Angin laut meniup di bawah langit mendung dengan suasana kapal motor nelayan di atas laut yang berombak menuju suatu pulau tak berpenghuni di Kabupaten Mempawah. Saat itu, keadaan ku mulai tidak stabil, yang biasanya cukup kuat menahan mabuk laut tiba-tiba mual juga, aku memilih berbaring dalam kondisi setengah mengantuk, sambil memandang dek kapal dari kiri ke kanan selama berjam-jam.
Pasti bentar lagi juga sampai, pikir ku. Tepat di belakang nahkoda, aku beberapa kali tertidur lelap berbaring saling jaga. Tidak hanya aku sendiri yang tidur, tetapi penumpang lain juga. Tidur di dalam kapal sepertinya sudah menjadi kebiasaan ya bagi mereka yang sering melaut, tapi bagiku tidur ku hanya untuk menahan mabuk saja.
Setelah kurang lebih lima jam berlayar, sampailah aku di Pulau Dato, Mempawah.

