Cantiknya Bunga Meihua di Kota Singkawang Saat Imlek

Setiap tahun baru imlek, Kota Singkawang memang selalu ramai dikunjungi tidak hanya karena event tahunan Cap Go Meh saja tapi kota yang disebut sebagai kota amoy ini memang identik dengan china town dan berbagai wisata alam maupun buatan yang menarik dan bikin jatuh cinta bagi siapa saja yang datang.

Memiliki pasangan yang berketurunan Chinese, saya sedikit lebih banyak belajar tentang budaya Tiongkok, tapi bukan berarti saya menjadi orang Tionghoa. Dari dulu saya memang selalu suka dengan budayanya, setiap Imlek setahun sekali selalu mampir ke Kota Singkawang, bukan untuk merayakan tapi suka saja dengan suasana dan kemeriahannya.

Beberapa tempat favorit kami adalah Heritage Pecinan Jam Tang di komplek perkampungan etnis China yang juga merupakan cagar budaya di Singkawang, disini terdapat kawasan pohon bunga meihua mirip seperti pohon bunga sakura yang besar.

Bicara soal bunga meihua, bunga yang tumbuh saat pergantian musim dingin ke musim semi ini sebenarnya aslinya tumbuh di daratan China mulai bulan Januari hingga bulan April seperti di Beijing, Kunming, Guangzhou, Wuxi dan Shanghai.

Menurut Wikipedia, Bunga Meihua (梅花) atau sering disebut juga bunga plum adalah bunga nasional dari negara Tiongkok, tepatnya pada sungai Yangtze di Tiongkok daratan dan selanjutnya menyebar ke daerah Jepang, Korea, Vietnam hingga Taiwan.

Bunga ini tidak dapat tumbuh di kawasan tropis seperti Indonesia. Bunga Meihua hanya dapat tumbuh di berbagai tempat seperti hutan, pinggiran sungai, sepanjang jalan hingga pegunungan diketinggian 1.700 – 3.100 meter.

Karena Indonesia merupakan negara yang kreatif, nah dibuatlah replika bunga Meihua yang mirip dengan aslinya. Satu diantara nya dibuat seperti pohon besar menyerupai pohon Plum. Cantik sekali, tapi kita tahu kalau bunga replika ini terbuat dari plastik atau kertas.

Memang, sekilas bunga meihua bentuknya hampir mirip dengan bunga persik dan bunga sakura yang beberapa bulan lalu katanya dapat tumbuh di beberapa daerah Indonesia misalnya di Cibodas namun ternyata mereka itu merupakan bunga yang berbeda.

Kiri – bunga plum; Tengah – bunga persik; Kanan – bunga sakura

Bunga Meihua atau Plum memiliki bentuk yang benar-benar bulat dan lebih tebal dibanding bunga sakura. Bunga plum mekar lebih cepat dibandingkan dengan bunga sakura, bahkan saat musim dingin sekali pun. Bunga ini bermekaran di setiap taman di akhir bulan Januari.

Karena sekarang sangat sulit jika pergi ke China, tapi ingin mengintip suasana tahun buru imlek seperti apa, sekarang tidak perlu jauh-jauh cukup datang saja ke Kota Singkawang, ada banyak hiasan unik khas Tiongkok. Mulai dari lampion, naga, barongsai dan pernak pernik lainnya.

Tenang, disini lokasinya cukup luas kok karena berada di halaman, kamu dapat mampir dan memarkirkan kendaraan kamu di dekat vihara kemudian berjalan kaki, tidak ada tiket masuk dan biaya parkir tapi tetap tertib yaa. Waktu paling ramai berkunjung ke pecinan ini ketika sore hingga malam hari.

FYI Sebenarnya pohon bunga meihua bukan hanya sekadar pelengkap dekorasi rumah saat Imlek saja loh. Pohon Bunga Meihua bagi masyarakat Tionghoa juga dianggap sebagai lambang harapan, keuletan, kebahagiaan serta kesejahteraan.

Gimana, cantik-cantik ya bunganya? Jika kamu ke Singkawang bisa mampir ke sini untuk mengabadikan bunga-bunga cantik ini. Saya memang tidak merayakan Hari Raya Imlek tapi saya sangat tertarik dengan indahnya kebudayaan yang ada di Singkawang bersama dia.

Aku dan dia bahagia sekali berada di Kota Singkawang, selalu ada cerita cinta yang selalu kami bagikan baik itu di sosial media maupun di artikel blog ini.

Be social share!

1 thought on “Cantiknya Bunga Meihua di Kota Singkawang Saat Imlek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *