Sate Ikan Marlin di Pantai Sanur Bali

Tepat di tanggal 3 Maret 2022 ini, saya jadi teringat saat malam Hari Raya Nyepi 2021 berada di Puncak B29 Argosari bersama pecalang yang ada di Lumajang. Yap, umat Hindu tidak hanya di Bali saja yaa beberapa daerah lainnya di Indonesia juga ada.

Oiaa saya ucapkan selamat Hari Raya Nyepi bagi yang merayakan yaa ๐ŸŽ.

Bicara soal Bali saya pun jadi teringat dengan kuliner legendaris yang saya cicipi bersama teman saya yang ada di Bali kala itu. Namanya Dendy, beliau pelatih lumba-lumba di salah satu lokasi konservasi di Bali. Karena kebetulan saat itu tempatnya sedang tutup saya diajak deh kenalan sama hewan kesayangannya.

Psstt, kamu bisa intip ceritanya di sini, ada arafik yang sanggat pintar sekali ๐Ÿ˜

Setelah dari lokasi konservasi lumba-lumba, tak jauh saya diajak untuk mencicipi kuliner Sate Ikan Marlin di Pantai Matahari Terbir Sanur Bali. Iyaa, kamu tidak salah dengar Ikan Marlin yang memiliki bentuk yang khas dengan moncongnya yang tajam ini ternyata memiliki daging yang juicy ketika dijadikan sate.

Ikan yang menjadi tugu sebagai ikon Kota Pangandaran ini merupakan ikan laut yang memang banyak tersebar di perarian Indonesia terutama Jawa dan Bali.

Nah, kalau dijadiin sate saya rasa baru pertama kali saya temukan di Bali ini. Karena sudah cukup terkenal terutama di kawasan Sanur, ada banyak kios atau warung tradisional sepanjang jalan tepi Pantai Sanur ini, tinggal pilih saja.

Benar saja baru sampai di parkiran aroma harum dari bebakaran danging ikan ini sudah keciuman.

Sebagai pencina kuliner per-sate-an di Indonesia, oo tentu saja saya sangat penasaran. Karena ini rekomendasi dari Dendy juga jadi menu sayang saya pilih dipesankan langsung oleh-nya. Penasaran seperti apa? Tanpa menunggu lama Sate Ikan Marlin pun langsung siap disantap saat hangat.

Satu Porsi Sate Ikan Marlin Rp.15.000,-
Sate Ikan Marlin di Tepi Pantai Sanur

Makannya juga di tempat spesial yakni di tepi Pantai Sanur, tapi karena pantai ini menghadap ke arah timur tentu sudah tidak keliatan matahari tenggelam, namanya juga Pantai Matahari Terbit Sanur kan? Hehe. Tapi bukan jadi masalah, sambil makan sambil mendengar deburan ombak dan melihat pemandangan pulau Nusa Penida dari jauh.

Oh iya, satu porsi Sate Ikan Marlin seharga Rp.15.000,- ini berisi enam tusuk dengan ukuran cukup besar, potongan tipat (ketupat), dan sambal kecap yang mak nyuss ๐Ÿ‘(pedes banget ๐Ÿ˜‚). Dari tampilan Sate Ikan Marlin ini memang jauh berbeda dengan Sate Pontianak yang cenderung berkuah.

Rasa Sate Ikan Marlin cenderung seperti ikan bakar karena ukurannya yang lumayan besar. Yaaaa, sate kan dibakar juga ya dalam proses pembuatannya. Daging ikan yang lembut tanpa tulang sungguh nikmat apalagi dengan sambal kecapnya, sebenarnya enak sekali, tapi karena saya termasuk orang yang tidak tahan pedas, jadinya saya cukup kepedasan, hehe.

Dengan harga yang terjangkau, kuliner Sate Ikan Marlin tentu sangat recommended untuk dicoba ketika berburu kuliner di Bali. Jadi gak hanya sate lilit saja yang ada di Bali, itung-itung nambah lagi kan jenis kuliner sate yang sudah pernah dicicipi di Indonesia.

Terima kasih Dendy atas rekomendasi dan traktirannya ๐Ÿคญ

Kalau kamu penasaran dan ingin mencicipinya juga, datanglah ke Pantai Matahari Terbit Sanur Bali yang buka dari pagi sampai malam, dengan biaya tiket masuk dan parkir sebesar Rp.2.000,- jika kamu menggunakan motor, dan Rp.3.000,- kalau pakai mobil.

Share this post:

One Comment

  1. Beneran nih, sate ikan marlin Rp. 15.000,- dapet enam tusuk……..?

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *