa peserta lainnya adalah barista dari salah satu coffee shop pontianak, coffee enthusiasts, dan owner coffee shop yang sepertinya mau buka coffee shop baru (lagi) di Pontianak, hmmm.

Pada Sensory Class (10:00–12:00) kita mempelajari beberapa hal yang dari dasar hingga standar nasional, mulai dari Coffee Knowledge, lalu dilanjutkan dengan Practice with Le Nez Du Café, dan yang akhir adalah Triangulation.

Sedangkan pada batch/sesi ke dua itu Roasting Sample Class (14:00–17:00) diisi dengan teori dan praktek yang terdiri dari: introduction about coffee, roast theory, demo roasting, lalu ditutup dengan brew own sample roasting.



Next time, kalau ada kelas lagi aku ingin ikut Latte Art Class-nya, hehe. Jadi gimana sekarang? Mau aku temenin ngopi sambil cerita tentang kopi, atau mau ku buatkan kopi setiap hari di rumah? Hehhe. Anyway, selama mengikuti kelas kita juga dapat makan siang, dan bisa ditake-away pakai kemasan ramah lingkungan yang khas banget dari Anomali Coffee ❤️

