Tiba-Tiba Jadi Pembicara Bareng Anak ARUCA di Namaku Coffee

Ketika menulis artikel ini aku sebenarnya bingung, mau menentukan category apa yang cocok untuk tulisan ini 🤣 RANDOM!! Se-random kunjungan pertama kali ke NAMAKU Coffee yang tiba-tiba aku diminta untuk jadi pembicara kegiatan komunitas ARUCA.

Niat Ngopi Malah Dikasi Panggung 😅

Kunjungan ke coffee shop yang baru buka beberapa minggu yang lalu ini memang ide-ku, yang awalnya Rari ajakin cari tempat nyantai sambil baca buku itu di CATTU. Tapi berhubung rasa penasaranku lebih kuat untuk nyari suasana baru berkedok cari spot foto untuk stock konten sosial media dan tulisan blog, Rari pun setuju untuk menghabiskan akhir pekan di sini.

Namun sayangnyaaa, niat baca buku seketika berubah saat aku masuk menuju karsir tiba-tiba aku dihampiri oleh Lala dan Dimas, dengan aura berbinar-biar mereka yang jujur ini membuat aku cukup kaget, bahkan tatapan mereka membuatku pecah konsentrasi antara nelpon rari untuk nanyain duduk di mana, mbak-mbak karsir nungguin aku mau pesan apa, dan mereka berdua seakan ingin ngobrol tapi aku tidak fokus, haha.

Btwe, Lala ini adalah content creator muda Pontianak (ini juga pertama kalinya aku bertemu Lala, karena sebelumnya kita hanya saling tau di sosial media), karya Lala cukup buat aku kasi nilai menarik dan unik dengan style-nya yang memang anak Gen-Z. Sedangkan Dimas ini adalah owner NAMAKU Coffee, setauku beliau juga seorang anak muda berprestasi menghinspirasi yang sempat kuliah di luar negeri.

Nah, ternyata mereka berdua ini tergabung dalam satu komunitas edukasi yang sama yaitu ARUCA (Arutala Academy), sebuah komunitas yang didirikan oleh Dimas itu sendiri untuk perkumpulan anak muda yang selalu ingin berkembang, produktif, bahkan memotivasi untuk kuliah di luar negeri.

Bukan hanya itu, sebagai orang diluar komunitas sepertiku, melihat mereka ini justru mirip seperti komunitas yang saling support, forum belajar, dan cukup ngikutin perkembangan creative digital, ditambah beberapa anggotanya adalah anak IKOM (Ilmu Komunikasi) Untan yang aku perhatikan mereka dari berbagai angkatan, sebagian kecil sepertinya dari fakultas lain.

Itu juga jadi alasan malam itu mereka ngumpul di sini. Yak! Mereka mengadakan kegiatan rutin semacam workshop atau sharing session. Entah sudah kegiatan keberapa, karena aku juga tidak tau kalau mereka sudah meng-agendakan ini.

Kopi Susu Naku – Rp.14.000,-

Setelah pesanan kopi-ku sudah jadi. Perbincangan singkat pun terjadi di sebuah meja panjang yang mereka sudah reservasi. Aku bertemu Rari lalu mengajaknya gabung. Dengan spontan Lala mengajakku untuk menjadi pembicara kegiatan mereka yang berlangsung satu jam lagi (bukankah ini terlalu mendadak) 👀

Foto Sama @lalafadillaa ❤️

Lala menjelaskan, alasan, jumlah peserta, materi apa saja yang ingin disampaikannya dengan judul besar yaitu CONFIDENT. Aku pun meng’IYA’kan ajakannya, berhubung waktu-ku cukup senggang, outfit-ku cukup nyaman, dan materi yang aku anggap lebih mirip talk show/sharing/discussion jadi GASLAHHH!! Kan aku juga confident (percaya diri as content creator) 😅🔥

Berhubung masih ada waktu satu jam sebelum kegiatan dimulai, selagi beberapa anggota mempersiapkan panggung di ruang indoor dengan layar proyektor, aku dan Rari coba foto-foto dulu di NAMAKU Coffee ini untuk ku-update di instagram story dan blog ini.

Suasana Namaku Coffee Indonesia
Lemari
Loneliness, bukunya jadi properti foto aja deh 😅

Overall, cafe ini meskipun tidak begitu besar tapi asik juga untuk melakukan beberapa kegiatan selayaknya coffee shop pada umumnya. NAMAKU dengan vibes sentuhan a la little japan punya bangunan bak dua ruko yang digabung jadi satu dengan dominan cat merah dan kayu.

Terlihat terbagi menjadi beberapa area yaitu outdoor, indoor, dan e-smoking room (ruanganny ac, tapi hanya boleh vape, pod, dan iqos). Sedangkan di ruang indoor ada meja tinggi, dan meja rendah dengan sofa, di area ini juga ada rak dengan benda-benda yang tersusun seperti: vinyl, buku-buku, radio jadul, guci, bahkan sepeda ontel. Nah, di sini lah acara anak-anak ARUCA diselenggarakan, dengan waktu kurang lebih 2 jam.

Sharing Session
Let’s talk!

Anak ARUCA yang sebagian besar anak IKOM ini seru sekali, sepanjang diskusi respon mereka cukup antusias, meski baru kenal tapi jiwa percaya diri mereka cukup diacungi jempol. Beberapa sesi mulai dari kenalan, pemaparan materi, diskusi, tanya-jawab, games, hingga foto bersama.

Foto Bersama

Anyway, aku belum puas menikmati minuman dan makanan di NAKU, ku lihat-lihat menu ternyata cukup banyak pilihan lainnya selain Kopi Susu Naku signature kopi mereka yang harganya 14ribu ituh. Nanti aku datang lagi ya✌️

Menu Namaku Coffee Indonesia

Namaku Coffee Indonesia
Instagram: @namakucoffee.id
Alamat: Jl. Diponegoro No.33 dan 35, Darat Sekip, Kec. Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243

Share this post:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *