Karena kuliner ini cukup hits di hari-hari puasa Ramadan masyarakat Kota Pontianak, jadi wajar jika Sopang (Sotong Pangkong) banyak yang jual. Nah, biasanya kalau banyak pilihan tentu setiap tempat punya uniq selling masing-masing ya kan. Terus, mana nih yang paling rekomen?
Sesuai research yang aku lakukan sebagai warlok, Pontianak itu punya beberapa tempat sotong pangkong yang populer. Pertama Sopang di Jalan Merdeka di sepanjang jalan ini ada banyak gerobakan tepi jalan yang menggelar tikar untuk pengunjung menikmati sopang (duduknya lesehan), pilihannya banyak, harganya pun bervariasi antara 20-100ribuan tergantung ukuran. Kedua, ada di samping Masjid Jami Sultan Abdurrahman, nah di sini suasana melayunya dapat banget karena masih di kawasan keraton melayu pontianak, kamu bisa dapat experience menyebrangi sungai kapuas jika dari waterfront pontianak city, harganya lebih murah ada yang 5ribuan, makannya juga bisa di teras masjid jami.
Nah, yang ketiga ini juga tak kalah populer, dan menurutku lebih premium malah yah sesuai dengan harganya juga sih karena yang paling murah adalah 60ribu. Tempatnya agak hidden tapi gak bisa dibilang hidden gem juga karena ku rasa sudah cukup banyak yang tahu. Namanya Sotong Pangkong Pontianak lokasinya di Jalan Siam Dalam (Belakang Harum Manis Swalayan) Pontianak.


Ini juga pertama kalinya aku ke sini, itu pun aku usahakan untuk ajak beberapa teman sebisa mungkin lebih dari empat orang, bukan karena gak berani sendirian tapi biar bisa pesan menu beda-beda dan share cost jugak hehe. Maklum yaaa, tetap harganya jadi pertimbangan.
Berhubung ini first time, mumpung juga ada teman yang mau diajak ngonten, jadilah satu konten a la muslim traveler (lokal) lewat jalur edit sendiri yang baru saja aku upload di reels instagram berikut ini:
Satu lagi yang bikin pengalaman makan sotong pangkong ku jadi lebih menarik adalah, untuk pilihan sotong pangkong di sini ada dua, jadi selain pilihan ukuran kecil, sedang atau besar, kita juga bisa pilih mau yang garing atau lembut. Tentu karena ramai, jadi pesan keduanya biar bisa coba semuanya.
Dari kedua pilihan lembut atau garing, secara jujur aku lebih prefer ke varian garing karena lebih krispi terus aromanya juga kuat dibanding yang lembut. Paling bagian sulitnya hanya ketika dimasukkan ke mangkok cocolannya yang kecil itu jadi gak bisa muat banyak, dan harus dipatah-patahin dulu.

Sotong pangkong tidak lengkap kalau tidak dinikmati dengan saus atau cocolannya, nah ini free refill bisa minta lagi secara gratis kalau merasa masih kurang. Kalau biasa kuah sotong pangkong yang aku temui itu sebagian besar cair, justru di sini lebih kental, manis, asam, aroma bawang putih, juga taburan bubuk ebi yang cukup melimpah, dan menurutku di sini rasa pedasnya pas sih.

Selanjutnya ini bukan pelengkap, melainkan tambahan yang harganya terpisah. Tapi karena sudah kadung ke sini, tentu aku pesan juga, yaitu kerupuk emping dan timun, dengan harga masing-masingnya Rp.25.000,-/porsi. Wisss, mahal yaaa.
Tapiiii, coba dulu dong rasanya, emping di sini selalu garing karena pas dipesan seporsinya masih dibungkusin plastik gitu, terus untuk timunnya itu tipikal baby cucumber (timun-timun kecil) yang fresh dengan tumpukan es batu di atasnya agar tetap segar. Meskipun ini optional tapi kayaknya kurang sempurna kalau makan sotong pangkong gak didampingi dengan kedua menu ini ya, hehe.

Lanjut, menu utama dan pelengkapnya kan sudah? Masa iya gak minum ya kan? Karena sotong pangkong ini tipikal makanan asin, dicocol dengan saus yang rasanya juga cenderung asam-asin, ditambah kerupuk emping pula, nih yang segar selain timun untuk diteguk yaitu Green Sands.
Minuman soda rasa lime & apple pilihan yang paling pas. Tertulis jelas di daftar menu soft drinks ini terletak diposisi pertama di daftar menu, kemudian disusul menu minuman lain seperti sprite, coca-cola, a&w, dan air mineral nestle pure life. Saranku, pesan juga es batu kosong, biar tambah segar setelah menikmati sotong pangkong.

Overall, aku pribadi cukup puas menikmati sajian kuliner otentik khas Pontianak di bulan Ramadan ini, untuk harga yah menurutku sesuai lah dengan apa yang disajikan, terhitung total kami makan di sini untuk delapan orang sekitar Rp.280.000,-. Lokasinya ini di belakang Harum Manis Swalayan, bisa masuk lewat Jalan Agus Salim Pontianak. Bukanya hanya malam hari, dan gak cuma di bulan Ramadan aja ya.
Sekian, semoga ulasan singkat ini bermanfaat ❤️

