Tiba-tiba di Kuching, yup ini benar-benar sebuah perjalanan yang ketiba-tibaan haha 😅 Jelas saja aku ada di sini bisa jadi hanya direncanakan dalam waktu kurang dari 24 jam.
Perjalananku menemani tamu dari Kuala Lumpur yang ke Kuching sembari mengantar mereka lewat Border Aruk dari Singkawang-Sambas, bak gayung bersambut sama teman-teman travel dari Kuching, selain dapat transport gratis (karena sekalian explore), satu kamar di Hotel Grand Continental Kuching juga diberikan gratis untuk aku stay satu malam di Kuching. So much lovely, banyak hal-hal baik di sini.
Hal baik lainnya juga datang dari peserta trip yang aku bawa ini, meskipun seharusnya pekerjaan ku sudah selesai di bagian Indo, tapi aku masih nyaman menemani mereka hingga bandara Kuching untuk pulang ke Kuala Lumpur. Malam setelah dinner dan sebelum kembali ke hotel, kami singgah sebentar untuk berswa-foto di Waterfront Kuching.


Meski sudah sering kali aku main ke Waterfront Kuching ini, tapi perasaanku berbeda. Bersama mereka yang lanjut usia, walaupun aku tahu para ibu-ibu ini memang orang Malaysia tapi sebagian besar pertama kali ke Kuching, ditambah beberapa kalimat yang terucap “kapan lagi bisa ke sini, karena sudah di usia segini”.
Ohhh sungguh kalimat itu membuatku terharu, melihat mereka yang energinya lebih membara dariku yang baru berusia 30 ini, terlihat saat beberapa peserta singgah di sebuah kedai es krim favorit di Waterfront Kuching, yati IG AIS KRIM GULA APONG.
Setahuku Ig Ais Krim Gula Apong ini dulunya terletak di area trotoar Waterfront yang dekat dengan Sungai Sarawak, nah sekarang lokasinya sedikit berubah ke bagian seberang jalan dari tempat lama. Tepatnya di depan stasiun bis Waterfront Kuching.
Jujur dari kedatanganku tahun 2019 lalu, hingga terakhir ke sini 2023 lalu es krim ini yang mau aku coba beli, tapi tidak kesampaian entah karena sudah kenyang duluan, atau pas lewat mereka belum buka.
Tapi hariii ini, aku bak sedang balas dendam (mengingat satu tahun belakang ku gagal ke Kuching karena drama-drama perasaan). Bersama ibu-ibu yang duluan mengantri aku pun tak mau ketinggalan untuk ambil antrian untuk membeli es krim autentik di Kota Kuching ini. Beberapa ibu-ibu lainnya pun menyusul juga, karena aku sudah antri duluan jadi mereka menitip pesanan, dan bayarin sekalian haha 😅 Alhamdulillah dapat gratis lagi.

Pesananku tertuju ke Ice Cream Series “Gula Apong Ice Cream Large” seharga RM9.90 dan sudah free 2 toppings. Kebetulan pesanan ibu-ibu yang nitip sama juga, hanya nanti milih toppingnya yang berbeda, hehe. Kurang lebih 8 cup yang aku pesan, setelah proses bayar kita pindah ke bagian meja take away sekalian pemilihan topping-nya, disini juga bisa kita lihat proses penyajiannya.
Ice Cream Gula Apong ini pakai sirup Gula Apong, aku jadi teringat es krim gula apong yang pernah aku coba di Shiok Gula Apong dengan ukuran yang lebih kecil tapi harganya lebih mahal yaitu RM14, tapi aku rasa wajar karena tempatnya di Coffee Shop.
Buat yang belum tahu, Gula Apong ini adalah sejenis sirup karamel gula aren khusus yang berasal dari nira pohon nipah (nypa fruticans) yang banyak ditemukan di pesisir Sarawak, Malaysia. Warnanya coklat keemasan dan rasa manis alami dengan sedikit rasa asin.

Tidak hanya pakai sirup gula apong, kita juga boleh memilih dua topping tambahan, aku pilih oreo dan peanut diantara empat pilihan lainnya cornflakes dan nestrum. Tapi kalau mau empat-empatnya juga bisa, tinggal tambah RM1 untuk tiap satuan toppingnya.

Tempat jual ais cream gula apong ini konsepnya semacam booth gitu, mereka tidak menyediakan tempat duduk jadi semua pembeli take away. Mengingat kemasannya juga menggunakan plastik, kita bisa nikmati di beberapa area tempat sekitar waterfront, tapi ingat jika sudah habis buang sampah pada tempatnya yaa.
Sedikit video singkat juga sempatku buat yang sudah diupload di reels instagramku, silahkan mampir.
Gula Apong IG Ais Krim Waterfront Kuching
Jln Gambier, 93000 Kuching, Sarawak, Malaysia

